Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
18 Juni 2023
A A
Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Boleh dibilang, Jalan Layang MBZ itu kayak hidup saya. nggak ada mulus-mulusnya sama sekali!

Bagi yang sering bolak-balik Jakarta-Bandung seperti saya, kemacetan Tol Cikampek yang melintasi Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang itu nyebelin banget. Saya pernah terjebak macet selama 12 jam di sini! Untungnya, pada akhir 2019, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau disebut Jakarta-Cikampek Elevated untuk mengurangi kemacetan tersebut.

Hanya saja, realita tidak seindah rencana. Jalan sepanjang 36,84 kilometer yang resmi ganti nama menjadi Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (Jalan Layang MBZ) ini problematik banget.

Semua orang yang pernah melewati Jalan Layang MBZ pasti tahu bahwa kondisi jalannya sangat nggak nyaman. Jalannya bergelombang. Tapi yang bikin nggak nyaman bukan kondisi jalannya yang bergelombang. Jalannya memang sedari awal sengaja dibuat bergelombang. Yang saya maksud adalah kualitas sambungan aspal antar-ruas jalan yang kurang bagus sehingga menimbulkan hentakan kasar di kaki-kaki kendaraan.

Sambungan ruas jalan yang tergerus waktu

Apalagi, seiring berjalannya waktu, kualitas sambungan ruas jalannya semakin jelek karena tergerus air hujan dan cuaca panas selama bertahun-tahun. Ada sejumlah titik yang membuat saya harus mengurangi kecepatan hingga di bawah 60 km/jam supaya hentakannya nggak terlalu parah.

Memang sih, saya perhatikan ada banyak kendaraan yang cuek aja ketika melewati sambungan aspal tersebut. Mereka cuek aja dengan hentakan kasar di kaki-kaki kendaraan mereka. Tapi saya nggak mau ambil risiko. Takut kaki-kaki mobil yang saya kemudikan rusak. Mobilnya bukan punya saya soalnya. Sekalipun mobilnya punya saya, saya juga tetap nggak mau kaki-kaki mobil saya rusak.

Selain sambungan jalannya yang “nggak smooth”, ada banyak titik jalan yang berlubang. Saya sempat kaget ketika menginjak lubang. Untungnya, saya masih tetap bisa mengontrol laju kendaraan yang saya kendarai dan kaki mobilnya pun masih nggak kenapa-napa. Saya sampai misuh-misuh, “Jalan tol kok ada lubangnya sih?”

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

Mau ngebut? Nggak bisa, kecuali pengin celaka

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2023 oleh

Tags: BandungcikampekJakartajalan layang MBZjalan tol
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Stasiun Manggarai Jakarta Penuh Penipu: Orang Bandung Turun dari KRL Tiba-tiba Ditawari Bisnis dengan Gaji Fantastis, Nggak Realistis!

Stasiun Manggarai Jakarta Penuh Penipu: Orang Bandung Turun dari KRL Tiba-tiba Ditawari Bisnis dengan Gaji Fantastis, Nggak Realistis!

17 Juni 2025
Sisi Gelap di Balik Romantisnya Jalan Ir H Juanda Bandung

Sisi Gelap di Balik Romantisnya Jalan Ir H Juanda Bandung

6 September 2024
Bojongsoang Bandung, Kecamatan Bojongsoang

Bojongsoang, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Letaknya Amat Strategis dan Cocok Jadi Tempat Tinggal

2 Maret 2024
5 Kesalahan Saya Sebagai Seorang Perantau Jawa Newbie di Tanah Pasundan terminal mojok

5 Kesalahan Saya Sebagai Seorang Perantau Jawa Newbie di Tanah Pasundan

10 Agustus 2021
Bukan Plat B, Plat AB adalah Plat Nomor Paling Meresahkan di Jalanan Jogja Mojok.co

Bukan Plat B, Plat AB Adalah Plat Nomor Paling Meresahkan di Jalanan Jogja

16 Agustus 2024
Flyover Kalibata Pantas Dinobatkan sebagai Salah Satu Flyover Ruwet di Jakarta Mojok.co

Flyover Kalibata Pantas Dinobatkan sebagai Flyover Paling Ruwet di Jakarta

8 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Waiter kerap disepelekan, padahal kerja mereka begitu berat

Waiter kerap disepelekan, padahal kerja mereka begitu berat

12 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Ketahuilah, masalah KPR rumah bukan hanya soal bayar, tapi masih ada 5 masalah yang bakal bikin kamu stres

13 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima, mulai dari rasan-rasan hingga menjadikan piring sebagai asbak Mojok.co

Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima, mulai dari rasan-rasan hingga menjadikan piring sebagai asbak

13 Agustus 2026
5 istilah hajatan orang Tegal yang masih membingungkan bagi banyak orang Mojok.co

5 istilah di hajatan orang Tegal yang masih membingungkan bagi banyak orang

12 Agustus 2026
Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

11 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.