Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Kalianak Adalah Maut, Penghubung Gresik-Surabaya yang Mengancam Nyawa Pengendara

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
22 Oktober 2024
A A
Jalan Kalianak Adalah Maut, Penghubung Gresik-Surabaya yang Mengancam Nyawa Pengendara

Jalan Kalianak Adalah Maut, Penghubung Gresik-Surabaya yang Mengancam Nyawa Pengendara (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalur padat merayap sebabkan polusi

Pengalaman saya saat melintasi jalan besar selain Kalianak, contohnya Krian, tentu saja akan menghasilkan kadar polusi yang nggak main-main. Lantaran kendaraan-kendaraan besar menghasilkan debu berkali-kali lipat. Namun, ketika menempuh Jalan Kalianak ini, saya merasakan tingkat polusi yang lebih-lebih.

Wah, tiap kali kembali ke Surabaya atau balik ke Kota Gresik, saya harus menghabiskan setidaknya 4 buah kapas untuk membersihkan wajah. Sebab, debu-debu halus dari perjalanan menyusuri Jalan Kalianak akan menempel di setiap sudut wajah.

Untuk melewati jalur padat yang dipenuhi kendaraan besar seperti ini, para pengendara motor harus menyiapkan starter pack untuk menghindari debu yang berlebih. Paket wajib tersebut di antaranya sarung tangan, masker, dan kacamata.

Meski begitu, penggunaan item-item tersebut seakan nggak sepenuhnya berguna karena bakal selalu ada debu yang berhasil menerobos rapatnya kacamata dan masker pengendara. Salah satu rekan seperjuangan saya melintasi jalur tengkorak ini mengungkapkan kegeliannya dengan gelak tawa.

Selain masker dan kacamata, dia bahkan menutupi dahinya dengan 2 lembar tisu! Dia mengikuti tips pengendara motor dengan jarak jauh yang kala itu sedang ramai diakses di TikTok.

Namun upaya itu kembali menjadi percobaan yang gagal. Setelah berhasil mendarat di tempat tujuan, dia membuka tisu yang menempel di dahinya, dan menemukan bercak debu hitam yang justru membentuk garis dari upayanya menutup bagian atas wajahnya tersebut.

Jalan Kalianak, salah satu jalur paling rawan yang mengancam nyawa pengendara

Telah berkali-kali melewati Jalan Kalianak, saya sendiri masih sering nyebut-nyebut ketika melintasi jalur satu ini. Untuk melewati jalanan ini, nggak mungkin para pengendara motor nggak menjumpai kendaraan berat.

Truk-truk dengan belasan roda adalah teman perjalanan hingga akhir Jalan Kalianak. Alhasil, pengendara motor harus sigap ketika harus samping-sampingan dengan kendaraan panjang tersebut.

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Kalau lagi apes, kemacetan di jalan ini dapat mengakar hingga 2 kilometer lebih. Aduh, jangan tanya estimasi waktunya. Bisa sampai berjam-jam! Inilah mengapa Kalianak dikenal sebagai salah satu ruas jalan yang merenggut masa muda.

Nggak sedikit para pengendara roda dua yang harus meregang nyawa di rute ini. Dengan kendaraan berat yang melintas setiap harinya, banyak area di lintasan jalanan ini jadi berlubang, menyebabkan kemalangan. Hampir tiap beberapa minggu, ada korban yang jatuh di sini.

Belum lagi ketika malam hari. Meskipun Kalianak merupakan jalan besar, penerangan di area ini jauh dari kata cukup. Lampu penerangan jalan remang-remang.

Selain minim penerangan dan rawan kecelakaan, berkendara di malam hari melewati Jalan Kalianak bisa membawa maut. Sebab, konsentrasi berkendara di malam hari bisa saja menurun. Itulah mengapa sebagai pengendara kita perlu waspada setiap waktu. Pastikan tubuh sepenuhnya fit sebelum melintasi area ini, ya!

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Konsep Alun-Alun Surabaya Itu Menyalahi Kodrat, tapi Justru Paling Relevan di Zaman Sekarang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2024 oleh

Tags: GresikJalan KalianakSurabaya
Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

Pasar Lama, Daerah Paling Menyedihkan di Kabupaten Gresik Ketika Musim Hujan

Pasar Lama, Daerah Paling Menyedihkan di Kabupaten Gresik Ketika Musim Hujan

4 Desember 2024
5 Hal yang Bikin Tinggal di Surabaya Itu Perlu Disyukuri Terminal Mojok.co

5 Hal yang Bikin Tinggal di Surabaya Itu Perlu Disyukuri

1 Maret 2022
Perjuangan Suporter Persebaya Menuju Stadion GBT Itu Berat, Orang Biasa Nggak Akan Kuat Terminal Mojok

Perjuangan Suporter Persebaya Menuju Stadion GBT Itu Berat, Orang Biasa Nggak Akan Kuat!

29 Mei 2022
Alas Dawar Blandong, Jalur Alternatif Lamongan-Gresik-Mojokerto yang Penuh Malapetaka, Nggak Cocok untuk Pengendara Pemula Mojok.co

Alas Dawar Blandong, Jalur Alternatif Lamongan-Gresik-Mojokerto yang Penuh Malapetaka, Nggak Cocok untuk Pengendara Pemula

12 Oktober 2024
Membandingkan Steak Moen-Moen dan Kampoeng Steak, Mana yang Lebih Enak?  Mojok.co

Membandingkan Steak Moen-Moen dan Kampoeng Steak, Mana yang Lebih Enak? 

31 Desember 2023
Perempatan Kedung Cowek, Perempatan Paling Barbar di Surabaya: Lampu Merah dan Rambu Lalu Lintas Nggak Ada Harga Dirinya di Sini

Perempatan Kedung Cowek Paling Barbar di Surabaya: Lampu Merah dan Rambu Lalu Lintas Nggak Ada Harga Dirinya di Sini

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.