Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jalan Bandung, Showroom Mobil Terbuka dan Salah Satu Tempat Paling Macet di Malang

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
25 Juni 2023
A A
Jalan Bandung, Showroom Mobil Terbuka dan Salah Satu Tempat Paling Macet di Malang

Jalan Bandung, Showroom Mobil Terbuka dan Salah Satu Tempat Paling Macet di Malang (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi warga Kota Malang, Jalan Bandung bukan jalan asing. Jalannya hanya sepanjang 500-an meter, tapi banyak sekolah berdiri di sini, hingga tak kaget jika ada yang bilang jalan ini adalah sentra pendidikan. Mulai dari BA (TK) Restu 1, MIN 1, MTSN 1, hingga MAN 2 untuk Islam dan TKK, SDK, dan SMPK Sang Timur untuk Kristen berdiri di sini. Ada juga UMM Kampus I meski tempat ya di sisi jalan yang kurang ramai.

Selain itu, di sini juga banyak berdiri kawasan kuliner dan kopi, tepat di seberang 4 unit sekolah Islami tadi. Ada juga Indomaret Fresh yang menjadi minimarket primadona anak sekolah sini atau muda-mudi yang habis jalan-jalan atau gowes.

Jalan Bandung bagi saya adalah jalan yang relatif lebih sejuk jika dibandingkan dengan jalanan lainnya di Kota Malang. Pepohonan rindang di kiri-kanan dan di median seolah memayungi jalan ini. Sejuk kalo pagi hari, siang relatif nyaman. Saya sempat punya mimpi punya rumah nggak jauh dari sini karena kesejukannya.

Tapi, di balik indahnya Jalan Bandung dengan pepohonan dan taman mediannya, tersimpan masalah yang jujur saja mencoreng keindahan jalan ini.

Macet di jam-jam tertentu

Yang namanya sentra pendidikan, jelas tak bisa lepas dari kemacetan. Apalagi kalau bukan karena antar jemput siswa. Pagi orang mengantar siswa, siang/sore jemput siswa. Selalu begitu dari zaman Nottingham Forest juara Liga Champions.

Kemacetan yang sudah menjadi tradisi ini bikin saya muak. Jalan Bandung ini menjadi akses terpendek saya untuk pergi ke arah beberapa tempat, salah satunya stasiun. Bisa saja lewat Jalan M.T. Haryono dan D.I. Panjaitan, tapi malas dan melelahkan karena harus memutar lewat Jalan Soekarno-Hatta dulu, nggak boleh langsung dari barat ke timur.

Nah, karena itu juga, jalan ini, bagi saya, tak ubahnya showroom mobil. Mobil jenis apa pun, bisa kalian temui di sini, dari yang B aja sampai mewah nggak kira-kira. Yaaa, di jalan ini ada sekolah elit. Kalian dah tau lah ya, nggak perlu saya jelasin.

Parkir liar di Jalan Bandung

Parkir mobil atau berhenti sembarangan menjadi penyakit kronis yang diidap oleh pengendara di Jalan Bandung. Banyak kendaraan roda empat yang terparkir di bahu jalan atau trotoar, padahal sudah jelas ada P atau S coret lengkap dengan marka zig-zag kuning yang menegaskan semua kendaraan dilarang berhenti, apalagi parkir.

Baca Juga:

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Tapi, nggak usah heranlah, budaya Indonesia adalah aturan dibuat untuk dilanggar dan larangan adalah perintah. Sudah ada marka dan rambu-rambu larangan, tetap saja ada yang parkir di kawasan haram itu. Pantas, kemacetan semakin gila di sini.

Kenapa semakin banyak kendaraan pribadi di sini? Bus Halokes, bus sekolah milik Pemkot Malang kehilangan tajinya. Dulu masih ada dan berseliweran, tapi sekarang jarang. Padahal, program ini sangat membantu untuk menurunkan kemacetan, terutama di Jalan Bandung.

Kemacetan Jalan Bandung sudah nggak bisa ditoleransi lagi, entah karena volume kendaraannya atau parkir liar yang menghalangi jalan. Harus diakui saja, ulah menggunakan kendaraan pribadi adalah gerbang menuju kemacetan. Harus ada pembenahan moda transportasi massa agar jalan ini nggak macet lagi.

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mati Tua di Jalanan Kota Malang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2023 oleh

Tags: jalan bandungmacetMalang
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang terminal mojok.co

Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang

2 Desember 2020
Kemacetan di Jember Bukan karena PKL, tapi karena Mahasiswa!

Kemacetan di Jember Bukan karena PKL, tapi karena Mahasiswa!

18 November 2023
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026
Mustahil Hidup Tentram di Lingkungan Pecinta Sound Horeg Banyuwangi (Pexels) malang

Saya sudah hidup di Malang selama 2 tahun, dan tetap tidak bisa menerima sound horeg

25 Juli 2026
Ambulans Berbasis MPV Suzuki APV, Bagaimana Rasanya? Kebiasaan Pengendara di Indonesia Ketika Ambulans Lewat: Bukannya Meminggirkan Kendaraan, Malah Menutup Lajur

Kebiasaan Pengendara di Indonesia Ketika Ambulans Lewat: Bukannya Minggir, Malah Tutupin Jalan!

12 Februari 2020
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

7 Tempat Wisata yang Overrated di Malang. Memangnya Masih Ada yang Spesial?  

18 Juli 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Kalimat “pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar” itu omong kosong, saya sudah membuktikannya Mojok.co

Kalimat “pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar” itu omong kosong, saya sudah membuktikannya

15 Agustus 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat stres untuk wargi Jogja

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

19 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.