Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
10 Desember 2022
A A
IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja

IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

IVAA, hidden gem perpustakaan yang wajib dikunjungi di Jogja

Selama di Jogja, saya selalu dipusingkan ketika ingin mencari perpustakaan yang cocok. Cocok buat saya, sih kriterianya banyak, tetapi paling tidak mengandung hal-hal ini. Pertama, petugasnya ramah. Ya, ini penting banget, sih kalau petugasnya nggak ramah, saya jadi ilfil juga untuk meminta tolong mencari buku dan meminta informasi terkait jam kunjung dan peminjaman. Kedua, suasananya nyaman dan membuat pengunjung leluasa. Ini juga penting, kalau perpustakaannya sumpek karena pengunjungnya banyak dan ramai perbincangan, sih jelas repot. Buat saya, lokasinya kecil tidak apa, asalkan nyaman.

Beberapa bulan lalu, saya mendapat info mengenai perpustakaan di Jogja yang dibuka untuk umum. Memang, sih tempat ini sudah ada sejak lama, tetapi saya mengetahuinya baru-baru ini, duh, kudet banget. Namun, ya siapa sangka, sih di sudut gang daerah Keparakan, Mergangsan, kita bisa menemukan perpustakaan sekece ini? Ya, nama tempatnya adalah IVAA atau Indonesian Visual Art Archive. Dari potret di media sosialnya saja, sudah bisa buat jatuh cinta, sewaktu dikunjungi, jadi lipat ganda rasa cintanya!

Sesuai namanya, IVAA mengarsipkan beragam koleksi pameran seni berupa booklet, poster, dan buku-buku seni lain, mulai dari teater, lukis, musik, hingga ilmu sosial lainnya. Pun buku-bukunya tidak hanya dari Indonesia, terjemahan dan buku asli berbahasa asing juga bisa ditemukan di sini. Beberapa koleksinya juga bisa dicari secara daring melalui websitenya. Untuk lebih memudahkan ketika kamu ingin mencari buku di lokasinya langsung sesuai nomor yang tertera pada buku tersebut. Namun, untuk melihat beberapa arsip yang terpajang di almari kaca, jelas butuh bantuan dari para pustakawannya.

Beberapa minggu lalu, saya menyempatkan ke sini untuk mencari referensi tugas mata kuliah. Dan, di luar dugaan, referensi yang saya butuhkan tentang sejarah seni dapat ditemukan semuanya di sini. Saya full senyum pulang dari sini, asli!

Bagi teman-teman pembaca yang ingin berkunjung ke sini, mudah saja, tinggal mengikuti belokan ke arah Purawisata dan menelusuri jalan kampungnya sekitar lima menit menggunakan sepeda motor. Memang tidak berada di pinggir jalan, IVAA berada di dalam gang kecil dengan gerbang warna hijau dan suasana yang menenangkan. Karena berada di dalam gang dengan lahan parkir yang terbatas, kiranya para pembaca yang ingin berkunjung lebih baik menggunakan sepeda motor atau naik ojek online saja agar tidak kerepotan.

Menurut saya, IVAA sejatinya tidak terlalu besar untuk disebut perpustakaan seperti umumnya. Arsitekturnya dominan dari kayu dan seperti dikonsep unfinished. Perpustakaannya berada di lantai dua. Lantai pertama untuk koleksi booklet pameran seni. Ada beberapa rak besar dengan tangga bantu untuk para pengunjung yang hendak mengambil buku sendiri di rak atas. Juga ada meja yang cukup besar untuk kamu yang ingin membaca di tempat.

Baca Juga:

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

Di lantai dua tentu juga bisa digunakan untuk belajar, ada tiga sudut dengan meja dan kursi yang disiapkan bagi para pengunjung yang ingin mengerjakan tugas atau baca referensi di tempat. Di lantai ini pula ada banyak referensi berupa buku-buku ilmu sosial dan seni lain. Selain perpustakaan, IVAA juga kerap menjadi tempat diskusi seni.

Kalau saya ditanya apakah bakal merencanakan kunjungan kembali lagi ke sini selepas kemarin, jelas saya pasti akan selalu kembali ke sini. Untuk mencari referensi seni ataupun mengerjakan tugas biasa. IVAA nyaman, dan itu cukup untuk jadi sebuah alasan kunjungan-kunjungan selanjutnya.

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jogja Library Center: Hidden Gem-nya Jalan Malioboro

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Desember 2022 oleh

Tags: IVAAJogjaPerpustakaan
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Tidak Ditemukan di Malioboro Jogja. Baca Ini Sebelum Berkunjung!

5 Hal yang Tidak Ditemukan di Malioboro Jogja. Baca Ini Sebelum Berkunjung!

18 Oktober 2023
Stasiun Maguwo Lama Sleman Dilupakan padahal Istimewa karena Jadi Satu-satunya Stasiun Terbuat dari Kayu di Jogja

Stasiun Maguwo Lama Sleman Dilupakan padahal Istimewa karena Jadi Satu-satunya Stasiun yang Terbuat dari Kayu di Jogja

23 Januari 2024
Sekelumit Kisah di Terminal Giwangan dan Seputaran Jogja Selatan terminal mojok.co

Sekelumit Kisah di Terminal Giwangan dan Seputaran Jogja Selatan

21 Agustus 2021
Tidak Kerja di Jakarta Bikin Saya Bersyukur sekaligus Menaruh Hormat pada Mereka yang Mengadu Nasib di Ibu Kota

Tidak Kerja di Jakarta Bikin Saya Bersyukur sekaligus Menaruh Hormat pada Mereka yang Mengadu Nasib di Ibu Kota

9 Maret 2025
Mubeng Ring Road Adalah Tradisi Kawula Muda Jogja Menghilangkan Kesedihan

Mubeng Ring Road Adalah Tradisi Kawula Muda Jogja Menghilangkan Kesedihan

18 April 2020
Danais Jogja Triliunan, tapi Mbah-mbah di Jogja Tetap Tidur di Trotoar

Danais Triliunan, tapi Mbah-mbah di Jogja Tetap Tidur di Trotoar

12 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.