Innova Reborn mendukung ekonomi rumah tangga karena solar subsidi adalah kunci
Sebagai Menteri Keuangan Rumah Tangga, saya harus mengakui satu hal. Innova Reborn Diesel itu sahabat dompet (Kalau pakai solar subsidi). Inilah alasan pragmatis (waqi’iyah) yang tak terbantahkan. Zenix bensin/hybrid minumnya minimal Pertamax (Ron 92). Mahal, Bu. Bisa bikin jatah skincare saya terpotong.
Innova Reborn Diesel? Meskipun di buku manual Toyota menyuruh kita pakai Pertamina Dex, realitanya di lapangan? Antrean Bio Solar di SPBU isinya siapa? Ya Innova Reborn dan Pajero.
Mereka rela antre panjang demi selisih harga yang lumayan buat beli rokok. Mesin diesel Toyota itu terkenal “pemakan segala”. Mau kamu suapin pakai solar busuk pun tetap jalan, paling filter solarnya saja yang ganti lebih sering.
Prinsip ekonomi emak-emak itu gini. Cari yang operasionalnya murah. Selama subsidi solar masih ada, selama itu pula Innova Diesel akan menjadi raja jalanan. Move on ke Zenix berarti move on ke bensin mahal. Dan itu berat, Jenderal!
Mobil dinas “travel gelap” dan pejabat eselon
Coba perhatikan kalau ibu lagi di tol Cipali atau Trans Jawa. Mobil apa yang larinya paling gila, nyalip dari bahu jalan, dan main lampu dim kayak lagi kode morse? Ya betul: Innova Reborn Plat Hitam.
Biasanya itu travel gelap atau mobil rental. Kenapa mereka nggak pakai Zenix? Karena Zenix penggerak depan (FWD) dianggap kurang kuat buat nanjak sambil bawa muatan penuh 7 orang plus koper segunung di bagasi.
Innova Reborn dengan penggerak belakang (RWD) lebih afdal buat nyiksa ban belakang saat nanjak. Selain itu, image Innova Reborn itu sudah melekat sebagai “mobil pejabat”. Kalau lihat Innova Reborn hitam kaca film gelap lewat, asumsi kita cuma dua. Itu Pak Kadin/Pak Camat atau intel yang lagi nyamar. Wibawanya dapet.
Zenix? Wibawanya agak kurang. Lebih mirip mobil keluarga bahagia di iklan sirup Marjan. Kurang sangar.
Interior Innova Reborn vs Zenix: Yang penting AC dingin bikin menggigil
Kalau bicara interior, Zenix jelas menang telak. Mereka punya panoramic roof, ada captain seat elektrik, dan ambient light. Tapi Reborn? Interiornya old school. Masih banyak plastik keras. Tapi ada satu keunggulan Innova Reborn yang melegenda: AC-nya dingin kayak kulkas 2 pintu.
AC double blower Innova itu konon bisa membekukan air mata kesedihan. Bagi emak-emak yang bawa anak aktif kayak Hamzah dan Salman, fitur AC dingin itu lebih penting daripada fitur voice command atau wireless charging. Anak kalau kepanasan itu rewelnya naudzubillah. Kalau di dalam Innova Reborn, anak-anak langsung adem ayem, anteng, tidur. Itu nilai plus yang hakiki.
Investasi aset: Harga bekas Innova Reborn yang nggak ngotak
Terakhir, masih banyak yang memburu Innova Reborn adalah karena harga bekasnya sudah tidak masuk akal (ghairu ma’qul). Innova Reborn Diesel tahun 2018 saja harganya masih di angka 300-an juta. Depresiasinya kecil sekali.
Membeli Innova Reborn itu rasanya bukan beli liabilitas, tapi beli aset investasi. Mirip-mirip beli emas Antam. Suami beli sekarang 400 juta, dipakai 5 tahun, dijual lagi mungkin masih laku 350 juta. Rugi pakainya dikit banget.
Bandingkan dengan mobil Cina atau Eropa. Beli 500 juta, jual lagi 5 tahun kemudian tinggal separuh harga. Sakit hati, Bu.
Kami para istri tentu lebih merestui suami beli mobil yang harga jual kembalinya bagus. Biar nanti kalau butuh uang buat biaya kuliah anak atau renovasi rumah, jual mobilnya nggak rugi-rugi amat.
Toyota tahu apa yang kita mau
Jadi, keputusan Toyota mempertahankan Kijang Innova Reborn adalah langkah jenius. Mereka tahu, pasar Indonesia itu belum siap sepenuhnya jadi modern. Kita masih suka yang konvensional, kasar, berisik, dan yang bisa minum solar murah. Kita masih terjebak nostalgia Kijang Tiada Duanya.
Zenix memang masa depan, tapi Reborn adalah masa kini yang belum mau pergi. Ibarat mantan pacar yang masih sering main ke rumah bawa martabak. Kita tahu kita harusnya sama yang baru, tapi rasa martabak si mantan ini kok ya ngangenin.
Buat bapak-bapak yang masih ngidam Innova Reborn Diesel, silakan beli selagi masih ada barunya. Tapi pesan saya cuma satu (sebagai wakil emak-emak pengguna jalan): Tolong knalpotnya jangan dimodif yang aneh-aneh! Cukup asap dapur saya saja yang ngebul, asap knalpot bapak jangan ikut-ikutan ngebul di muka saya pas lagi naik motor antar anak sekolah.
Sekian. Saya mau lanjut ngisi bensin mobil city car saya yang tangkinya kecil tapi sering minta jajan ini. Semoga suatu saat nanti kebeli Innova (Reborn atau Zenix terserah, yang penting cash keras tanpa riba).
Wassalam.
Penulis: Fauzia Sholicha
Editor: Yamadipati Seno
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















