Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Toko Grosir Kesayangan Pembeli, Minimarket Perlu Waspada

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
19 September 2022
A A
Indomaret VS Toko Grosir: Mana yang Lebih Menguntungkan Pembeli?

Indomaret VS Toko Grosir: Mana yang Lebih Menguntungkan Pembeli? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indomaret, Alfamart, dan berbagai rupa minimarket memang menawarkan kemudahan. Sementara itu, toko grosir dianggap nggak modern dan bikin ribet. Salah satunya karena nggak bisa cashless. Namun, tahukah kamu kalau toko grosir itu sangat ramah, bahkan paling ramah bagi konsumen, dibandingkan beberapa minimarket? Iya, toko yang sangat bersahaja ini bisa jadi penyelamat hidup konsumen.

Salah satu momen mumet yang membuat dompet siapa pun jadi meriang adalah ketika kebutuhan sehari-hari habis di waktu yang bersamaan. Beras menipis, sampo dan sabun habis, gas elpiji juga mulai kembang kempis. Makin terasa uwow lagi jika hal tersebut terjadi di waktu yang tidak tepat, yaitu di tengah bulan, seperti saat ini. Bukankah gaji itu serupa datang bulan, Kawan? Datang sebulan sekali, habis setelah tanggal satu. Hahaha….

Nah, supaya tidak makin boncos, kita harus bijak dalam menentukan tempat belanja. Dari sekian banyak pilihan tempat belanja, percayalah, Indomaret jelas tidak masuk dalam kriteria tempat belanja yang dompet-able. Lebih baik, mari kita serahkan urusan belanja rutinan ini ke toko grosir. Faktanya, belanja di toko grosir memang lebih menguntungkan dibanding di Indomaret.

#1 Lebih murah

Toko grosir memang tidak senyaman Indomaret. Jarang sekali ada toko yang dilengkapi dengan AC untuk mendinginkan ruangan. Biasanya, hanya ada satu kipas angin nyantol. Begitupun dengan pelayan tokonya. Kita nggak akan melihat karyawan cantik berseragam rapi.

Namun, deretan kesederhanaan itulah yang membuat biaya operasionalnya lebih rendah dibanding Indomaret. Hasil akhirnya, harga-harga di toko grosir sampai ke tangan konsumen dengan harga yang lebih nyungsep.

Jangan terkecoh dengan tagline “Mudah dan Hemat”-nya Indomaret, ya. Nyatanya, Indomaret nggak sehemat itu. Selisih harganya bisa sampai 2-8 ribu rupiah jika dibandingkan dengan toko grosiran.

#2 Minim godaan

Selain bikin tenang di dompet, belanja di toko grosir juga bikin tenang di hati. Kenapa? Karena di toko grosir minim godaan. Di toko grosir, kita terhindar dari barang-barang meresahkan yang memenuhi etalase Indomaret. Ingat, setiap sudut di Indomaret adalah ancaman bagi dompet. Geser kiri ketemu Pororo Drink, geser kanan ada set alat tulis yang lucu-lucu, maju ke meja kasir ada Kinder Joy. Belum minuman meresahkan lainnya, hash.

Selain itu, di toko grosir juga tidak ada pencantuman harga dicoret yang berpotensi membuat kita goyah. Hayo ngaku, siapa di antara kalian yang barang belanjaannya tiba-tiba membengkak gara-gara tergoda dengan harga dicoret yang ada di Indomaret? Selamat, ya, kamu telah terjebak dalam trik psikologi harga, yaitu perasaan merasa lebih diuntungkan karena bisa lebih hemat jika membeli barang yang didiskon. Padahal, belum tentu juga barangnya kita butuhkan. Biasanya, sih, baru nyesel setelah sampai rumah..

Baca Juga:

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

#3 Dapat bonus

Ketika jadi pelanggan di sebuah toko grosir, tak jarang si pemilik akan memberikan kita bonus. Kadang dia memberikan kita beberapa barang secara cuma-cuma. Barang-barangnya mungkin sepele, seperti sepotong roti atau bumbu penyedap. Namun, perhatian seperti itu tidak akan kita temukan saat berbelanja di Indomaret. Kalaupun ada benefit, yang bisa Indomaret beri hanyalah poin belanja.

Kalau poin, sih, di toko grosir juga ada. Bahkan, menjalang lebaran biasanya toko grosir akan memberikan bingkisan ke pelanggan setianya. Indomaretmu ngasih nggak?

#4 Lebih fleksibel

Keuntungan lain belanja di toko grosir adalah lebih fleksibel dalam pembayaran. Ini bukan tentang OVO, Gopay, dan Shopeepay, ya. Fleksibilitas dalam pembayaran yang saya maksudkan yaitu, kita bisa bayar nanti alias ngutang. Sori, sori, bukan berarti saya menyarankan untuk ngutang, ya. Namun, sering kali terjadi, si pemilik toko mempercayakan barangnya untuk dibawa pulang terlebih dahulu dan dibayar nanti saat belanja lagi. Misalnya, saat kita menyadari bahwa uang yang kita bawa kurang. Indomaret apa bisa begitu?

Bukan hanya lebih fleksibel dalam pembayaran, ia juga sangat fleksibel dalam hal membatalkan belanjaan. Contoh, nih, pas di kasir si pembeli baru sadar kalau sabun di rumah masih banyak, maka pembeli bisa membatalkan transaksi. Beda dengan di Indomaret. Barang yang sudah tercatat dalam transaksi, sudah di scan barcodenya, tidak bisa dibatalkan.

#5 Terjalin koneksi

Toko grosir, umumnya dimiliki oleh perorangan. Ketika kita rutin berbelanja, otomatis si pemilik toko akan notice dengan keberadaan kita. Nah, saat itulah terbangun koneksi antara pembeli dan pemilik toko. Koneksi ini nantinya akan menguntungkan kita. Saya sudah membuktikannya sendiri saat mencari sponsor untuk lomba hari kemerdekaan di lingkungan rumah. Toko langganan saya, dengan senang hati turut berpartisipasi memberikan banyak sekali hadiah untuk lomba. Indomaret apa bisa pintunya kita ketok untuk dimintai sponsor? Ya, mungkin bisa, tapi birokrasinya ribet.

#6 Minim gangguan

Terakhir, belanja di toko grosir juga minim gangguan. Tahu sendiri kan gimana tabiatnya si Indomaret? Segala barang ditawarkan ke pembeli saat transaksi. Ya roti, ya pulsa, ya donat, hmm… Banyak! Termasuk gangguan lain, seperti keberadaan tukang parkir yang secara gaib tiba-tiba muncul saat kita mau pulang. Nah, kalau di toko grosir, kita bisa terbebas dari gangguan-gangguan tersebut. Enak, kan?

Klir, ya? Belanja di toko grosir ternyata memang lebih menguntungkan daripada belanja di Indomaret. Nggak papa kantong kreseknya nggak ada cap-nya, yang penting dompet aman terkendali hingga gajian selanjutnya.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Curhat Kasir Indomaret dan Alfamart tentang Tipe Pelanggan yang Menyebalkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 September 2022 oleh

Tags: belanjaHematindomarettoko grosir
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Orang yang Sebaiknya Belanja di Matahari Department Store Terminal Mojok

5 Orang yang Sebaiknya Belanja di Matahari Department Store

29 September 2022
Derita Mental & Fisik Karyawan Indomaret Superhero Dunia Ritel (Unsplash)

Karyawan Indomaret itu Seperti Superhero yang Harus Multitasking, Nggak Cuma Display Barang tapi juga Merangkap Warung Makan

6 September 2025
3 Rekomendasi Roti Rakyat Jelata di Indomaret, Rasanya Nggak Kalah dari Roti di Kafe Mahal

3 Rekomendasi Roti Rakyat Jelata di Indomaret, Rasanya Nggak Kalah dari Roti di Kafe Mahal

13 September 2023
Penting tapi Kadang Dilupakan: Kursi Tunggu di Tempat Belanja terminal mojok.co

Penting tapi Kadang Dilupakan: Kursi Tunggu di Tempat Belanja

8 Oktober 2020
Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

2 November 2024
Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai, Masa sih?

Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai, Masa sih?

26 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.