Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Yang Membunuh UMKM Itu Bukan Indomaret atau Alfamart, Tapi Parkir Liar dan Pungli

Haqqi Hidayatullah oleh Haqqi Hidayatullah
6 Desember 2025
A A
Indomaret Tidak Bunuh UMKM, tapi Parkir Liar dan Pungli (Pixabay)

Indomaret Tidak Bunuh UMKM, tapi Parkir Liar dan Pungli (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Bulan November 2025 yang lalu, Cak Imin melempar isu yang rada aneh. Dia bilang kalau raksasa ritel seperti Indomaret dan Alfamart itu membunuh UMKM. 

“Kita tahu betul retail-retail raksasa yang masuk ke kampung-kampung kita, bahkan membunuh ekonomi rakyat dan membunuh para pelaku UMKM, terus terang raksasa ritel ini bernama Indomaret dan Alfamart yang betul betul membawa ancaman dan bahaya bagi tumbuhnya usaha kecil dan menengah kita,” kata Cak Imin seperti dikutip oleh Detik.

Tuduhan Cak Imin terdengar lantang, tegas, dan patriotik. Kalau saja tuduhan itu benar karena yang terjadi sebenarnya tidak seperti itu. 

Sebab, kalau mau jujur, ada musuh yang jauh lebih dekat, akrab, dan sering nongol di depan UMKM. Yang saya maksud adalah parkir liar dan pungli yang saya tidak tahu asalnya dari mana. Saya mengalami sendiri bahwa parkir liar dan pungli jadi pembunuh UMKM, bukan Indomaret. 

Jadi, beberapa waktu yang lalu, saya mau buka usaha pentol dan saat itu sedang sibuk mencari tempat. Untuk tempat, pasti ada biaya sewa. Nah, selain biaya sewa, saya juga harus “berkontribusi” untuk penarikan iuran. Kala itu, iuran tersebut bernama “uang kebersihan” atau “uang keamanan”. 

Nah, kalau sebuah usaha ternyata ramai, nanti tiba-tiba akan muncul siluman. Namanya tukang parkir liar. Modalnya cuma rompi dan peluit. Bahkan kadang nggak pakai rompi atau peluit. Cuma modal tampang seram dan megangin ekor motor sambil minta duit parkir. Bahkan Indomaret saja jadi korban siluman meresahkan ini.

UMKM buka 24 jam, tapi parkir liar buka 25 jam, lalu menyalahkan Indomaret

Tahun 2025 saja, sudah banyak pelaku UMKM menggelar protes. Mereka menuntut kepada pemerintah dan aparat supaya memberantas parkir liar. Pasalnya, parkir liar ini juga masuknya pungli. Ia memberatkan pembeli. Lalu, usaha UMKM jadi sepi dan omzet turun.

Parkir liar juga melahirkan stigma yang merugikan UMKM. Mulai dari kawasan yang seakan-akan tidak tertata, hingga kawasan tidak aman untuk konsumen. 

Baca Juga:

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

Pantai Padang Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar

Namun sayang, sampai Desember 2025, parkir liar masih subur di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan saya sendiri yang hendak buka usaha, jadi salah satu korbannya. Sementara itu, Indomaret yang jadi “korban” komentar sembrono Cak Imin.

Cak Imin, UMKM tidak kalah saing dengan Alfamart atau Indomaret. Mereka kalah oleh siluman tukang parkir liar yang merasa seluruh trotoar di Indonesia adalah warisan nenek moyangnya.

Pungli dengan berbagai branding

UMKM itu hidupnya sudah cukup berat. Mereka beli barang putus, saingan banyak, bayar listrik naik, bayar sewa tempat. Tapi masih harus menghadapi pungli dengan berbagai branding. Misalnya, pakai nama iuran kebersihan, keamanan, dan entah apa lagi yang jatuh dari langit regulasi gelap.

Ada yang datang harian, ada juga yang kadang datangnya bulanan. Mau nggak bayar, tapi takut ribet dan selalu dipermasalahkan. Apalagi kalau soal uang keamanan.

Masalahnya? Kebersihan? nggak bersih-bersih amat, keamanan? kehilangan ditanggung sendiri, dan UMKM tetap harus bayar.

Kalau mau jujur, iuran ini lebih sering jadi bentuk pungutan informal yang dipaksakan alias pungli juga. Yang repot siapa? Ya UMKM, yang modalnya kadang cuma dari tabungan seadanya, bukan dari investor yang ngopi di SCBD.

UMKM nggak butuh bikin masalah dengan Indomaret, tapi butuhnya ekosistem waras

Persaingan itu biasa. Yang nggak biasa adalah persaingan yang disertai pungutan tambahan dari oknum yang entah dari mana sertifikasinya. UMKM tidak mati karena Alfamart atau Indomaret.

Tapi parkir liar? Iuran kebersihan fiktif? Uang keamanan yang lebih mirip iuran biar nggak diganggu? Tidak ada satu pun dari itu yang menciptakan ekonomi. Yang ada malah menciptakan stres dan risiko adu argumen setiap akhir bulan.

Jadi tolong, bilangin ke Cak Imin. Kalau benar ingin membela UMKM, musuhnya bukan rak-rak rapi dan kasir yang murah senyum di Indomaret. Musuh kami adalah pungutan liar, peraturan abu-abu, biaya-biaya yang tak masuk akal, serta sistem yang membiarkan UMKM jadi sapi perah mikro oleh oknum mikro dalam birokrasi mikro

Ini bukan masalah bisnis modern versus tradisional, tapi ekosistem versus ketidakjelasan. Sekali lagi, tolong bilangin ke Cak Imin atau siapa saja politisi yang sedang cari panggung lewat isu UMKM.

Yang membunuh UMKM itu bukan Indomaret. Tolong jangan ngawur kalau berpikir, berbicara, dan bertindak.

Penulis: Haqqi Hidayatullah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Parkir Liar Susah Diberantas, Siapa yang Membekingi?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Desember 2025 oleh

Tags: alfamartcak iminindomaretparkir liarpungliumkm
Haqqi Hidayatullah

Haqqi Hidayatullah

Alumni Ilmu Komunikasi UGM dan seorang Papa muda yang sedang menikmati masa-masa membesarkan satu anak bersama satu istri tercinta. Menjalani hidup dengan prioritas yang jelas:

ArtikelTerkait

Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

2 November 2024
Menu Yummy Choice Indomaret Ada yang Enak, Ada yang Biasa Aja Terminal Mojok

Menu Yummy Choice Indomaret: Ada yang Enak, Ada yang Biasa Aja

21 November 2022
Dosa Lain Indomaret yang Membuat Pelanggan Kecewa

4 Dosa Lain Indomaret yang Membuat Pelanggan Kecewa

10 Januari 2024
Selain Tukang Parkir Liar, Kehadiran Tukang Ojek Dadakan di Tempat Wisata Religi Tak Kalah Menyebalkan tukang ojek pangkalan

Selain Tukang Parkir Liar, Kehadiran Tukang Ojek Dadakan di Tempat Wisata Religi Tak Kalah Menyebalkan

8 September 2023

McD x BTS Adalah Tamparan bagi Kampanye Pemerintah yang Hobi Nampang di Baliho dan UMKM

10 Juni 2021
belanja di Alfamart dan Indomaret minimarket pilih yang mana mojok.co

6 Hal yang Memengaruhi Saya Mau Belanja di Alfamart atau Indomaret

26 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa
  • Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara
  • Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.