Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Indigo (Wannabe) Memang Merepotkan, Minta Diamini dan Diimani, tapi Tak Mau Memberi Bukti

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
22 Oktober 2024
A A
Indigo (Wannabe) Memang Merepotkan, Minta Diamini dan Diamini, tapi Tak Mau Memberi Bukti

Indigo (Wannabe) Memang Merepotkan, Minta Diamini dan Diamini, tapi Tak Mau Memberi Bukti

Share on FacebookShare on Twitter

Saya percaya hal gaib. Di masa lampau, saya juga pernah merasakan pengalaman-pengalaman yang tak bisa dijelaskan oleh akal sehat. Tapi bukan berarti saya bisa menerima omongan indigo (wannabe) yang bertebaran di mana-mana.

Ya kalian tau lah omongan indigo yang saya maksud. Tempat makan itu rame karena ada pelaris, di foto tersebut ada sosok menampakkan diri, rumah tersebut berenergi negatif, si X diikuti sosok A, dan seterusnya, dan seterusnya.

Saya nggak masalah dengan omongan-omongan tersebut sebenarnya. Bagi saya, cerita-cerita orang indigo adalah bumbu terenak saat ngobrol di tongkrongan, alias dikonsumsi sendiri dan terbatas. Tapi jadi masalah jika dilemparkan ke media sosial atau justru disebarkan agar orang-orang percaya. Ini nggak lagi omongan sepele, hajat banyak orang bisa kena kalau caranya begini.

Kita ambil contoh kasus warung makan aja deh. Saya tak mau sebutkan mana warungnya, tapi ada salah satu warung mi ayam bakso terkenal di tempat saya berasal yang dianggap pakai pelaris. Yang nyebarin ya orang-orang sotory dan indigo wannabe. Alasannya, keramaiannya nggak masuk akal dilihat dari harganya serta kalau makanannya dibawa pulang, rasanya nggak enak. Kalau makan di tempat, baru enak. Rodo masuk? Oke, saya jelaskan.

Kebetulan, saya langganan makan di situ. Saya bisa banget bilang isu pelaris tersebut hoax karena banyak faktor. Salah satunya ya, karena enaknya kebangetan. Tapi itu kalau pas sepi, setidaknya separuh kapasitas meja terisi. Kalau pas rame, barulah rasanya inkonsisten. Kenapa? Ya susah untuk konsisten kalau kamu diburu pesanan banyak yang harus selesai cepat. Jadi, alasan makan di tempat baru enak itu udah gugur.

Kita lanjut ke alasan selanjutnya, kalau dibungkus, tidak enak. Yo ngene wae cuk, mi ayam dan bakso mana yang masih seenak itu pas dibungkus? Baru sadar kan? Makane.

Indigo (wannabe) memang merepotkan

Bisa jadi warung mi ayam tersebut pakai penglaris, bisa jadi. Tapi bagi saya, pelaris ini nggak bisa jadi faktor utama karena itu menihilkan usaha para kokinya untuk meracik makanan yang enak. Saya kira tidak ada pengusaha kuliner yang cukup bodoh untuk menyewa orang yang asal bisa masak. Pasti ada proses panjang yang dilewati untuk menjaga kualitas.

Inilah yang bagi saya jadi masalah. Orang-orang entah kenapa menerima semua omongan orang indigo ketimbang memikirkan faktor usaha yang ditempuh oleh pemilik usaha. Pada titik tertentu, ini bisa jadi membuat trust yang dibangun oleh pemilik usaha runtuh seketika. Ingat, perjalanan orang menemukan resep itu nggak pendek. Dan perjalanan itu tidak semestinya kalian runtuhkan karena “halusinasi” kalian.

Baca Juga:

Saya Muak dengan Industri Film Horor yang Hanya (Bisa) Mengeksploitasi Budaya Jawa Seolah-olah Seram dan Mistis

4 Hal yang Bisa Ditarik Pajak selain Kantin Sekolah, kalau Mau Gila, Sekalian!

Inilah yang bikin saya bermasalah dengan orang-orang indigo (wannabe). Mereka mengurusi hal-hal yang bukan urusan mereka, hanya demi kepopuleran atau perasaan bangga yang jelas tidak masuk akal. Memangnya kenapa jika kalian tahu tempat itu ada pelaris? Memangnya kenapa jika ada hantu yang tidak terlihat di foto orang?

Bagian ada hantu di foto ini sih yang menurut saya paling cringe. Maksudnya, ya kenapa kalau ada kuntilanak di foto tersebut? Siapa tahu dia kebetulan lewat atau lagi apa kek. Opo-opo kok dadi masalah.

Tak mau repot mendengarkan halusinasi

Ada masanya saya juga jatuh pada narasi mereka. Tapi syukurlah, kini saya lebih memilih untuk tidak mau repot-repot mendengarkan satu-satu halusinasi mereka dan lebih memilih untuk bergantung pada otak saya. Sebenarnya percaya pada mereka juga nggak apa-apa sih, tapi kalau itu dijadikan satu-satunya kebenaran, itu yang jadi masalah.

Kekhawatiran saya dari informasi serampangan yang disebarkan oleh indigo (wannabe) ya itu. Orang-orang Indonesia masih mudah kagum dengan informasi yang dipoles dengan canggih, bukan informasi terstruktur dan teruji. Selama itu tidak terlihat mindblown, dan berdasar teori sains, kerap diejek dan dianggap “halah teori doang”. Tapi omongan indigo, entah kenapa, diamini dan diimani.

***

Beberapa waktu belakangan, Ferry Irwandi “menantang” praktisi santet dan sejenisnya untuk menjajal ilmunya, bahkan dengan iming-iming hadiah. Kegelisahan Mas Ferry beralasan, salah satunya dari cerita beliau yang ini. Saya menunggu ada yang bisa membuktikannya atau lagi-lagi, semua orang hanya menggertak dan tak memberi bukti.

Persis seperti para indigo (wannabe), yang meminta kita mengimani, tanpa sekalipun memberi bukti.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Keraguan Terbesar yang Perlu Dijawab Kaum Indigo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2024 oleh

Tags: indigomistis
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Rolak Songo Mojokerto, Bendungan Ratusan Tahun dengan Sosok Kakek-kakek Pembawa Musibah Mojok.co

Rolak Songo Mojokerto, Bendungan Ratusan Tahun dengan Sosok Kakek-kakek Pembawa Musibah

3 Februari 2024
Sejarah Gunung Sindoro dan Misteri Suara Sinden di Jalur Pendakian

Sejarah Gunung Sindoro dan Misteri Suara Sinden di Jalur Pendakian

27 Mei 2022
indigo wannabe paranormal palsu mojok

Indigo Wannabe yang Muncul Saat Bencana Lama-lama Bikin Muak

25 April 2021
Misteri Siti Zainab, Sosok Gaib Penunggu Stasiun Kaliwedi

Misteri Siti Zainab, Sosok Gaib Penunggu Stasiun Kaliwedi

1 November 2022
sumber suara drumband di jogja suara gamelan malam hari pendatang arti makna urban legend mitos klenik mojok.co

Suara Drumband di Jogja pada Malam Hari, Menurut 4 Teori

26 Maret 2021
3 Mimpi Mistis Berujung Tesis (Unsplash.com)

3 Mimpi Mistis Berujung Tesis

25 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik
  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.