Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Keraguan Terbesar yang Perlu Dijawab Kaum Indigo

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 Juni 2020
A A
cerita anak indigo bisa melihat masa depan kejadian buruk menderita trauma indigo sejak kecil mojok.co

cerita anak indigo bisa melihat masa depan kejadian buruk menderita trauma indigo sejak kecil mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belum ada bukti sains tentang kemampuan indigo. Kemampuan berkomunikasi dengan alam gaib, melihat masa depan dan masa lalu itu hanyalah klaim yang mengada-ada jika tak bisa dibuktikan.

Roy Kiyoshi, si anak indigo, memberi ramalan bahwa nanti di tahun 2020 akan ada artis ditangkap karena narkoba. Ramalannya terbukti benar, karena justru dia sendiri yang kena ramalannya sendiri.

Jujur saja saya nggak kaget sama keakuratan ramalannya. Karena tiap tahun, ada artis yang berurusan dengan polisi karena barang terlarang tersebut. Jefri Nichol dan Nunung terjerat kasus narkoba di tahun 2019, Fachri Albar pada tahun 2018, dan artis-artis lain di tahun-tahun sebelumnya.

Ya mau kaget gimana kalau faktanya dunia artis lekat dengan narkoba? Ini udah jadi rahasia umum. Nggak perlu menjadi so-called­ indigo untuk menebak hal seperti ini. Saya bahkan bisa menebak Indonesia tidak akan lolos Piala Dunia 2026 dan merasa biasa saja ketika terbukti.

Saya nggak percaya dengan orang (yang mengaku) indigo. Alasannya sederhana, klaim yang besar butuh bukti yang besar. Dan hingga sekarang, belum ada bukti sains tentang kemampuan indigo. Kemampuan melihat dimensi lain, berkomunikasi dengan alam gaib, melihat masa depan dan masa lalu itu hanyalah klaim yang mengada-ada jika tak bisa dibuktikan dengan sains.

Kenapa harus dengan sains? Ya karena biar teruji keabsahannya. Kalau bisa dibuktikan dengan sains, andai kemampuan itu benar-benar ada, demi Tuhan, tatanan dunia akan berubah. Sampai belum bisa dibuktikan, ya saya akan kesulitan untuk percaya.

Saya sering bertanya kepada beberapa orang indigo (yang saya kenal) yang katanya bisa melihat masa depan dan masa lalu, apa yang sebenarnya mereka lihat. Katanya mereka bisa melihat kejadian di depan dengan gamblang, ya kira-kira kayak cara Kiyoshi menjelaskannya lah.

Kadang, mereka memprediksi negara atau orang tertentu (pada beberapa cerita, orang-orang terdekatnya) bakal kena skandal, bencana, dan hal-hal buruk lainnya. Lalu saya iseng bertanya, kenapa nggak berusaha mengubahnya? Kita tahu bencana yang akan menimpa kita lho, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mencegahnya bukan?

Argumen yang paling sering saya dengar (kedua setelah butuh energi besar) adalah kita tidak boleh mengubah apa yang akan dan telah terjadi, nanti efeknya bisa merusak tatanan dunia.

Baiklah, saya pernah dengar dan lihat ini sebelumnya. Pelakunya adalah Barry Allen, rumahnya di Central City. Gara-gara dia, Bruce Wayne mati dan Thomas Wayne jadi Batman. Kalau mau baca laporan lengkapnya, coba cari di peramban dengan kata kunci “Flashpoint”.

Jika argumen ramalan masa depan yang tepat dan pengetahuan tentang masa lalu adalah bukti sahih kemampuan orang-orang indigo, saya rasa itu juga kurang tepat. Even a stopped clock right twice a day. Prediksi yang benar adalah hal terliar yang bisa kita percayai, tentu saja jika itu tanpa data.

Katakanlah prediksi adalah kunci, maka para mahasiswa yang mempertaruhkan sisa uang bulanan kepada tim bola kesayangannya dan menang bisa disebut indigo juga.

Kemampuan melihat dimensi lain atau melihat makhluk gaib sebenarnya sudah sering dibicarakan di dunia sains dan kesimpulannya adalah itu hanyalah imajinasi atau halusinasi. Otak, sebagai prosesor utama kita sering memainkan pikiran kita dengan menyambungkan banyak kejadian dan mengaburkan realitas hingga kita bisa melihat hal yang tidak lazim.

Bahkan, kemampuan para indigo yang diklaim bisa melihat makhluk halus sering juga dianggap sebagai gejala Alzheimer, epilepsi, dan brain disorder.

Amerika Serikat, negara yang menjunjung rasionalitas (sebelum Trump menjabat) sempat percaya dengan kemampuan supranatural dan membuat proyek Stargate. Proyek ini dibuat oleh CIA dengan tujuan mengembangkan “remote viewing” atau penglihatan jarak jauh. Agen rahasia dibekali dengan kemampuan supranatural bisa jadi senjata melawan Soviet yang ampuh.

Hasilnya? Gagal total. Proyek ini dibatalkan dan dianggap tidak berguna.

Keraguan-keraguan ini akan selalu muncul. Pada titik yang ekstrem, akan membuat para indigo akan dihakimi sebagai orang-orang ndobos yang memanfaatkan ketakutan dari ketidaktahuan manusia. Saya sih tidak berharap demikian. Namun jika suatu saat kalian gerah, kalian dan hanya kalian, para indigo yang bisa membuktikannya.

“Extraordinary claims require extraordinary evidence.”

Iklan

BACA JUGA Negara Boleh Goblok, Kita Jangan dan artikel menarik lainnya dari Rizky Prasetya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2020 oleh

Tags: amerika serikatindigoRoy Kiyoshistargatesupranatural
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

2 Maret 2026
Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Pemuda Jogja bisa kerja dengan gaji senilai perusahaan Amerika Serikat. MOJOK.COA

Pertama Kali Dapat Kerja di Jogja sambil Kuliah, Kaget Bisa Dapat Cuan Senilai Perusahaan Besar di Amerika Serikat

20 Juni 2025
Puasa Ramadan di Amerika Serikat. MOJOK.CO

Mahasiswa Asal Papua Cerita Beratnya Jalani Puasa 16 Jam di Amerika Serikat sebagai Minoritas

1 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow living, Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Tanpa Punya Rumah di Desa Tetap Bisa Slow Living Asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

12 Agustus 2026
Unpad: riset kampus bukan sekadar untuk lulus. MOJOK.CO

Sarjana di Indonesia Banyak tapi Riset Ilmiahnya Nggak Guna

13 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
El Nino.MOJOK.CO

Ancaman El Nino Kuat Intai Indonesia, Waspada Kekeringan Ekstrem dan Kebakaran Hutan

11 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.