Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Incantation: Found Footage Horor dengan Sensasi Merinding yang Tidak Biasa

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
12 Juli 2022
A A
Incantation: Found Footage Horor dengan Sensasi Merinding yang Tidak Biasa

Incantation: Found Footage Horor dengan Sensasi Merinding yang Tidak Biasa (Akun Instagram @incantationfilm)

Share on FacebookShare on Twitter

Incantation, found footage terbaru yang bakal bikin Anda takut sampe terkencing-kencing

Di semesta film horor, entah kebetulan atau tidak, found footage masih menjadi salah satu cara terbaik dalam mengemas keseluruhan cerita, apa pun tema horor yang diusung. Sejauh ini, dari mana pun asal filmnya, output yang dihasilkan selalu berhasil membikin para penontonnya deg-degan, ngeri sendiri, nggak jarang sampai terkaget-kaget. Sebut saja REC dan Paranormal Activity yang sempat bikin heboh pada masanya. Di Asia sendiri, ada Noroi (The Cursed) yang masih menjadi perbincangan hingga saat ini. Bahkan di Indonesia, menurut saya, punya found footage terbaik sejauh ini, yakni, Keramat.

ADVERTISEMENT

FYI, barangkali di antara kalian ada yang belum familier, found footage adalah teknik pembuatan film yang dikemas layaknya film dokumenter dan dibuat seakan-akan seperti kisah nyata—boleh jadi beberapa di antaranya adalah memang kisah nyata.

Adalah Incantation, found footage horor teranyar yang sampai dengan saat ini, di Twitter saja, masih menjadi trending topic karena filmnya sangat-sangat-sangat menarik dan apik. Incantation tayang di Netflix sejak 8 Juli 2022. Jujur saja, awal mula poster Incantation muncul di Netflix, saya sempat merasa sangsi film ini akan menarik dan luput dari sorotan pencinta genre horor. Realitasnya, setelah saya menonton filmnya secara utuh, dugaan saya keliru. Bahkan, nyaris benar pun tidak.

Incantation, tidak bisa tidak, layak disejajarkan dengan found footage terbaik lainnya. Lantas, apa yang membuat Incantation sangat menarik sebagai film horor, layak untuk ditonton, sekaligus sangat relate dengan kebanyakan para penonton?

Pertama, di Indonesia, film bergenre horor sudah menjadi komoditas yang laris-manis sejak lama. Apalagi jika kengeriannya meledak-ledak. Secara sederhana, Incantation menceritakan tentang kutukan, karma, dan/atau mantra jahat, yang harus diterima oleh Li Ronan (tokoh pemeran utama), karena melanggar pantangan saat berkunjung ke suatu desa. Konyolnya, hal ini dilakukan hanya untuk kebutuhan konten semata. Sesuatu yang cukup relate dengan cerita horor sekaligus kebanyakan orang yang kebelet viral dan haus akan konten, bukan?

Kedua, Li Ronan dan teman-temannya adalah representasi dari sekelompok orang yang, hanya karena penasaran, segala pantangan di lingkungan setempat yang baru saja dikunjungi, diterabas begitu saja tanpa pikir panjang akan konsekuensi yang diterima. Parahnya, norma setempat juga diabaikan. Secara tidak disadari, hal ini yang membikin karakter Ronan berpotensi nirsimpati dari para penonton. Sederhananya, sih, “Lah, dia sendiri yang awalnya membikin perkara. Jelas aja harus dia juga yang menyelesaikan.”

Baca Juga:

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

Kendati demikian, alur cerita Incantation terbilang sederhana. Dalam beberapa adegan, Incantation memang terkesan sedikit njlimet karena alur maju-mundurnya. Namun, film ini masih dapat dicerna karena inti cerita yang mudah dipahami. Saran saya, jika kalian berkomitmen menonton film ini dan penasaran akan sensasi horornya, nggak boleh lengah. Bengong sedikit saja, akan ada banyak hal-hal kecil yang terlewati.

Hal yang patut diacungi jempol dari Incantation adalah, minim suara yang mengganggu. Pada umumnya, salah satu jurus yang wajib dimiliki oleh banyak film horor ialah suara bising yang membikin penontonnya kaget. Sialnya, di waktu bersamaan, penonton malah kaget dengan bising efek suaranya. Bukan adegannya. Hal ini tidak akan kalian temukan pada Incantation. Adegan horor dan sensasi ngeri-ngeri sedap yang dirasakan, murni karena adegan dan pengambilan gambar yang di luar dugaan. Sebetulnya sederhana, tapi ngena. Relate dengan kejadian mistis sehari-hari.

Dengan durasi sekitar 1 jam 51 menit, alur cerita Incantation terbilang cukup padat. Nggak bertele-tele. Setiap adegan demi adegan, akan membawa petunjuk kepada adegan lainnya. Boleh jadi, hal ini bisa menjadi sesuatu yang positif atau keunggulan tersendiri pada film Incantation. Namun, di sisi lain, alur ceritanya secara perlahan malah mudah ditebak karena petunjuk satu dan lainnya saling bermunculan. Padahal, suka atau tidak, film horor akan membikin penontonnya larut dalam sensasi ngeri, kalau ceritanya sedikit sulit ditebak atau mengandung paling tidak plot twist.

Mau bagaimana pun, segala ritual, adegan, termasuk incantation (mantra) yang diciptakan oleh Kevin Ko, sang sutradara, cukup epik, menarik, dan membikin bulu kuduk bergidik, sih. Dalam hal ini, Kevin Ko berhasil mengadaptasi kisah nyata menjadi sangat dekat dengan penonton. Betul-betul perpaduan antara found footage, alur cerita, dan adegan ngeri-ngeri sedap yang mumpuni.

Sumber gambar: Akun Instagram @incantationfilm

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Rekomendasi Film Horor Fantasi yang Bikin Kepala Cenut-cenut

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2022 oleh

Tags: Found FootageHororincantationnetflix
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

3 Alasan Alchemy of Souls Part 2 Lebih Bagus daripada Part 1 Terminal Mojok

3 Alasan Alchemy of Souls Part 2 Lebih Bagus daripada Part 1

24 Desember 2022
Wibu di Indonesia yang Terlalu Nyaman Nonton Anime Bajakan kissanime jepang terminal mojok.co

4 Film Spanyol di Netflix yang Seru untuk Ditonton

4 Agustus 2020
Sumber gambar: YouTube Nation of Anime

Moriarty The Patriot: Meraih Dunia Ideal dengan Eksekusi Kejahatan yang Brutal

10 September 2021
How To Make Millions Before Grandma Dies Bukan Lomba Nangis (Unsplash)

Film “How To Make Millions Before Grandma Dies” Bukan Ajang Siapa yang Nangisnya Paling Kejer!

26 Mei 2024

Maid: Kisah Ibu Tunggal Korban KDRT yang Tunjukkan Manusia Bisa Sehoror Itu

15 Oktober 2021
Sudah Saatnya Netflix Berhenti Merilis Semua Episode Sekaligus Terminal Mojok

Sudah Saatnya Netflix Berhenti Merilis Semua Episode Sekaligus

3 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.