Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Iklan yang Dulu Diabaikan Kini Dinantikan

Andrian Eksa oleh Andrian Eksa
11 Juni 2019
A A
iklan

iklan

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak jarang—ketika sedang asyik-asyiknya menikmati video di YouTube atau menonton sinetron di televisi, iklan muncul seperti orang ketiga. Kehadirannya memisahkan kita dengan tontonannya. Perasaan geram, muntab, mbadheg, dan pengen misuh memenuhi dada kita—sesak rasanya. Iya to?

Selama ini kita masih seperti abai dengan kehadiran iklan. Pengennya skip, skip, dan skip. Padahal iklanlah yang menyokong sebagian besar biaya produksi tontonan kita. Kalau tidak ada iklan, emang kita mau bayar? Enggak juga, kan? Jadi, saya rasa tidak perlulah kita sampai misuh-misuh seperti itu. Anggap saja kehadiran iklan sebagai cerita lain dari tontonan kita. ehehe~

ADVERTISEMENT

Iklan hadir untuk memperkenalkan dan menawarkan sebuah produk. Iklan menjadi penting karena memegang peran untuk menjaga citra produk yang ditawarkan. Tim kreatif di balik sebuah iklan, saya yakin sampai jungkir balik menggagas idenya. Satu sama lain—saling berlomba untuk lebih kreatif agar produknya tetap unggul.

Saking kreatifnya tim penggagas pariwara, seringkali hasilnya di luar dugaan. Kamu bisa simak bagaimana iklan rokok yang tidak boleh menunjukkan produknya, tapi tetap bisa memikat. Tim kreatif harus benar-benar menyiasatinya sebisa mungkin. Membawa citra-citra yang tetap mendudukkan produknya pada posisi yang unggul dan punya nilai tawar.

Selain itu, produk-produk yang serupa seringkali harus saling unggul-mengungguli. Kamu pasti masih ingat iklan Bintang Toedjoe Masuk Angin dengan teks, minum jamu masuk angin kok mesti pintar? Tidak lain, pariwara tersebut adalah balasan untuk iklan Tolak Angin yang hadir lebih dulu dengan tagline—kalau masuk angin, orang pintar minum tolak angin.

Saya sendiri termasuk orang yang suka memperhatikan pariwara. Entah mengapa saya begitu tertarik dengan iklan. Kegemaran ini sudah saya tekuni sejak Sekolah Dasar. Bahkan, dulu saya hafal adegan sampai dialog-dialognya untuk beberapa iklan. Rasanya membahagiakan bisa menirukan iklan di televisi (dulu belum kenal YouTube).

Dari kegemaran tersebut, sesekali kata-kata yang keluar dari mulut saya adalah kata-kata dalam pariwara. Lalu dengan gampangnya teman-teman saya akan nyeletuk, “Dasar korban iklan!” Loh, memangnya kenapa? Tidak ada yang salah dengan iklan. Begitupun dengan korbannya. Lagipula, tujuan akhir dari iklan kan memang menanamkan diri dalam pikiran korban. Yang artinya bisa berhasil dong~

Menariknya, hari ini pariwara dalam format video tampil lebih kece loh. Orang-orang sih nyebutnya web series. Kamu bisa menikmatinya seperti menonton film pendek bersambung. Sebut saja, series iklan Tropicana Slim yang berjudul Sore dan Janji; bisa juga dinikmati jenis seriesnya Toyota Indonesia yang berjudul ‘Mengakhiri Cinta Dalam 3 Episode’ dan ‘Transit’ dari Ramadan Berbagi-nya Unilever.

Baca Juga:

Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

Tulungagung, Kota yang Siap Bersaing dan Menggeser Kudus sebagai Pemilik Takhta Kota Kretek

Ketiga contoh di atas merupakan pariwara yang menurut saya berbobot. Karena di samping memperkenalkan produk, tim kreatif menyuguhkan satu tontonan yang menyenangkan. Saya sih berkeyakinan, kalau format pariwara seperti ini, tidak akan di-skip. Durasi per episode saja sampai sepuluh menitan. Sudah berasa seperti film pendek, kan?

Web series adalah terobosan dalam bidang . Format ini membuat pariwara tidak lagi diabaikan, tapi dinantikan. Setiap minggunya, episode demi episode akan dinikmati oleh masyarakat. Meskipun dalam gagasannya, web series tidak meninggalkan cerita utama yang diusungnya.

Produk yang ditawarkan biasanya menjadi satu solusi akhir sebuah masalah atau menjadi property utama dalam setiap adegan. Misalkan dalam series Sore dan Janji, Tropicana Slim menjadi solusi untuk tetap hidup sehat dengan rasa manis. Sedangkan untuk Mengakhiri Cinta dalam 3 Episode, produk Toyota Indonesia digunakan tokoh utama (Satrio) dalam setiap mobilitasnya. Begitupun dengan Transit yang menggunakan produk-produk Unilever sebagai property adegan-adegannya.

Perlu ditandai bahwa web series ini berbeda dengan selipan pariwara dalam sinetron dan FTV kita hari ini. Jelikah kamu melihat tiba-tiba di sebuah jalan pedesaan terpampang baliho besar dengan tampilan iklan produk tertentu? Baliho yang disangga tiang besar dan terkadang malah format iklannya video.

Sudah wagu seperti itu, editannya tidak smooth lagi. Kehadirannya begitu mencolok dan tidak menyatu dengan latar. Sampai kapan sinetron dan FTV kita akan begitu-begitu saja? Apa ya sampai ibu-ibu kita bosan teriak, “Itu loh di belakangmu. Awas! Lari!” ketika melihat adegan penjahat hendak memukul korban dari belakang, sementara si korban cuma diam kebingungan dalam kamera zoom in? Berdoalah~

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2022 oleh

Tags: IklanRokokTim Kreatif
Andrian Eksa

Andrian Eksa

Kelahiran Boyolali, 15 Desember. Saat ini menjadi seorang guru Bahasa Indonesia yang memilih tidak hanya sekadar mengajarkan kata, tapi juga merawatnya. Menyukai isu-isu terdekat di sekitarnya.

ArtikelTerkait

Keberadaan Warung Madura Adalah Salah Satu Alasan Ramainya Sebuah Kafe

Keberadaan Warung Madura Adalah Salah Satu Alasan Ramainya Sebuah Kafe

23 Februari 2023
Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

12 Oktober 2025
Sumber gambar TVC DjarumBlack YouTube

Merindukan Djarum Black Tea, Rokok Enak yang Kini Sudah Tiada

9 September 2021
Gudang Garam Patra Adalah Rokok Kretek Non Filter Terenak dan Nggak Bikin Minder terminal mojok.co

Tidak Merokok dan Tidak Minum Kopi Bukanlah Aib

25 Oktober 2020
jenis tembakau tingwe papir mojok.co

3 Rekomendasi Jenis Tembakau untuk Penganut Tingwe

8 Juli 2020
Merebaknya Rokok Rasa Teh Manis, Bukti FOMO Juga Menjangkiti Industri Rokok

Merebaknya Rokok Rasa Teh Manis, Bukti FOMO Juga Menjangkiti Industri Rokok

16 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri Terminal

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

24 Juni 2026
Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini  Terminal

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

29 Juni 2026
4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

26 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026
Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera Mojok.co

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

28 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.