Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Iklan Platform Investasi Itu Jualan Mudahnya Menggunakan Platform, Bukan Mudahnya Berinvestasi

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
13 Februari 2021
A A
investor kaya hanya modal rebahan trading forex platform investasi dunia saham tips investasi binomo trading trader forex saham mojok

tips investasi binomo trading trader saham mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Investasi makin banyak saja peminatnya. Banyaknya peminat investasi juga diimbangi dengan platform investasi yang belakangan ini marak muncul. Bukan hanya platform lokal saja, platform asing pun juga turut hadir meramaikan.

Dari banyaknya platform yang muncul, iklan mengenai platform investasi juga sudah pasti semakin banyak. Penyedia platform berlomba-lomba untuk mendapatkan pengguna, khususnya pengguna milenial. Maka dari itu, platform investasi banyak yang melakukan iklan pada media digital.

Iklan platform  yang paling saya ingat adalah iklan tokoh fiksi bernama Budi Setiawan, yang mengaku dapat menghasilkan USD1000 dalam sehari. Siapa sih, yang tidak tergoda dengan penghasilan sebesar itu dalam sehari? Platform investasi tersebut seolah-olah menyediakan jalan pintas untuk membuat setiap orang bisa menjadi kaya mendadak. Padahal nyatanya jauh dari itu. Belakangan komentator sepak bola idola anak-anak juga pernah mempromosikan aplikasi tersebut. Padahal platform tersebut dan sejenisnya itu cukup berbahaya. Selain karena model investasinya sendiri yang berbahaya, juga belum pasti legalitasnya.

Oke, mari tinggalkan platform investasi tidak jelas, dan mari bahas platform yang legal digunakan, juga dengan model investasi yang lebih aman.

Belakangan juga ada platform yang memiliki spesialisasi dalam reksadana. Iklan platform tersebut juga bolak-balik menemui saya ketika ingin menonton YouTube. Iklannya pun tidak jauh beda dengan platform lainnya, hanya menunjukan kemudahan berinvestasi pada platform investasi tersebut. Bintang iklannya, yang seorang podcaster berkata “Investasi itu mudah.”

Padahal yang mudah itu adalah menggunakan platform investasi, sedangkan kegiatan investasinya sendiri butuh ilmu, yang mungkin cukup lama juga untuk dipelajari. Bahkan reksadana yang katanya mudah dan cocok untuk milenial itu nyatanya tidak sesederhana yang dipikirkan, kok.

Begini, pada awal memulai investasi reksadana, investor akan mendapatkan pilihan untuk menaruh uang pada Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, atau Reksadana Saham. Dari sini saja, sudah ada tantangan tersendiri untuk mengetahui lebih dalam jenis-jenis reksadana tersebut. Selain perbedaannya, tentu resikonya juga harus dipahami dengan betul.

Oke, anggaplah investor sudah mengetahui jenis-jenis reksadana. Maka, selanjutnya ada tahapan memilih manajer investasi. Lah, apa itu manajer investasi, bagaimana cara memilih manajer investasi, apa yang terjadi kalau manajer investasinya bubar? Nah, ini membutuhkan waktu tersendiri lagi untuk mengetahuinya. Gimana, tidak sesederhana itu, kan?

Baca Juga:

Belajar Trading Saham agar Cepat Kaya seperti Timothy Ronald, Malah Berujung Rungkad

5 Kelemahan Reksadana yang Perlu Diperhatikan Investor Pemula Agar Tidak Kaget

Ini baru reksadana, belum lagi instrumen investasi lainnya yang jauh lebih rumit. Sebut saja investasi jual beli saham. Perihal seperti melihat tren pasar, saham apa yang memiliki prospek bagus, edukasi jangan menggunakan uang panas, dan detail lainnya tidak diajarkan oleh penyedia platform.

Masih ada investor pemula yang terjebak hanya mengikuti kata orang, juga kata influencer, tanpa pengetahuan tentang saham. Tentu saja ini berbahaya, mengingat uang yang dikeluarkan adalah uang investor itu sendiri, jika rugi tidak ada yang bisa dimintai pertanggungjawaban. Jangan sampai yang awalnya ingin berinvestasi, malah menjadi berspekulasi seperti para petaruh.

Maka dari itu, setidaknya penyedia platform juga sebaiknya memberikan iklan edukasi tentang investasi itu sendiri. Bukan hanya beriklan tentang mudahnya menggunakan platform investasi.

Sebagai penyedia platform, sudah sewajarnya jangan membiarkan para penggunanya melakukan investasi dengan cara yang keliru. Jangan, mentang-mentang udah menggunakan platform tersebut, terus malah dibiarkan begitu saja, edukasi dikit lah.

Beberapa platform investasi juga sudah ada sebenarnya yang memberikan edukasi terkait kegitan investasi itu sendiri. Seperti platform reksadana yang saya singgung sebelumnya, ternyata platform tersebut pernah menggunakan Raditya Dika untuk mengedukasi. Raditya Dika dalam video-nya bukan cuma menjabarkan kemudahan menggunakan platform tersebut, tapi juga mengedukasi tentang kegiatan investasi reksadana itu sendiri.

Toh, jika nantinya orang pada mengerti akan investasi dengan cara yang benar—dalam instrumen apapun—berbagai platform investasi juga yang akan diuntungkan. Orang pada paham bedanya investasi beneran, dengan investasi bodong. Selebgram yang selama ini mempromosikan investasi abal-abal, juga bisa segera bertobat.

Pada akhirnya, investasi dengan instrumen apa pun, ya tidak mudah-mudah banget. Bahkan emas—banyak yang menyebut emas adalah barang investasi, banyak juga yang berbeda pendapat—yang memiliki mitos investasi paling mudah pun, perlu strategi khusus. Seperti mencari waktu untuk membeli, menentukan waktu untuk menjual, juga masalah penyimpanan. Maka dari itu, video tentang pembelajaran dari platform investasi sebaiknya diperbanyak, iklan tentang mudahnya menggunakan platform sudah cukup, lah.

BACA JUGA 5 Hal yang Harus Diingat Saat Terjun ke Dunia Saham dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2021 oleh

Tags: platform investasireksadanasaham
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan

3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan

16 Agustus 2024
investor kaya hanya modal rebahan trading forex platform investasi dunia saham tips investasi binomo trading trader forex saham mojok

Tips Trading Forex biar Nggak Kena Tipu-tipu

15 Februari 2021
Investor trader pasar modal mojok

Hari Libur Adalah Hari yang Paling Dibenci oleh Investor

3 Januari 2021
5 Kelemahan Reksadana yang Perlu Diperhatikan Investor Pemula Agar Tidak Kaget Mojok.co

5 Kelemahan Reksadana yang Perlu Diperhatikan Investor Pemula Agar Tidak Kaget

18 Agustus 2024
Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

31 Januari 2021
reksadana bibit mojok

Bibit, Aplikasi Reksadana Terbaik bagi Pemula

18 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora
  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.