Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Saya Malu dengan Slogan I Love Karawang yang Tidak Representatif, Tidak Cinta Bahasa Daerah, dan Miskin Ide

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
26 Juni 2024
A A
Slogan I Love Karawang Wujud Miskin Ide Pemda Karawang (Unsplash)

Slogan I Love Karawang Wujud Miskin Ide Pemda Karawang (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Slogan yang pesannya mengambang 

Apa maksud yang dicintainya? Apakah geografisnya, budayanya, pertaniannya, atau industrinya? Dan coba para pejabat daerah mikir, kalau orang luar daerah melihat slogan itu apa yang bakal mereka tangkap dari pesan I Love Karawang?

Ini sangat tidak merepresentasikan daerah dan terlihat miskin ide. Padahal kita tahu sendiri fungsi slogan adalah untuk mendidik masyarakat, memacu motivasi, dan semangat, mempengaruhi seseorang untuk tidak atau melakukan sesuatu.

ADVERTISEMENT

Malah kelihatan nggak cinta bahasa daerah

Selain itu, penggunaan Bahasa inggris menjadi slogan pemerintah juga rasanya kurang pas. Pemerintah sendiri menyuruh untuk melestarikan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah, tetapi tidak memberikan teladan yang baik. Apa tidak bisa menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Sunda ketika membuat slogan? Malah bikin slogan I Love Karawang.

Padahal, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, dalam dokumen bertajuk “Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020”, sekitar 30% warga Jabar sudah tidak menggunakan lagi bahasa daerah, terutama Bahasa Sunda.

Data ini seharusnya sebagai kartu kuning untuk kita semua dan juga pemerintah. Kalau dibiarkan terus begini bukan tidak mungkin dalam beberapa puluh tahun ke depan, Bahasa Sunda akan hilang dari muka bumi. Malah bikinnya slogan I Love Karawang.

Melansir detikjabar.com, faktor tergerusnya Bahasa Sunda adalah rasa minder karena menganggap bahasa asing lebih keren. Saya tidak anti dengan bahasa asing. Malahan saya mendukung untuk mempelajarinya karena memberi banyak manfaat.

Tetapi, meskipun begitu, kita tidak boleh juga meninggalkan bahasa daerah. Kalau sudah hilang, ibarat kita kehilangan jati diri. Jadi tidak jelas kita ini siapa.

Pesan terakhir untuk Pemda soal slogan I Love Karawang agar lebih kreatif lagi. Jangan asal buat dan menganggap remeh soal slogan. Meskipun hanya berupa kata atau kalimat yang singkat, tetapi kalau benar penggunaannya, sangat berdampak kepada masyarakat.

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

Penulis: Diaz Robigo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2024 oleh

Tags: I Love KarawangJawa BaratKarawangslogan I Love Karawang
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Pilkada Jawa Barat Lebih Mirip Panggung Hiburan daripada Panggung Politik

Pilkada Jawa Barat Lebih Mirip Panggung Hiburan daripada Panggung Politik

9 September 2024
Hindari 3 Destinasi Wisata di Sukabumi Ini saat Libur Nataru (Unsplash)

3 Destinasi Wisata di Sukabumi yang Sebaiknya Dihindari Wisatawan saat Libur Nataru

25 Desember 2024
Pedoman Etika bagi Perantau Pemula di Tanah Sunda Terminal Mojok

Pedoman Bersikap Ramah sebagai Perantau Pemula di Tanah Sunda

20 Desember 2022
4 Rekomendasi Tempat Makan di Gang Kober Depok Terminal Mojok

4 Rekomendasi Tempat Makan buat Anak Kos di Gang Kober Depok

27 September 2022
Karawang Ada di Peringkat 4 dari Bawah Soal Kemajuan Daerah di Jawa Barat: Sebuah Penghinaan!

Karawang Ada di Peringkat 4 dari Bawah Soal Kemajuan Daerah di Jawa Barat: Sebuah Penghinaan!

28 Mei 2025
Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Jadi Cagub (Unsplash)

4 Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Menjadi Calon Gubernur

8 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026
4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026
Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja Mojok.co

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

21 Juli 2026
Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.