Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Hei Kalian yang Link di Bio Medsos Kalau Dibuka Isinya Kosong: Tolong Sadar Diri!

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
26 Juni 2019
A A
link di bio

link di bio

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pada akhirnya menyerah untuk tidak mencoba sambat dengan hal ini. Suatu hal yang membuat saya kadang gemas sendiri dan ingin nonton sidang MK tapi tidak tertawa. Di era media sosial seolah menjadi dunia virtual yang wajib dihuni saat ini. Banyak orang, baik tua hingga muda memanfaatkan berbagai macam fitur yang disuguhkan oleh berbagai macam media sosial saat ini. Entah itu Facebook, Twitter hingga Instagram.

Fitur-fitur media sosial ini tentu dibuat untuk mempermudah manusia baik dalam berkomunikasi hingga mencari hiburan yang mudah dijangkau. Namun menurut saya ada satu fitur di sosial media yang membuat saya sering ngedumel dalam hati dan penasaran. Fitur tersebut adalah fitur  link di bio medsos. Facebook, Twitter hingga Instagram sepakat menyuguhkan fitur ini. Fungsi fitur link di bio sendiri membuat penggunanya bisa membagikan tautan yang langsung tertaut ke internet dan tidak perlu susah-suah membuka Google dan kawan-kawan. Dan biasanya fitur link di bio ini berisi link blog pribadi hingga yang berkaitan dengan si empunya akun.

Tapi fitur link di bio ini kadang tidak dimanfaatkan dengan baik dan bijak. Bahkan terkesan sok pamer hingga nggak penting aja.

Hal tersebut sudah sangat sering saya saksikan. Baik itu di Twitter atau Instagram, saya selalu menemukan akun-akun yang  di bionya bercokol sebuah link. Saya akan sangat senang jika di link bio itu terisi dan ketika saya mengkliknya muncul tulisan-tulisan si empunya akun. Saya akan dengan senang  hati membaca isi artikel yang disuguhkan oleh link yang ada di bio tersebut. Namun  yang membuat saya jengkel. Sering saya temui orang-orang yang hanya memajang link di bio untuk sebuah keindahan tanpa makna. Hanya buat pamer, hanya untuk memperlihatkan sisi intelektualitas akun medsosnya. Suatu ketika saya pernah membuka link semisal nama blognya senjakopidanmanuisa.wordpress.com dan ketika saya klik link-nya tidak ada yang bisa saya temui di dalamnya. Tidak ada tulisan atau video, hanya omong kosong link yang dibuat tanpa tujan. Hal seperti itu tidak satu atau dua kali saya temui, tapi berkali-kali. Akun medsos teman saya hingga temannya teman saya hingga seterusnya.

Jika memang tidak ingin nge-blog ataupun sok-sokan ingin punya link di bio, sebaiknya hilangkan saja link di bio yang tidak berguna tersebut. Sumpah itu menurut saya seperti jebakan yang pada awalnya membuat orang tergiur dan ketika mengetahui isinya hanya sampah, niatan unfollow sepertinya mulai bergejolak.

Saya sangat mengapresiasi orang-orang yang memiliki link di bio medsos mereka yang tentu saja ada isinya atau dengan isi yang benar-benar tentang dirinya. Memang hal seperti ini tidak banyak orang menyadari, namun bagi orang seperti saya  yang lumayan cukup suka membaca, kadang ketika membuka link blog di bio dan ketika mengklik lalu isinya kosong, seperti ada rasa kecewa yang dalam. Buat apa blog kosong di pajang, gak guna cuk!

Hadeh, ya begitulah kadang manusia, media sosial sering menjadi topeng yang ampuh untuk memoles diri ini dengan berbagai rupa. Mereka yang sok bijak bisa memanfaatkan media sosial dengan menyombongkan kebijaksanaannya. Mereka yang sok nasionalis bisa menunjukkan rasa nasionalismenya dengan menggebu, yang jika disuruh upacara 17 Agustus mungkin malasnya minta ampun.

Tapi pada akhirnya saya tidak bisa memaksakan kehendak saya. Yang di atas itu hanya sambat saya. Saya paham bahwa dengan hadirnya media sosial, saya tentu tidak bisa mengintervensi kehendak si pemilik akun medsos. Walau pun tidak merugikan, tapi saya harap kalian yang sok-sok an menyertakan link di bio tapi isinya kosong atau isinya aneh-aneh. Saya harap kalian sadar bahwa ada orang yang terganggu dengan hal tersebut.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Walaupun kalian menganggap ini tidak penting, tapi ya setidaknya rasa dongkol saya dengan orang-orang yang link di bionya tidak ada isinya tersampaikan. Saya juga paham bahwa media sosial itu adalah kebebasan. Seperti di dunia nyata yang dimana kadang HAM bisa dipreteli. Ya berarti hak asasi bermedia sosial tentu juga akan lebih mudah diputar sana-sini.

Ingat kaum link di bio yang di klik tidak ada isi, tolong sadar diri!

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2022 oleh

Tags: bio medsoshoakslinkMedia SosialSidang MK
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

twitter

Twitter adalah Rumah dari Media Sosial

22 Juni 2019
Jangan Biarkan Pengguna Quora Makin Banyak dan Ramai, Nanti Toksik terminal mojok.co

Seberapa Nyinyir Kamu di Media Sosial?

11 Desember 2019
Nasi Minyak, Makanan Enak tapi Jahat Terminal Mojok

Nasi Minyak, Makanan Enak tapi Jahat

20 Januari 2023
eskapisme

Eskapisme Media Sosial Membumbui Penyimpangan Era Digital

28 Juli 2019
Orang yang Mematikan Centang Biru WhatsApp Pasti Punya Alasan terminal mojok.co

Orang yang Mematikan Centang Biru WhatsApp Pasti Punya Alasan

16 November 2020
Living in a Bubble: Ketika Media Sosial Digunakan Penguasa untuk Membungkam Demokrasi

Living in a Bubble: Ketika Media Sosial Digunakan Penguasa untuk Membungkam Demokrasi

18 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

14 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.