Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Hari Gini kok Masih Ada yang Debat Israel Benar atau Salah, Apakah Fetish-mu Adalah Terlihat Goblok?

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 Oktober 2024
A A
Hari Gini kok Masih Ada yang Debat Israel Benar atau Salah, Apakah Fetish-mu Adalah Terlihat Goblok?

Hari Gini kok Masih Ada yang Debat Israel Benar atau Salah, Apakah Fetish-mu Adalah Terlihat Goblok?

Share on FacebookShare on Twitter

Sudahlah, tak ada alasan sama sekali untuk membela Israel sekarang.

Setahun lalu, orang-orang masih bisa berdebat apakah yang dilakukan Israel pada palestina masih bisa diterima. Sekarang, saya kira tak bisa lagi dibenarkan. Negara biadab bin asu tersebut baiknya memang dihujani makian dan semoga saja, rudal.

Tapi saya masih bisa menemukan sedikit Yahudi pesek yang melontarkan pendapat edgy, seakan-akan mereka paham betul apa itu perang, seakan-akan mereka adalah orang-orang yang tahu betul politik dunia. Sekalipun iya, saya kira tak ada gunanya berbusa-busa melemparkan justifikasi mengingat sudah begitu banyak nyawa tak berdosa harus melayang karena kebiadaban satu negara.

Tulisan ini mungkin akan tak banyak dibaca, dan mungkin akan tak muncul karena banyak platform media sosial yang entah kenapa selalu menutupi konten Israel. Tapi, sebagai manusia, saya wajib menulis ini. Karena, kebiadaban wajib dikutuk dan kemanusiaan wajib diperjuangkan.

Nggak ada pilihan lain?

Beberapa waktu lalu, di kelas menulis yang saya ampu, ada satu pertanyaan yang lumayan memantik perdebatan: bisakah kita mendukung Israel?

Saya dan mentor lain sepakat bahwa kalian bisa-bisa saja mendukung Israel. Toh, pendapat boleh berbeda, stance terhadap isu memang wajar kalau berbeda. Tapi, saya memberi catatan yang penting.

Kalian bisa saja mendukung negara biadab tersebut, tapi, untuk apa?

Untuk apa kalian mendukung kekejaman yang ada? Untuk apa kalian mendukung negara yang jelas-jelas menyalahi banyak aturan yang ada? Apakah kalian memilih suatu pihak tanpa mengedepankan kemanusiaan?

Baca Juga:

Selain Minyak, Inilah Industri yang Berpotensi Anjlok Efek dari Perang Dunia Ketiga

Perang Iran Israel: Meledak di Langit, Imbasnya Dirasakan Warga Bantul yang Lagi Bingung Caranya Beli Gas 3 Kilo

Bagi saya, kemanusiaan adalah hal paling utama. Negara bisa saja berseteru, tapi mengirim rudal yang menghancurkan anak-anak, tentu bukan hal yang benar. Bagi saya, rudal bukanlah jawaban atas perseteruan. Elit yang gelut, rakyat yang kukut.

Saya menekankan berkali-kali, bahwa mendukung sesuatu yang salah itu memanglah pilihan, tapi tindakan yang nggak bisa dibilang tepat. Kau tak bisa berdiri di samping orang-orang yang mengebom negara semudah menjentikkan tangan.

Toh, klaim-klaim Israel nyatanya tai kuda semata. Sekarang, mereka menyerang Lebanon. Perang Dunia III terlihat tak lagi guyonan semata. Dan di sini, kita masih debat di Twitter perkara mana yang keliru, Israel atau Hamas.

Cuk, jancuk, kok yo enek wong-wong koyo koe.

Semoga Israel diserbu 90 miliar kecoa

Saya tentu saja tak bisa meyakinkan apa pun kepada orang tolol. Bagaimanapun, mereka dengan sadar mendukung negara biadab dengan alasan yang tak masuk akal. Siapa yang bisa menyadarkan? Nggak ada.

Tapi, saya ingin kalian, para pembaca untuk bertindak lebih waras. Logika yang sehat, tak akan mendukung tindakan biadab yang ada. Logika yang waras, akan mengutuk Israel, mendoakan negara tersebut diserang 90 miliar kecoa. Nurani yang bersih, akan mengutuk tiap langkah Netanyahu.

Lagian, kok ya ada gitu lho orang kok jadi groupiesnya Netanyahu. Ada gitu orang-orang yang merasa sigma kalau dukung pelaku genosida. Saking ngebetnya terlihat keren, sampai-sampai menggadaikan logika dan kewarasan hanya untuk terlihat edgy.

Semoga kalian, pendukung Israel, diserang wereng berjumlah 20 triliun dan dientup tomcat sampai melepuh.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pedoman Singkat Memahami Penjajahan Israel untuk Golongan Netral dan Pemuja Zionis Goblok Sok Edgy

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2024 oleh

Tags: israelPalestinaperang
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Obituari Aaron Bushnell: Dia Tidak Gugur, tapi Menjadi Pengingat yang Akan Mengutuk Israel hingga Hancur!

Obituari Aaron Bushnell: Dia Tidak Gugur, tapi Menjadi Pengingat yang Akan Mengutuk Israel hingga Hancur!

27 Februari 2024
This War of Mine

This War of Mine: Gim Perang Anti-Perang

29 November 2021
4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

Jika Semua Orang di Dunia Sibuk Bikin Skripsi, Dunia Pasti Akan Damai

13 Maret 2020
Selain Minyak, Inilah Industri yang Berpotensi Anjlok Efek dari Perang Dunia Ketiga

Selain Minyak, Inilah Industri yang Berpotensi Anjlok Efek dari Perang Dunia Ketiga

30 Juni 2025
Jika PNS Ikut Berperang, Ini yang Bakal Terjadi Terminal Mojok.co

Jika PNS Ikut Berperang, Ini yang Bakal Terjadi

10 Maret 2022
benjamin netanyahu palestina indonesia mojok

Bukan Palestina yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Pertama Kali, tetapi..

4 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.