Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
19 Januari 2026
A A
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Temanggung bisa jadi kurang dikenal luas. Meski begitu, kabupaten di Jawa Tengah ini cukup identik dengan kopi, tembakau, dan wisata alamnya yang selalu menarik hati. Di Temanggung, budaya dan kebiasaan warga setempat masih terjaga. Ada beberapa hal unik di sini yang nggak bisa kita jumpai di daerah lainnya.

Pemandangan jaran kepang di mana-mana

Kesenian yang paling terkenal dan identik dengan Temanggung adalah reog. Sering disebut jathilan atau kuda lumping. Hampir tiap bulan pasti ada hiburan lokal jathilan, entah untuk memperingati hari penting atau hanya untuk hiburan semata. Bahkan di sekolah-sekolah juga sering kali mengadakan jathilan bersama.

Maka nggak usah heran kalau sedang lewat Temanggung kita akan menemukan pemandangan orang-orang membawa jaran kepang di kendaraannya. Tentu pemandangan ini jarang ditemukan di daerah lain, kan? Hanya ada di Temanggung, lho. Bahkan kalau sedang turun hujan, orang-orang melapisi jaran kepang yang dibawanya dengan jas hujan.

Baca juga: Magelang dan Temanggung: Dua Kota yang Terjebak dalam Bayang-Bayang Jogja dan Semarang.

Bakso uleg Temanggung yang istimewa

Salah satu jajanan unik di Temanggung adalah bakso uleg. Mungkin bisa dibilang bakso satu ini hanya ada di sini.

Sekilas mendengar namanya, orang akan salah paham dan menganggap jika kuliner ini adalah bakso yang diuleg. Padahal bukan begitu, lho. Bakso uleg merujuk pada lombok yang diuleg langsung di mangkok kemudian disiram bakso dan kuahnya. Makanya namanya bakso uleg.

Satu hal yang bikin kuliner ini unik adalah disajikan dengan lontong. Tambah kenyang, deh.

Mitos perempuan yang nggak boleh makan ceker ayam di sini

Hal unik lainnya di Temanggung adalah mitos soal perempuan yang nggak boleh makan ceker ayam. Konon katanya kalau makan ceker ayam, nanti saat menikah riasan wajah jadi nggak mulus. Mungkin mitos ini muncul karena ceker adalah bagian ayam yang sering digunakan untuk berjalan dan mencakar-cakar tanah. Jadinya dikaitkan dengan kebersihan wajah pas menikah.

Baca Juga:

Alasan Posong Temanggung Cocok Dikunjungi Orang-orang yang Lelah Liburan ke Jogja

Wisata Purworejo Kurang Menggoda Dibanding Daerah Plat AA Lain, padahal Potensial

Padahal jika melansir dari Alodokter, ceker memiliki kandungan kolagen yang cukup banyak. Sehingga bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit, kesehatan tulang, menjaga kesehatan sendi, dan menjaga keseimbangan gula darah. Boleh dimakan asal diolah dengan bijak.

Baca juga: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Temanggung Adalah Kecamatan Ngadirejo, Bukan Kedu.

Musim jemur tembakau yang membuat wajah Temanggung menjadi indah

Terkenal sebagai daerah penghasil tembakau, tentunya pemandangan menjemur tembakau sering terlihat di Temanggung. Jika kalian ke sini saat musim tembakau, kalian bakal disuguhi pemandangan tembakau yang sedang dijemur. Di halaman rumah hingga lapangan tak luput dari tembakau. Bahkan aroma tembakau mendominasi udara di Temanggung.

Musim jemur tembakau ini menjadi unik dan sulit dijumpai di daerah lain. Soalnya tembakau yang sedang dijemur terlihat indah karena didominasi dengan warna cokelat.

Itulah beberapa hal yang hanya bisa kita jumpai di Temanggung dan sulit ditemukan di daerah lain. Keunikan-keunikan di atas menunjukkan bahwa warga daerah ini sangat mencintai budaya dan juga alam yang mereka miliki. Sudah sewajarnya kita belajar dari warga Temanggung.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Orang Temanggung Lebih Memilih Plesir ke Luar Kota.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2026 oleh

Tags: bakso ulegjaran kepangkabupaten temanggungKota Temanggungkota tembakaukuliner temanggungtemanggungTembakautembakau temanggung
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

4 Kegiatan Emak-emak di Jember yang Hanya Dilakukan ketika Musim Tembakau Tiba terminal mojok

4 Kegiatan Emak-emak di Jember yang Hanya Dilakukan ketika Musim Tembakau Tiba

17 Agustus 2021
Kedu, Kecamatan Paling Strategis di Kabupaten Temanggung dan Jadi Tempat Tinggal Terbaik

Kedu, Kecamatan Paling Strategis di Kabupaten Temanggung dan Jadi Tempat Tinggal Terbaik

8 Maret 2024
Temanggung dan Wonosobo, Taman Wisata buat Kaum Mageran (Unsplash)

Temanggung dan Wonosobo, Tempat Wisata Paling Ideal buat Pemalas dan Kaum Mageran

6 September 2023
rokok

Rokok Kapitalis VS Rokok Pergerakan: Analisis Satir Perbedaan Filosofi Tembakau

7 Juni 2019
Magelang dan Temanggung: Kota yang Terjebak dalam Bayang-Bayang Jogja dan Semarang

Magelang dan Temanggung: Dua Kota yang Terjebak dalam Bayang-Bayang Jogja dan Semarang

6 Maret 2025
Alun-Alun Temanggung Sekarang Seperti Kuburan di Tengah Kota (Unsplash)

Alun-Alun Temanggung Sekarang seperti Kuburan di Tengah Kota

8 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.