Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Habbatussauda pada Cairan Pencuci Piring Itu Buat Apa, Sih?

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
8 Oktober 2021
A A
habbatussauda pada pencuci piring

habbatussauda pada pencuci piring

Share on FacebookShare on Twitter

Sama seperti kita yang selalu berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi, suatu produk pun melakukan upaya adaptasi agar terus relevan. Salah satunya yaitu dengan melakukan inovasi. Indomie goreng, misalnya. Dulu, rasa Indomie itu, ya, cuma itu-itu saja. Sekarang? Coba saja di cek di etalase toko.

Namun, tidak semua inovasi dapat sukses dan diterima. Inovasi lain yang juga gagal menurut saya adalah adanya cairan pencuci piring dengan ekstrak habbatussauda. Asli. Saya bener-bener dibikin bingung dan nggak habis pikir karenanya. Sama bingungnya seperti ketika Sisca Kohl makan emas. Emas, Ngab, emas!

Balik soal habbatussauda pada cairan pencuci piring. Begini, loh. Kita, selama ini kenalnya habbatussauda itu, ya, sebagai bahan herbal dengan segudang manfaat. Dilansir dari alodokter.com, habbatussauda mengandung beragam nutrisi. Mulai dari protein, serat, zat besi, zinc, kalsium, fosfor, aneka vitamin, hingga berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid, thymoquinone, dan carvacrol. Berkat kandungannya yang emejing itu, habbatussauda diyakini mampu mengatasi masalah-masalah kesehatan, seperti: melawan infeksi bakteri, meringankan gejala asma, mengatasi kolesterol, dll. Cek saja di Google untuk info lebih lanjut.

Nah, saking banyaknya manfaat si jinten hitam ini, doi jadi banyak dicari di toko-toko yang menyediakan obat-obat herbal. Apalagi, mengonsumsi habbatussauda dinilai lebih minim risiko daripada obat-obat buatan pabrik. Tentu saja kalau dikonsumsi sesuai dengan ketentuan, loh, ya. Kalau asal-asalan, sekalipun itu herbal, ya, tetap saja. Wassalam.

Masalahnya sekarang adalah, itu ngapa habbatussauda ada di dalam cairan pencuci piring, Bambang??? Memangnya piring kotor itu punya riwayat asma? Punya kolesterol tinggi? Pencernaannya bermasalah sehingga si jinten hitam ini harus turun tangan? Nggak, kan?

Sepanjang saya melakoni ritual cuci piring, bahan yang selama ini populer dijadikan ekstrak dalam cairan pencuci piring adalah jeruk nipis. Nah, kalau ini, sih, cucok. Aroma jeruk nipis yang kuat dan segar mampu menetralisir bau yang ditinggalkan sisa-sisa makanan di piring kotor. Kesan kesat yang ditinggalkan juga membuat piring kotor bebas minyak, lemak dan dosa-dosa lain yang sering menempel di piring kotor. Jadi cocok-cocok saja dong kalau si jeruk nipis ini dijadikan bahan campuran pada cairan pencuci piring.

Lha, habbatussauda?

Maaf, ya, tapi mencuci menggunakan cairan pencuci piring yang mengandung habbatussauda benar-benar membuat proses mencuci jadi tidak bahagia. Padahal, mencuci piring bisa jadi salah satu pintu masuk ide-ide tulisan. Tapi, apa daya, aroma tajam yang keluar dari cairan pencuci piring varian habbatussauda ini terlalu menusuk hidung, hingga membuat kepala terasa pusing. Boro-boro ada ide masuk, bisa menyelesaikan proses mencuci piring saja sudah bersyukur sekali. Nggak tahan dengan baunya, Lur. Asli bikin kapok.

Baca Juga:

4 Sabun Mandi yang Baiknya Nggak Dibeli, Ada yang Wanginya Bikin Menderita hingga Overrated

5 Rekomendasi Sabun Mandi Paling Wangi dan Tahan Lama, dari yang Murah Meriah sampai yang Paling Mewah

Saya jadi curiga, jangan-jangan kemunculan habbatussauda sebagai bahan tambahan di cairan pencuci piring ini adalah bagian dari latah-latahan, seperti yang seringkali terjadi di negeri ini. Sedang booming kata “syar’i”, mendadak semua-muanya serba dilabeli kata “syar’i”. Bodo amat soal pantas atau tidak, yang penting ikut tren aja dulu. Jadi ketika banyak orang yang mulai beralih pada obat-obatan herbal, seketika cairan pencuci piring juga ikut-ikutan. Yaitu dengan cara memasukkan habbatussauda sebagai salah satu bahan pembuatnya. Hadehhh, please, deh. Baunya itu, loh!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2021 oleh

Tags: habbatussaudapencuci piringsabun
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Sabun Mandi yang Baiknya Nggak Dibeli, Ada yang Wanginya Bikin Menderita hingga Overrated

4 Sabun Mandi yang Baiknya Nggak Dibeli, Ada yang Wanginya Bikin Menderita hingga Overrated

22 Maret 2025
7 Benda Masa Lalu yang Baunya Khas Banget, Bikin Nostalgia Terminal Mojok

7 Benda Masa Lalu yang Baunya Khas Banget, Bikin Nostalgia!

24 Januari 2023
Cuci Motor: Aktivitas Paling Sia-sia yang Pernah Dilakukan Manusia terminal mojok.co

Jangan Asal Pakai Sabun untuk Mencuci Motor kalau Nggak Mau Bodi Motor Kusam

22 Oktober 2020
Mengenang Lifebuoy Clear Skin, Pionir Sabun Batang untuk Atasi Jerawat

Mengenang Lifebuoy Clear Skin, Pionir Sabun Batang untuk Atasi Jerawat

23 Juni 2023
Rekomendasi 4 Sabun Mandi Minimarket dengan Sensasi Dingin yang Bikin Gerah Pergi

Rekomendasi 4 Sabun Mandi Minimarket dengan Sensasi Dingin yang Bikin Gerah Pergi

2 Mei 2023
Sekte Meresahkan Berkat Kondangan: Berkat kok Isinya Sabun?

Sekte Meresahkan Berkat Kondangan: Berkat kok Isinya Sabun?

26 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.