Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
24 Januari 2026
A A
Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebumen, daerah yang letaknya di selatan Jawa Tengah yang pernah beberapa kali saya lewati dan kunjungi. Salah satu daya tarik kabupaten ini adalah wisata alam Goa Jatijajar yang terletak di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah. Fenomena geologi stalaktit, stalagmit, dan pilar kapur jadi pesona utama goa ini. Diorama legenda Raden Kamandaka dan empat sendang alami jadi daya pikat lainnya. 

Aksesnya yang mudah membuat Goa Jatijajar direkomendasikan ke wisatawan yang mampir ke Kebumen. Namun, bagi saya, Goa Jatijajar cukup dikunjungi sekali saja. Saat punya kesempatan mampir ke sana, saya merasa goa ini bukan destinasi wisata yang cocok untuk kunjungan kedua, ketiga, dan seterusnya karena beberapa alasan. 

#1 Informasinya menarik, tapi tidak dengan pengalaman ke guanya

Pertama, menurut saya, dengan seluruh keindahan yang ditawarkan, daya tarik Goa Jatijajar Kebumen itu lebih kepada sisi informatif. Bukan eksperimen yang bisa berkesan secara emosional. Pengunjung masuk, mendengarkan cerita, melihat diorama, lalu keluar. 

Semua itu membuat rasa penasaran pengunjung cepat selesai. Sebab, setelah semua informasi diterima, pikiran dan perasaan jadi nggak punya dorongan lagi untuk mengeksplorasi lebih jauh.

Apa yang dilihat dan dirasakan di sana terasa datar saja. Isi guanya ya cuma begitu saja. Kesan orang-orang cuma menjadi, “Sudah pernah ke sana, sudah tahu isinya.” Kesannya jelas berbeda dengan banyak objek wisata lain yang benar-benar dipikirkan konsep dan infrastruktur pendukungnya.

Itu mengapa goa ini jadi nggak menarik untuk dikunjungi lagi dan lagi.

Baca juga 4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali.

#2 Goa Jatijajar Kebumen membosankan

Kedua, lorong dan ruang di Goa Jatijajar itu statis sehingga terasa membosankan. Pemandangan di sana itu nggak ada yang khas sebenarnya. Dengan kata lain, banyak ditemui di objek wisata gua yang sudah diatur dan ditata rapi. Ketika masuk ke dalam dan melihat lorong-lorong, awalnya mungkin ada perasaan takjub muncul. Namun, lama-kelamaan ya sudah, biasa aja, membosankan. Semuanya terkesan repetitif.

Baca Juga:

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

Bahkan, lampu permanen yang sengaja di dalam gua jadi nggak menarik, terasa kaku sebagai objek visual dan foto, kurang fotogenik. Apalagi kalau ke sana terus fotonya pake HP murahan atau yang sensor cahaya di kameranya jelek. Ya wes, nggak ada indah-indahnya.

#3 Pengalaman visual yang kurang berkesan

Ketiga, pengalaman visual di Goa Jatijajar Kebumen itu nggak lama karena jalurnya pendek dan linear. Tambahan kolam air kecil di beberapa titik membuat pengunjung berhenti sejenak saja. Setelah mata menjelajah seluruh area gua, yang ada setelahnya rasa jenuh.

Ketika saya masuk ke gua ini, mulanya memang terasa masuk ke dimensi lain, tapi perasaan itu nggak bertahan lama. Alasannya karena gua ini memang nggak berkesan. Masuk ke dalamnya nggak memberikan rasa nyaman atau rasa antusias untuk mengeksplorasi dan berlama-lama.

Baca juga 7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal.

Baca halaman selanjutnya: #4 Kapok dengan jalur …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2026 oleh

Tags: goagoa jatijajarGoa jatijajar kebumenKebumenpilihan redaksiwisatawisata goawisata kebumen
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Hilangnya 9 Besi Penutup Got di Bangkalan Menegaskan kalau Orang Madura Memang Tak Layak Dibela

Hilangnya 9 Besi Penutup Got di Bangkalan Menegaskan kalau Orang Madura Memang Tak Layak Dibela

2 Agustus 2024
kerja negosiasi gaji gaji sule di awas ada sule mojok

Nyatanya, Banyak yang Mau Kerja 10 Juta, Gaji 3 Juta. Terpaksa, Bos!

18 September 2021
Rute LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

3 April 2024
Mencari Tahu Fantastisnya Beasiswa Mitsui Bussan, Beasiswanya Jerome Polin Terminal Mojok

Mencari Tahu Fantastisnya Beasiswa Mitsui Bussan, Beasiswanya Jerome Polin

23 April 2022
Bintang di Surga: Semakin Mewah, Semakin Indah

Bintang di Surga: Semakin Mewah, Semakin Indah

8 Januari 2022
Kecamatan Srono Banyuwangi, Daerah Paling Toleran yang Dianaktirikan Pemkab Banyuwangi Mojok.co

Kecamatan Srono Banyuwangi, Daerah Paling Toleran yang Dianaktirikan Pemkab Banyuwangi

14 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai dapat rejeki nomplok Rp100 miliar, saya mau bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin Mojok.co

Andai dapat rezeki nomplok Rp100 miliar, saya akan bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin

30 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026
5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.