Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

Ramanda Bima Prayuda oleh Ramanda Bima Prayuda
20 Februari 2026
A A
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dahulu saya pikir uang bulanan mahasiswa akan lebih banyak habis untuk buku, fotokopi, dan kebutuhan kuliah lain. Ternyata saya keliru. Di samping kebutuhan kampus, duit saya banyak tersedot untuk perawatan motor di bengkel. Ini semua karena saya kuliah di UNNES Gunungpati dan sehari-hari melewati turunan Trangkil yang curam itu.  

Perasaan ini mungkin relate dengan banyak mahasiswa UNNES lain. Sejak hari pertama kuliah di sana, saya sadar pengeluaran untuk perawatan motor akan besar. Kampas rem bakal sering aus mengingat turunan di sana nggak masuk akal. 

Bagi yang belum tahu, turunan Trangkil adalah jalan yang panjang dan curam. Saking berbahayanya, tangan kanan saya otomatis siaga di rem. Sementara tangan kiri sibuk memastikan bahwa kopling motor masih aman. Setiap turun, ada suara decit tipis yang bikin jantung ikut bergetar. Perasaan waswas dan deg-degan lewat turunan ini terasa makin ekstrem ketika sudah mepet jam masuk kelas. 

Kampas rem menguras uang bulanan pas kuliah di UNNES Gunungpati

Dibanding suku cadang otomotif lain, ganti kampas rem mungkin tidak seberapa. Namun, bagi mahasiswa yang sehari-hari bergantung pada duit bulanan, ganti kampas rem bisa mengobrak-abrik keuangan. Dan, sayangnya, itulah yang saya alami selama kuliah di UNNES Gunungpati.

Persoalan rem kampas biasanya dimulai dari rasa menekan atau menarik rem yang semakin dalam. Setelahnya, suara gesekan rem yang bikin waswas. Setelah itu, bengkel akan berkata dengan santai kalau kampas rem sudah tipis. Sementara dompet mulai bergetar mendengar itu. 

Sebenarnya, kampas rem motor bisa awet kalau sehari-hari tidak bekerja keras. Dengan kata lain, saya tidak boleh banyak ngerem ketika melewati turunan Trangkil yang mana itu sama saja membahayakan diri sendiri. Bisa sih lewat jalan lain, tapi akan memakan waktu dan bensin. 

Di sinilah saya belajar bahwa hidup mahasiswa memang soal memilih jenis tekor.

Turunan Trangkil mengajarkan manajemen keuangan

Pengalaman berkali-kali ganti kampas rem mengarjakan saya untuk mulai menyisihkan duit untuk spare part motor. Poin yang tidak pernah saya pikirkan atau bayangkan sebelumnya. Dengan membuat budget khusus saya berharap bisa menabung untuk hal-hal lain. Sebab, selama ini, duit saya selalu bocor untuk keperluan motor. 

Baca Juga:

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Ini adalah pilihan terbaik daripada memilih rute lain atau tidak lewat turunan Trangkil untuk ngampus. Saya bisa lebih hemat waktu dan energi, secara psikologis bisa lebih tenang ketika sampai di kelas. Bukankah ketenangan macam ini begitu penting ketika kuliah?

Setelah menjalani beberapa waktu, ternyata begini ya rasanya jadi mahasiswa UNNES Gunungpati. Selain kuliah dan keperluannya yang memusingkan, ternyata saya juga harus berpikir ulang untuk banyak hal lain, termasuk bengkel motor. Kalian mahasiswa yang sehari-hari lewat jalur ini, apakah merasakan hal yang sama?  

Penulis: Ramanda Bima Prayuda
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES Semarang, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2026 oleh

Tags: GunungpatiSemaranguniversitas negeri semarangUNNESUNNES Gunungpati
Ramanda Bima Prayuda

Ramanda Bima Prayuda

Mahasiswa Sarjana Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang.

ArtikelTerkait

Jalan Magelang-Semarang Adalah Halang Rintang Berkedok Jalan Raya Mojok.co

Jalan Magelang-Semarang Adalah Halang Rintang Berkedok Jalan Raya 

21 Maret 2024
UNDIP dan UNNES Bukan Kampus Terbaik di Semarang, tapi UIN Walisongo (Unsplash)

Menolak UNDIP dan UNNES Menjadi Kampus Terbaik di Semarang karena Status Itu Milik UIN Walisongo

6 Maret 2024
5 Hal yang Lumrah di Semarang tapi Sulit Dijumpai di Surabaya

5 Hal yang Lumrah di Semarang tapi Sulit Dijumpai di Surabaya

27 Oktober 2025
4 Lumpia Semarang yang Bikin Kecewa Wisatawan, Jangan Dibeli

Lumpia Semarang Memang Overrated, tapi Tetap Pantas Jadi Kuliner Andalan Semarang!

20 Juli 2025
4 Warung Makan di Semarang yang Buka Dini Hari Terminal Mojok

4 Warung Makan di Semarang yang Buka Dini Hari

19 Januari 2022
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara
  • Mie Ayam Surabaya Buatan Pak Man, Tempat Saya “Berobat” setelah Lelah di Perantauan meski Pedagangnya Tak Ramah
  • Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.