Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini!

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
4 Juli 2024
A A
Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini! Mojok.co

Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah saya membaca artikel dari Kang Handri Setiadi yang berjudul  Fly Over Cimindi, Jalan Layang yang Mencekam di Kota Cimahi: Trotoar Nanggung, Jalan Rusak, Plus Sempit, Komplet Horornya! Saya langsung kepikiran dengan Flyover Kiaracondong di Kota Bandung. Sebagai seseorang yang kerap mengaspal di Bandung Raya, saya merasa dua flyover itu sama-sama seramnya. 

Latar belakang Flyover Cimindi dan Flyover Kiaracondong sebenarnya mirip, sama-sama dibangun demi mengatasi kemacetan. Flyover Kiaracondong hadir demi memecah kemacetan arus lalu lintas yang tinggi di Jalan Ahmad Yani ke Jalan By Pass Soekarno-Hatta dan Jalan Gatot Subroto. Bukan sekadar arus lalu lintas yang ramai, kawasan Kiaracondong begitu padat dengan adanya pasar dan perlintasan kereta api. Sebelum keberadaan flyover ini, kawasan Kiaracondong benar-benar semrawut apalagi ketika kereta api lewat atau jam-jam sibuk.  

Kehadiran jembatan layang sebenarnya cukup mengurai kemacetan di sana. Namun, ini bukan berarti Flyover Kiaracondong tanpa masalah sama sekali. Sebagai seseorang yang sering wara-wiri di Kota Bandung, saya nobatkan Flyover Kiaracondong  sebagai jembatan layang terseram. Berikut beberapa alasannya: 

#1 Flyover Kiaracondong dipenuhi atribut partai politik

Ukuran jalan Flyover Kiaracondong sebenarnya cukup lebar. Jalannya bisa muat lebih dari satu truk. Namun, yang bikin ngeri adalah atribut-atribut partai yang memenuhi sisi kiri dan jalan jembatan layang. Apalagi saat pemilu presiden dan legislatif beberapa waktu lalu, jembatan layang ini banyak dipenuhi atribut caleg, capres, dan parpol warna-warni seperti pelangi. 

Kalau sekarang sih, atribut-atribut partai itu sudah diberesken ya. Namun, saya yakin, hiasan bak pelangi itu akan muncul lagi menjelang Pilkada serentak beberapa bulan mendatang. Para pengguna jalan, khususnya yang melintas jembatan layang ini, bersiaplah perjalanan kalian terganggu. 

#2 Jalannya bergelombang dan berlubang

Flyover Kiaracondong memang nggak begitu panjang, sekitar 848,3 meter saja. Namun, aspal jalan yang mengelupas membuat jalan yang nggak sampai 1 kilometer itu begitu ngeri. Bayangkan kalain berkendara menaiki jembatan di jalanan yang nggak rata. Bahkan, beberapa titik jalannya berlubang parah. 

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah daerah setempat sebenarnya pernah inisiatif mengaspal jalan yang berlubang. Namun, alih-alih membuat nyaman, tambalan jalan itu justru membuat jalan semakin nggak rata alias bergelombang. 

Itu mengapa kendaraan yang melewati flyover ini harus berhati-hati. Terutama kendaraan sepeda motor. Selain jalannya yang nggak ramah pengendara, sepeda motor harus bersaing dengan kendaraan besar lain. 

Baca Juga:

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

7 Makanan Khas Sunda Paling Favorit dan Melegenda, Coba Aja Dulu Sekali karena Setelah Itu Kamu Pasti Jatuh Hati

#3 Flyover Kiaracondong banyak kecelakaan

Entah sudah berapa banyak kecelakaan terjadi di jembatan layang ini ini. Jenis kecelakaannya pun bermacam-macam, mulai dari kendaraan motor menabrak sisi jembatan layang, mobil terguling menabrak sisi flyover, motor dan mobil yang bersenggolan, adu banteng antar kendaraan, dan masih banyak lagi. Bahkan, seorang pejalan kaki juga pernah menjadi korban tabrak lari di ujung flyover tersebut. 

Hal yang paling absurd, pernah terjadi tawuran antar geng motor di atas maupun di ujung Flyover Kiaracondong ini. Benar-benar ada-ada saja kejadian di titik ini. 

Hanya ada satu hal yang bisa dibanggakan

Di antara berbagai kabar buruk yang beredar seputar jembatan layang ini, ada satu hal yang bisa dibanggakan. Tiang atau pilar di bawah flyover dicat atau digambar dengan 14 lukisan wajah yang pernah berjasa bagi Kota Bandung maupun Jawa Barat. Beberapa di antaranya, Mayjen Ibrahim Adjie mantan Panglima Kodam Siliwangi, Inggit Garnasih yang merupakan pendamping Proklamator Ir. Soekarno, Nurtanio Pringgoadisuryo yang merupakan perintis industri pesawat terbang pertama di Indonesia, dan masih banyak lagi. Pilar-pilar itu setidaknya bisa makin memupuk rasa bangga kita terhadap Bandung dan orang-orangnya. 

Akan tetapi, gambar di pilar-pilar jembatan layang ini tidak mengurangi masalah-masalah di Flyover Kiaracondong. Titik ini tetap mengerikan dengan track record kejadian naas yang sulit dilupakan. Itu mengapa untuk kalian yang sedang mampir ke Bandung, berhati-hatilah ketika melewati jembatan layang ini. 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jalan Bypass Soekarno Hatta Minim Jembatan Penyeberangan, Bukti Pejalan Kaki Benar-benar Nggak Diperhatikan di Negara Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2024 oleh

Tags: BandungFlyoverFlyover Kiaracondongkiaracondongkota bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Jalan Cisitu Lama, Jalur Alternatif di Kota Bandung yang Malah Merepotkan Pengendara karena Banyak Masalah Mojok.co

Jalan Cisitu Lama, Jalur Alternatif di Kota Bandung yang Malah Merepotkan Pengendara karena Banyak Masalah

9 Juli 2024
3 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Kota Bandung yang Bikin Puasa Kamu Nggak Berasa, Tahu-tahu Sudah Azan Magrib!

3 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Kota Bandung yang Bikin Puasa Kamu Nggak Berasa, Tahu-tahu Sudah Azan Magrib

19 Maret 2024
3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
Braga Menjelang Kumuh, Julukan yang Pantas Disematkan pada Jalan Tertua di Bandung terminal mojok

Braga Menjelang Kumuh, Julukan yang Pantas Disematkan pada Jalan Tertua di Bandung

9 Desember 2021
4 Kasta Tertinggi Varian Rasa Brownies Amanda yang Nggak Bikin Kecewa Mojok.co

4 Kasta Tertinggi Varian Rasa Brownies Amanda yang Nggak Bikin Kecewa

11 Desember 2025
Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

15 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

1 Maret 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.