Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
29 Juli 2024
A A
Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Flyover Ciroyom Bandung sudah selesai dibangun, belum diresmikan, tapi sudah dilalui kendaraan. Akibatnya banyak yang kecelakaan. Kini, jalan layang tersebut ditutup warga demi keselamatan.

Bandung katanya Kota Romantis. Itulah julukan tak resmi dari warga lokal maupun warga luar kota tentang kota ini. Konon disebut demikian karena tata kotanya rapi, banyak bangunan bersejarah warisan Kolonial Belanda, alamnya indah, dan udaranya yang sejuk. Tapi itu dulu, sekarang Bandung berubah menjadi sumpek, padat, bahkan langganan macet di Indonesia. Kemacetan di Kota Bandung berada di level di luar nalar.

Demi mengurai kemacetan di Kota Kembang, pemerintah setempat gencar membangun berbagai flyover atau jalan layang. Misalnya ada Flyover Pasoepati yang sekarang berubah nama menjadi Flyover Mochtar Kusumaatmadja, Flyover Kiaracondong, Flyover Antapani, Flyover Laswi, Flyover WR Supratman, Flyover Kopo, dan Flyover Ciroyom. Dari semua flyover yang saya sebutkan tadi, Flyover Ciroyom adalah yang paling bermasalah di Bandung.

Tujuan pembangunan Flyover Ciroyom Bandung

Sebenarnya Flyover Ciroyom dibangun untuk mengurai kemacetan di sekitar Ciroyom yang dekat dengan pasar dan perlintasan kereta api. Selain untuk mengurai kemacetan, flyover ini juga mendukung kelancaran proyek strategis nasional Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh dan memudahkan kereta feeder yang menuju Kota Bandung.

Flyover Ciroyom Bandung memiliki panjang sekitar 700 meter, terdiri dari 2 jalur dan berbelok. Untuk biaya pembangunan flyover ini menelan anggaran sebesar Rp43 miliar.

Sudah dibuka, tapi banyak kecelakaan lalu lintas di sini 

Sekitar bulan Mei lalu, Flyover Ciroyom Bandung telah rampung dan dibuka sehingga mulai dilalui berbagai jenis kendaraan. Walaupun sudah dibuka, flyover ini sebenarnya belum diresmikan secara formal.

Menurut kesaksian warga setempat, flyover tersebut kelihatan seperti belum jadi 100%, tapi sudah dibuka. Tak ada penutup ataupun tanda larangan sehingga digunakan warga untuk berlalu-lalang. Selain itu, flyover ini masih kekurangan marka jalan, rambu lalu lintas, lampu penerangan, dan gorong-gorongnya belum bersih dan rapi.

Akibatnya, terjadi kecelakaan yang dialami pengendara yang memaksakan lewat sana. Misalnya angkot terguling, kecelakaan motor, dll.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

Akhirnya didemo dan diblokade warga sekitar

Lantaran prasarana di flyover tersebut belum lengkap sehingga menimbulkan kecelakaan, warga sekitar berinisiatif menutup flyover dengan karung dan menuliskan keluh kesah mereka di spanduk. Warga sekitar berharap pemerintah bisa mendengar aspirasi mereka.

Dikutip dari Detik, selain ditutup menggunakan spanduk dan karung pasir, mobil ambulans berisi keranda kosong juga terparkir menjadi penutup jalan di Flyover Ciroyom Bandung. Ambulans tersebut menjadi simbol kepedulian warga akan keselamatan berlalu lintas. Penutupan flyover oleh warga ini belum bisa dipastikan kapan berakhir. Kemarin saya melintas di dekat sana dan flyover masih belum dibuka.

Kekurangan Flyover Ciroyom Bandung segera diperbaiki, lalu diresmikan

Saya sangat berharap kekurangan flyover ini bisa segera diperbaiki. Marka jalan yang belum ada segera dilengkapi, lampu jalan yang kurang segera ditambah, dll. Kalau semua sudah lengkap, barulah Flyover Ciroyom Bandung bisa diresmikan dan dibuka untuk umum. Saya yakin, nantinya di sini tak akan ada banyak kecelakaan lagi seperti sebelumnya karena sudah dilengkapi dengan fasilitas yang mumpuni.

Oh ya, kalau lewat sini, kalian bakal merasakan sensasi tersendiri, yakni bau ayam yang menyengat. Maklum, di bawah flyover ini adalah pasar yang dekat tempat pemotongan ayam.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2024 oleh

Tags: BandungFlyover Ciroyomkota bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Daerah Sukamiskin Bandung Bukan Berarti Rakyatnya Senang Kemiskinan terminal mojok

Daerah Sukamiskin Bandung Bukan Berarti Warganya Senang Kemiskinan

9 November 2021
visi persikab bandung

Mempertanyakan Visi Besar Persikab Bandung

18 November 2021
orang bandung

Alasan Kenapa Warga Cimahi Suka Ngaku-Ngaku Orang Bandung

31 Maret 2020
Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh Obsesi yang Dipaksakan (Unsplash)

Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh Hanya Sebatas Ambisi yang Manfaatnya Sangat Minim dan Kerugian yang Dirasakan Indonesia Bisa Sampai Kiamat

23 April 2024
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju Mojok.co

Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju

12 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.