Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Fakultas Teknik Unsoed itu Bukan di Purwokerto, tapi di Purbalingga!

Azzhafir Nayottama Abdillah oleh Azzhafir Nayottama Abdillah
6 Oktober 2025
A A
IPB Saya “Buang” demi Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal (IG Unsoeda) fakultas teknik unsoed

IPB Saya “Buang” demi Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal (IG Unsoeda)

Share on FacebookShare on Twitter

Buat para mahasiswa Fakultas Teknik Unsoed yang masih sibuk buka Maps sambil mikir “kok kampusku nggak ada di Purwokerto?”, tenang, kamu nggak salah jurusan, kamu cuma salah kota aja.

Karena faktanya, Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (FT Unsoed) itu nggak di Purwokerto, tapi di Purbalingga. Tepatnya di Jl. Mayjend Sungkono Km 05, Blater, Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah.

Iya, jaraknya kira-kira 16 km dari Purwokerto, cukup buat kamu sempat mikir ulang pilihan hidup di tengah perjalanan. Kalo pake kendaraan, sekitar 25–30 menit perjalanan dari pusat kota Purwokerto, tergantung seberapa nekat kamu ngebut di jalan raya. Jadi, kalau kamu udah niat beli kos di dekat Grendeng atau Jl. Kampus biar bisa “ngampus jalan kaki”, siap-siap kecewa ya karena yang bisa kamu datengin nanti cuma fakultas tetangga, bukan fakultasmu sendiri.

Makanya, penting banget buat mahasiswa baru apalagi mahasiswa rantau baca informasi kampus dengan teliti. Jangan cuma liat nama “Universitas Jenderal Soedirman” terus yakin semua fakultasnya satu kota. Unsoed itu unik, kampusnya tersebar. Ada di Purwokerto, ada juga di Purbalingga. Jadi kalau kamu keterima di Fakultas Teknik, itu artinya kamu resmi jadi anak ITB alias Institut Teknik (daerah) Blater, Purbalingga.

Kenapa Fakultas Teknik Unsoed bisa berada di Purbalingga?

Lalu, kenapa Fakultas Teknik bisa “nyasar” ke Purbalingga? Jawabannya bukan karena salah koordinat, tapi karena sejarahnya memang begitu. Fakultas Teknik itu dulunya merupakan bagian dari Fakultas Sains dan Teknik (FST) Unsoed yang berdiri pada 2007. Seiring berkembangnya jumlah mahasiswa dan kebutuhan ruang praktikum yang lebih luas, pada 2014, FST dipecah menjadi tiga fakultas baru, yaitu ada Fakultas Teknik (FT), Fakultas MIPA (FMIPA), dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Nah, Fakultas MIPA dan Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan ini tetap berada di “rumah” alias di Purwokerto. Lain halnya dengan Fakultas Teknik yang diberi rumah baru di atas lahan sekitar 11 hektare di Blater, Kalimanah, Purbalingga, lengkap dengan gedung kuliah, laboratorium, dan area pengembangan teknologi. Alasannya sederhana tapi strategis. Pada waktu itu Pemerintah Daerah Purbalingga berinisiatif menyediakan lahan untuk pengembangan pendidikan tinggi di bidang teknik. Jadi FT Unsoed bukan “terbuang jauh”, tapi justru “dihadiahi rumah megah” di kabupaten sebelah.

Bisa dibilang, ini bentuk sinergi antara universitas dan pemerintah daerah yaitu kampus dapet lahan luas, Purbalingga dapet denyut akademik baru. Win-win solution versi mahasiswa teknik. Meskipun, lokasinya memang agak jauh dari kampus utama di Purwokerto, tapi justru itu yang bikin Fakultas Teknik punya atmosfernya sendiri.

Jauh di peta, dekat di solidaritas

Jadi, walaupun kampus Fakultas Teknik Unsoed ini lokasinya “nyempil” di Purbalingga, bukan berarti mereka anak tiri universitas. Justru, di sanalah letak keunikannya. Anak-anak FT Unsoed sudah terlatih menghadapi kenyataan hidup yang keras, mulai dari sinyal yang suka ngambek, akses yang jauh dari kafe estetik, sampai perjuangan pergi ke Purwokerto yang berasa kayak road trip kecil setiap akhir pekan.

Baca Juga:

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

Tapi anehnya, dari semua itu lahir rasa solidaritas yang kuat. Karena tiap hari mereka nggak cuma belajar menghitung tegangan baja dan rangka bangunan, tapi juga belajar tentang ketahanan sosial, yaitu gimana caranya tetap semangat walau jauh dari kampus utama. Bisa dibilang, anak FT Unsoed itu kayak anak tengah dalam keluarga besar universitas, mereka kayak jarang disorot, tapi kalau nggak ada mereka, yang lain nggak bakal punya jembatan, sistem air, atau desain gedung yang proper. Mereka bukan cuma mahasiswa teknik, tapi juga arsitek kesabaran dan solidaritas.

Jadi buat maba Fakultas Teknik Unsoed yang baru tahu kampusmu ternyata di Purbalingga, jangan kaget. Anggap aja ini latihan awal jadi engineer, belajar menghadapi jarak, medan, dan kenyataan hidup yang nggak selalu lurus kayak gambar di denah bangunan. Karena di akhir nanti, kamu bakal sadar, yang bikin kuat bukan jarak ke Purwokerto, tapi tekadmu buat tetap berproses, meskipun sinyal sering ngilang di tengah jalan.

Penulis: Azzhafir Nayottama Abdillah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli, Mending Jalan kaki atau Beli Yamaha Sekalian!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2025 oleh

Tags: blaterfakultas teknik unsoedpurbalinggapurwokertounsoed
Azzhafir Nayottama Abdillah

Azzhafir Nayottama Abdillah

Mahasiswa Ilmu Politik yang memiliki pengalaman menulis selama 5 tahun. Memiliki minat riset dan pendidikan.

ArtikelTerkait

Selamat Datang di Purwokerto, Kota Tanpa Ojol di Stasiun

Selamat Datang di Purwokerto, Kota Tanpa Ojol di Stasiun

6 Juli 2025
Jalanan Jawa Tengah Jadi Saksi Penderitaan Orang yang Gampang Tertidur (Unsplash)

Jalanan Jawa Tengah Menjadi Saksi Penderitaan Saya

14 Juni 2023
Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

2 November 2025
3 Lampu Lalu Lintas di Purwokerto yang Bikin Darah Tinggi

3 Lampu Lalu Lintas di Purwokerto yang Bikin Darah Tinggi

11 Juni 2023
Jalan Karangreja, Jalur Penghubung Purbalingga-Pemalang yang Bikin Pengendara Tegang

Jalan Karangreja, Jalur Penghubung Purbalingga-Pemalang yang Bikin Pengendara Tegang

31 Oktober 2023
Purwokerto-Purbalingga- Saudara Ngapak yang Saling Melengkapi (Unsplash)

Purwokerto dan Purbalingga Adalah Saudara Ngapak yang Bisa Berjalan Secara Beriringan Tanpa Menjatuhkan

29 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.