Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Extraordinary Attorney Woo, Drama Korea yang Tak Hanya Menghibur tapi Juga Menyentil Sisi Kemanusiaan

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
12 Juli 2022
A A
Extraordinary Attorney Woo, Drama Korea yang Tak Hanya Menghibur tapi Juga Menyentil Sisi Kemanusiaan Terminal Mojok

Extraordinary Attorney Woo, Drama Korea yang Tak Hanya Menghibur tapi Juga Menyentil Sisi Kemanusiaan (Instagram Nerflix Korea)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau berlangganan Netflix, pasti kalian tahu bahwa saat ini drama Korea Extraordinary Attorney Woo lagi nangkring di posisi puncak dalam daftar Top 10 Indonesia. Di negara asalnya, drama yang tayang di channel ENA ini juga mencatat peningkatan rating yang luas biasa. Berdasarkan data dari Nielsen Korea, drama yang tayang sejak akhir Juni 2022 lalu ini mencatat rating nasional di atas 5% pada penayangan episode keempat. Dengan rating tersebut, Extraordinary Attorney Woo pun menjadi drama dengan rating tertinggi yang pernah ditayangkan channel ENA.

Extraordinary Attorney Woo bercerita tentang kehidupan seorang perempuan berumur 27 tahun bernama Woo Young Woo (Park Eun Bin), yang dinobatkan sebagai pengacara autis pertama di Korea. Sejak kecil, Young hidup bersama ayahnya. Hingga episode keempat, sosok ibu Young Woo masih menjadi misteri.

ADVERTISEMENT

Dalam kehidupan sehari-hari, Young Woo yang autis mengalami kesulitan dalam hal berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Namun, dalam hal penanganan hukum, kemampuan berpikir out of the box ala Young Woo patut untuk dikagumi. Young Woo adalah pengacara genius dengan IQ 164 dan merupakan lulusan terbaik Universitas Nasional Seoul, universitas nomor satu di Korea Selatan.

Sayangnya, segala hal positif yang melekat dalam diri Young Woo belum cukup untuk membuat semua orang bisa memandang dia sebagaimana mestinya. Dipandang sebelah mata dan menjadi korban diskriminasi adalah dua hal yang selalu membuntuti kehidupan Young Woo. Persis seperti yang biasa terjadi di kehidupan nyata, penyandang disabilitas masih sering dipandang remeh dan didiskrimasi.

Kalau dilihat dari tema hukum yang diangkat, kalian mungkin akan berpikir bahwa drama Korea ini terbilang berat untuk ditonton. Padahal sebenarnya nggak juga. Permasalahan hukum yang diangkat di tiap episode Extraordinary Attorney Woo bahkan bisa dibilang sebagai sesuatu yang biasa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan hukum yang diangkat pada tiap episodenya rasanya malah menyentil sisi kemanusiaan.

Dari empat epidsode yang sudah tayang, yang paling pecah menurut saya adalah episode ketiga. Di episode ini, rasanya pengin kirim banyak pelukan untuk Young Woo. Sedih banget melihat Young Woo yang jadi down karena nggak dipandang sebagai manusia yang juga bisa menyelesaikan masalah. Ketika dia mempertanyakan self worth­-nya sebagai pengacara, tumpah sudah air mata ini. Sedih, Gaes, beneran, deh. Apalagi ditambah narasi tentang diskriminasi pada disabiltas yang terjadi puluhan tahun yang lalu, duh… saya sampai harus nge-pause dulu—untuk menata perasaan—baru bisa lanjut nonton.

Yang juga nggak kalah menariknya adalah pada episode ketiga Extraordinary Attorney Woo, ada penekanan bahwa meskipun ada dua orang didiagnosis autis, bukan berarti mereka bisa punya karakter dan tingkah laku yang sama. Fakta ini digambarkan melalui sosok Young Woo dan seorang pengidap autisme lainnya yang hadir di persidangan. Mereka sama-sama mengidap autisme, tetapi berbeda dalam banyak hal.

Satu hal yang juga unik dari sosok Young Woo adalah ketertarikannya pada paus. Kalau sudah ngomongin paus, berbagai macam pengetahuan tentang paus, bisa dia paparkan. Kalau orang yang nggak tahan, bisa kesal sendiri melihat dan mendengar kebiasaan Young Woo yang satu ini. Di sisi lain, setiap kali Young Woo mendapat ide atau jalan keluar untuk masalah hukum yang sedang dia tangani, ada semacam momen semriwing yang menampilkan paus. Melihat momen tersebut, saya jadi ikutan merasa fresh. Senang aja gitu lihatnya.

Baca Juga:

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Sekali lagi, meskipun Extraordinary Attorney Woo ini mengangkat tema hukum, drama Korea ini terbilang ringan kok untuk ditonton. Dalam arti nggak bikin kita berpikir keras dan selalu tegang. Kehadiran dua pengacara lainnya yang jadi rekan kerjanya Young Woo di kantor, jadi comic relief dalam drama ini dengan tingkah dan dialog yang sering memantik tawa.

Kalau urusan romance-nya, sih, ada Lee Junho (Kang Te Oh) yang di-plot sebagai teman di kantor yang paling mengerti Young Woo. Melihat interaksi mereka berdua bisa bikin senyum-senyum sendiri, bisa juga bikin ikut salting.

Sebagai drama Korea, Extraordinary Attorney Woy, punya paket lengkap. Bukan hanya menghibur, tetapi juga punya cerita yang menyentil rasa kemanusiaan. Bahkan, konflik seperti pembagian warisan yang nggak adil yang hadir di episode keempat, jadi konflik favorit saya sepanjang menonton empat episode.

Extraordinary Attorney Woo tayang setiap Rabu dan Kamis di Netflix, Gaes. Cusss, ditonton!

Penulis: Utamy Ningsih
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Cafe Minamdang, Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2022 oleh

Tags: autismedrama koreaextraordinary attorney woo
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Cafe Minamdang Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum Terminal Mojok

Cafe Minamdang: Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum

10 Juli 2022
10 Kutipan Paling Relatable dari Big Mouth Terminal Mojok

10 Kutipan Paling Relatable dari Big Mouth

2 September 2022
the world of the married episode 12 sinopsis review spoiler komentar mojok (1)

The World of the Married Episode 12: Sinopsis dan Komentar

16 Mei 2020
the world of the married episode 3 sinopsis review spoiler komentar mojok

The World of the Married Episode 3: Sinopsis dan Komentar

13 Mei 2020
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026
the world of the married episode 6 mojok

The World of the Married Episode 6: Sinopsis dan Komentar

14 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

10 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.