Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

Juli Prasetya oleh Juli Prasetya
2 November 2025
A A
Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Kembaran merupakan salah satu kecamatan yang ada di Banyumas. Kecamatan ini menaungi 16 desa dan sedang dalam tahap pertumbuhan menuju kecamatan sibuk. Sebab kecamatan ini menjadi salah satu akses jalan utama bagi para warga lokal maupun bagi orang-orang yang datang dari luar kota untuk menikmati liburan ke Purwokerto, Banyumas, Sokaraja, dan Purbalingga.

Saat ini, di jam-jam sibuk atau waktu liburan, kemacetan di Kembaran tak main-main, hampir sama kayak Tanjung Priok Jakarta! Kemacetan bisa dimulai dari lampu merah perempatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto lalu mengular sampai ke RS JIH.

Akan tetapi sebagaimana pepatah mengatakan tak ada gading yang tak retak, demikian pula dengan Kecamatan Kembaran Banyumas. Segala sesuatu pasti punya kelebihan dan kekurangan. Kembaran sering dianggap kecamatan tak jelas. Secara administratif masuk wilayah Banyumas, tapi secara geografis ia dekat dengan Purwokerto, Sokaraja, dan Purbalingga. Meski begitu, kecamatan ini tetap punya “sisi terang”. Ini dia enaknya hidup di Kecamatan Kembaran.

#1 Lebih dekat jika mau ke Purwokerto atau Purbalingga

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, Kecamatan Kembaran Banyumas lebih dekat ke Purwokerto atau Purbalingga. Menjadi orang Kembaran punya privilese tersendiri. Jalan-jalan protokol sudah halus kena aspal sehingga memudahkan akses warga. Warga pun mudah bepergian ke Purwokerto hingga Purbalingga.

Sayangnya, fasilitas umum macam Trans Banyumas masih belum menyentuh desa-desa di Kecamatan Kembaran ini. Misalnya saja Desa Pliken, Larangan, Linggasari, dan Karangsari. Padahal banyak siswa yang tinggal di desa-desa tersebut bersekolah di kota dan membutuhkan akses kendaraan umum yang murah. Semoga saja pihak-pihak terkait bisa memberi perhatian pada masalah satu ini.

#2 Udara di Kembaran Banyumas masih sejuk dan asri

Meski dekat dengan kota, sawah di Kembaran Banyumas masih terbentang luas dan ditanami berbagai tanaman. Kadang jagung, kadang padi, kadang kacang, dll. Pepohonan pun masih banyak di kiri kanan jalan. Maka tak heran apabila udara di kecamatan ini masih sejuk dan suasananya asri.

#3 Banyak makanan dan jajanan enak

Buat yang suka ngemil dan berburu jajanan, Kembaran Banyumas adalah surganya. Kecamatan ini memang menjadi pusat kuliner. Di titik tertentu seperti di kompleks perempatan Larangan, Pliken, dan UMP ada banyak jajanan yang bisa kita cicipi. Mau cari cireng, cilor, cilok, cilung, mendoan, bakso, mie ayam, angkringan, dll., semua ada di sini.

Pokoknya nggak usah takut kelaparan kalau tinggal di Kembaran. Ibaratnya semua jajanan dan makanan ada di sini.

Baca Juga:

6 Tips Makan Soto Ayam Jalan Bank H. Loso Purwokerto agar Makin Nikmat

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

#4 Fasilitas lengkap

Kembaran memiliki pos polsek yang strategis. Letaknya dekat Tugu Larangan  yang menghubungkan antara Purwokerto, Sokaraja, Banyumas, dan Purbalingga. Jadi boleh dibilang keamanan dan kenyamanan warga kecamatan ini terjamin. Selain itu fasilitas kesehatan seperti puskesmas juga bisa dijumpai di kecamatan ini.

Di kantor kecamatannya bahkan tersedia pojok perpustakaan kecil. Sungguh menarik bagi warga yang datang ke sini. Saya sih berharap perpustakaan kecil ini diperbesar dan dilengkapi lagi biar makin bagus.

Lalu di kecamatan ini fasilitas seperti ATM juga mudah dijumpai. Di sepanjang jalan utama ada beberapa titik ATM. Nggak usah bingung kalau mau ambil uang cash, tinggal melipir ke ATM terdekat, asal ada uang di dalam rekening saja.

#5 Warga Kembaran Banyumas ramah

Warga yang tinggal di Kembaran adalah orang-orang yang memiliki stereotipe positif. Mereka lugu, sederhana, dan juga ramah. Jadi jangan sungkan bertanya dan menyapa apabila membutuhkan bantuan di kecamatan ini.

Itulah beberapa hal enaknya tinggal di Kecamatan Kembaran Banyumas. Semoga saja kecamatan ini terus nyaman ditinggali dan tentu saja aman di wilayah Banyumas.

Penulis: Juli Prasetya
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Hal yang Bikin Orang Banyumas Betah Merantau dan Nggak Mau Pulang: Loker Sulit, Tetangga Julid!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2025 oleh

Tags: banyumaskabupaten banyumaskecamatan kembaranKembaran Banyumaspurbalinggapurwokerto
Juli Prasetya

Juli Prasetya

Pemuda desa asal Banyumas yang percaya pada ketulusan, meski perjalanan hidup kerap memberi pelajaran tak terduga. Sekarang sedang berproses di Bengkel Idiotlogis asuhan Cepung.

ArtikelTerkait

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
Katanya Banyumas Makmur, tapi kok Warganya pada Minggat?

Katanya Banyumas Makmur, tapi kok Warganya pada Minggat?

28 Juli 2023
Es Brasil Asli Purwokerto (Unsplash)

Es Brasil Asli Purwokerto, Es Krim Masa Kecil yang Penuh Kenangan

24 Desember 2023
Inilah Serba-serbi Cerita Kuliah di Unsoed Purwokerto: Jadi Cucu Jenderal dan Nggak Boleh Foto Depan Patung Kuda, dan Bisa Healing ke Baturraden

Inilah Serba-serbi Cerita Kuliah di Unsoed: Jadi Cucu Jenderal dan Nggak Boleh Foto Depan Patung Kuda

12 Oktober 2023
5 Tempat Main Gratis di Area Kampus Unsoed Purwokerto yang Jarang Disadari Mahasiswa

5 Tempat Main Gratis di Area Kampus Unsoed Purwokerto yang Jarang Disadari Mahasiswa

17 April 2025
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

5 Hal yang Bikin Orang Banyumas Betah Merantau dan Nggak Mau Pulang: Loker Sulit, Tetangga Julid!

1 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! Mojok.co

Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! 

24 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup Mojok.co

Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup

28 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Ilustrasi Desa Sriwulan Kendal, Desa dengan Omzet Rp1,5 Miliar per Tahun (Wikimedia Commons)

Desa Sriwulan Kendal Bangkit Tanpa Berisik, Kini Menjadi Desa Wisata dengan Omzet Hampir Rp1,5 Miliar per Tahun

25 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.