Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Efek Negatif ketika Pembalut Malam Dipakai Siang Hari

Nurul Fauziyah oleh Nurul Fauziyah
25 Juni 2020
A A
pembalut malam dipakai di siang hari haid menstruasi mojok.co

pembalut malam dipakai di siang hari haid menstruasi mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pembalut adalah salah satu kebutuhan pokok wanita. Pembalut merupakan kain penahan darah haid supaya tidak bocor ke mana-mana. Banyak jenis pembalut yang beredar di pasaran, ada pembalut siang dan ada pembalut malam. Pembalut siang juga punya berbagai varian, ada yang tipis ada yang bersayap, juga ada yang pakai cool sensation. Begitu juga pembalut malam, ada berbagai ukuran panjang yang klaimnya paling panjang sehingga tidak akan bocor selama tidur.

Memang pembalut digunakan wanita bukan hanya untuk haid, melainkan juga digunakan saat nifas dan istihadhoh. Nifas adalah darah yang keluar sesudah melahirkan, sedangkan istihadhoh adalah darah yang keluar 15 hari masa haid, biasanya disebut juga darah penyakit.

Di masa lalu, sebelum ada pembalut kapas buatan pabrik, perempuan haid hanya menggunakan kain untuk menahan darah tidak bocor ke mana-mana. Itu pun harus diganti beberapa jam setelahnya karena kain yang digunakan masih bisa tembus mana kalau dipakai terlalu lama. Kain yang biasanya bekas-bekas baju atau handuk tidak terpakai, yang semakin tebal kainnya, semakin besar daya serap darahnya. Tapi pembalut model gombal ini jelas tidak nyaman dipakai untuk beraktivitas karena tebal dan mengganjal di selangkangan.

Belakangan, karena ada kesadaran bahwa pembalut pabrikan sekali pakai menyebabkan masalah sampah, booming pembalut kain yang bisa dicuci dan dipakai kembali. Tapi, sepertinya pembalut jenis ini tidak begitu diminati karena masalah kebiasaan dan orang terbiasa sama pembalut sekali pakai yang praktis.

Balik ke pembalut sekali pakai. Pembalut siang memang dirancang untuk dipakai saat banyak bergerak, bentuknya tidak terlalu panjang dan bahkan dibuat setipis mungkin. Sedangkan pembalut malam, memang dirancang untuk tidur yang pastinya kita nggak tahu apakah posisi tidur kita anggun atau malah bar kayak jarum jam melawan arah.

Anehnya, banyak wanita yang memakai pembalut malam di siang hari. Tentunya dengan berbagai alasan, ada yang memang darah haidnya keluar banyak, ada juga yang males ganti jadi pakai yang malam biar memuat banyak darah. Untuk alasan kedua, fungsi memakai pembalut malam di siang haru agar tidak perlu mengganti pembalut sama sekali selama seharian. Ini hal yang sebenarnya nggak bagus.

Wanita pengguna pembalut malam di siang hari mengaku darah yang keluar saat hari-hari pertama banyak sekali sehingga nereka harus bolak-balik ganti pembalut jika yang dipakai adalah pembalut siang biasa. Tidak nyaman jika harus bolak balik kamar mandi, apalagi ketika berada di luar ruangan.

Menurut saya sih, wanita pengguna pembalut malam di siang hari ini ya ada benarnya jika memang alasannya darah yang keluar banyak. Tapi sekaligus juga saya merasa kurang setuju jika pembalut malam digunakan di siang hari kalau tujuannya tidak mau repot ganti-ganti setiap 3-4 jam. Selain tidak baik untuk kesehatan vagina, juga akan menimbulkan kebiasaan buruk menahan buang air kecil.

Baca Juga:

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Promosi Kesehatan: Jurusan Underrated yang Dianggap Cuma Sales, padahal Garda Terdepan Kesehatan Rakyat

Ya, biasanya wanita yang sedang haid jika buang air kecil tentunya juga harus mengganti pembalutnya dengan yang baru. Terlepas pembalutnya masih hanya sedikit darahnya ataupun sudah banyak, tetap harus ganti. Karena jika selangkangan sudah lembap, bakalan menjadi sarang bakteri yang jadi penyebab keputihan, iritasi kulit, hingga kista.

Pembalut malam dirancang berukuran panjang, bisa mencapai 42 cm. Tentunya panjang dari pembalut tersebut biar pas dipakai harus sampai menutupi area pantat. Jadi, bila ketika tidur darah keluar tidak bisa kita kontrol dan mengalir menuju bagian belakang, darah tetap tidak merembes ke pakaian dan kasur.

Ukuran pembalut malam yang panjang ini pula yang membuat saya merasa jadi tak nyaman jika dipakai saat siang. Rasa mengganjal ketika dipakai berjalan, belum lagi kalau sampai menimbulkan suara gesekan pembalut dengan celana.

Jadi, menurut saya, tidak baik jika menggunakan sesuatu bukan pada waktunya. Untuk beraktivitas, kita perlu pembalut yang tipis dan bisa menahan darah lebih banyak agar bisa nyaman saat beraktivitas. Ganti pembalut setiap 3-4 jam sekali sangat dianjurkan agar vagina juga bisa bernapas dan tidak menunda buang air kecil juga.

BACA JUGA

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2020 oleh

Tags: haidKesehatanmenstruasipembalut
Nurul Fauziyah

Nurul Fauziyah

saya tuh Gemini

ArtikelTerkait

Susahnya Belajar Mengatur Emosi Saat Menstruasi

Susahnya Belajar Mengatur Emosi Saat Menstruasi

23 November 2019
kesehatan fisik dan mental

Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Fisik dan Mental, Tapi Sering Dilakukan

19 September 2019
Alasan Saya Mengonsumsi Jamu Komplit Sido Muncul Selain Harganya yang Rp4.000 Aja Mojok.co

Alasan Saya Mengonsumsi Jamu Komplit Sido Muncul Selain Harganya yang 4 Ribuan Aja

25 Oktober 2023
Dari Softex ke Softex_ Perjalanan Seorang Pemakai Pembalut Wanita Bermazhab Tuku-able terminal mojok

Dari Softex ke Softex: Perjalanan Seorang Pemakai Pembalut Wanita Bermazhab Tuku-able

24 April 2021
Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar Mojok.co

Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar

26 Januari 2024
Menguak Susahnya Mendapat Donor Plasma Konvalesen terminal mojok

Menguak Alasan Susahnya Mendapat Donor Plasma Konvalesen

16 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang Mojok.co

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

12 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.