Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Dzul “Upin Ipin” Anak yang Tampan, Sayangnya Suka Membual

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
15 Maret 2025
A A
Dzul “Upin Ipin” Anak yang Tampan, Sayangnya Suka Membual Mojok.co

Dzul “Upin Ipin” Anak yang Tampan, Sayangnya Suka Membual (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penggemar setia serial TV anak-anak asal Malaysia, Upin Ipin, pasti sudah asing dengan karakter bernama Dzul. Di antara anak-anak yang ada di Tadika Mesra maupun Kampung Durian Runtuh tampang Dzul sebenarnya paling tampan.  Wajahnya yang berbentuk segitiga dengan dagu tajam cocok dipadukan dengan rambut gaya curtained. Pembawaan yang kalem dan keren memperkuat pesona anak bernama lengkap Dzulkifli ini.

Di balik parasnya yang menarik, Dzul punya satu kekurangan yang mengurangi ketampanannya secara signifikan. Dzul anak yang suka membual dengan mencatut atau menyeret neneknya. Dia selalu mengucapkan “nenek aku kata” sebelum membagikan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangankan belum jelas kebenarannya, bisa jadi neneknya sendiri tidak pernah mengatakan hal yang dibagikan Dzul kepada teman-temannya. Dengan kata lain, Dzul banyak bohongnya. 

Membual soal lembu yang kabur tidak akan pernah kembali

Pada episode Sapy Oh Sapy di musim ke-3, Uncle Muthu meminta tolong duo botak Upin dan Ipin untuk mengantarkan lembu peliharaan Rajoo, Sapy, makan di padang rumput. Kebetulan Rajoo yang biasa melakukannya sedang demam berat. Di tengah perjalanan Upin dan Ipin bertemu Mail dan Jarjit yang sedang bermain daun putri malu. Karena tergoda ingin ikut bermain, Upin Ipin melupakan tugasnya untuk memberi makan Sapy. Sapy pun kabur meninggalkan padang rumput.

Saat proses pencarian, Upin dan Ipin bertemu dengan Dzul dan Ijat dan menanyakan apakah mereka melihat Sapy?  Dzul dan Ijat menunjuk arah yang berlawanan, si kembar pun bingung. Sampai akhirnya, Dzul berkata “nenek aku kata, lembu yang sudah hilang tidak akan kembali lagi”. Mendengar penjelasan itu, Upin dan Ipin semakin panik. Padahal diakhir cerita, Sapy ditemukan oleh Susanti dan dikembalikan kepada Uncle Muthu. Benar-benar Dzul ini ya. 

Membual biji rambutan bakal tumbuh di perut kalau tidak sengaja memakannya

Pada episode Perut Ehsan di musim ke-13,  Ehsan diceritakan sakit perut karena terlalu banyak makan rambutan milik Tok Dalang. Keesokan harinya, Ehsan mengadu sakit perut di Tadika Mesra gara-gara menelan biji rambutan semalam karena tidak disengaja.

Mendengar Ehsan yang tidak sengaja menelan biji rambutan, Dzul malah menakuti Ehsan dengan ngomong “Nenek aku kata, kalau tertelan biji rambutan nanti pohon rambutan tumbuh dalam perut”. Mendengar penjelasan dari Dzul, Ehsan pun ketakutan dan menangis sesenggukan, untungnya Cikgu Melati mencarikan solusi mengeluarkan biji rambutan dari dalam perut Ehsan.

Dzul membual soal Nenek Kebayan

Upin Ipin episode Nenek Si Bongkok Tiga  pada musim ke-7 mengisahkan pengalaman seram dan lucu Upin, Ipin, dan kawan-kawannya. Cerita diawali Mei mei, Devi dan Susanti bermain di pondok sambil menyanyikan lagu Nenek Si Bongkok Tiga. Mei mei pun yang berperan sebagai Nenek Si Bongkok Tiga atau biasa disebut Nenek Kebayan. Upin, Ipin, Jarjit, dan Ehsan yang baru datang ke pondok berpartisipasi mengikuti permainan tersebut.

Saat di rumah, Upin dan Ipin menceritakan kepada Opah dan Kak Ros tentang permainan Nenek Kebayan. Duo kembar botak itu bertanya, apakah Nenek Kebayan adalah Opah. Opah menjawab bahwa Nenek Kebayan hanya dongeng saja. Kak Ros pun menunjukan kepada adik-adiknya buku berjudul Nenek Kebayan. Upin Ipin pun membandingkan gambar nenek kebayan dengan Opah.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Keesokan harinya, Upin dan Ipin membawa buku tersebut ke Tadika Mesra. Dzul pun menceritakan kisah seram tentang Nenek Kebayan. Dzul berkata “Nenek aku kata, Nenek Kebayan rambutnya putih, jalan bongkok-bongkok, ia pakai tongkat kayu, tongkat kayu itu ada kuasa, tapi yang paling menakutkan ia suka makan budak-budak macam kita, lebih-lebih macam Ehsan yang banyak isi”. Ketika pulang sekolah, mereka bertemu nenek-nenek mirip nenek kebayan membuat Ehsan lari ketakutan, Upin dan Ipin pun ikut panik.

Di akhir episode, nenek yang dikira Nenek Kebayan yang dilihat ketika pulang sekolah itu ternyata Neneknya Dzul yang sedang mencari alamat cucunya. Akhirnya terkonfirmasi  bahwa neneknya itu baru pertama kali ke rumah Dzul. Jadi, bisa dipastikan bahwa selama ini Dzul benar-benar tukang bohong suka bercerita membawa nama neneknya, padahal mereka tidak perna tinggal serumah.

Itulah sekilas mengenai karakter Dzul dalam serial Upin Ipin yang sebagai murid paling tampan di Tadika Mesra yang sering membual dengan mencatut nama neneknya. Kalau sifat Dzul seperti itu terus, bukan tidak mungkin kalau besar nanti, dia bakal menjadi orang yang percaya teori konspirasi. Seperti percaya bumi itu datar atau mungkin percaya juga kalau Hitler meninggal di Garut. Karakter yang jelas nggak selaras dengan tampangnya yang menarik. 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Menghitung Kekayaan Ayah Ehsan “Upin Ipin” yang Membuatnya Jadi Crazy Rich Kampung Durian Runtuh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2025 oleh

Tags: DzulDzul Upin Ipintadika mesraupin-ipin
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Terima Kasih Abang Saleh “Upin Ipin”, Orang Dewasa Jadi Lebih Mudah Mengenalkan Konsep Gender ke Anak-anak Mojok.co

Terima Kasih Abang Saleh “Upin Ipin”, Orang Dewasa Jadi Lebih Mudah Mengenalkan Konsep Gender ke Anak-anak

28 April 2025
Lupakan Upin Ipin 'Grafik Majapahit', Sudah Saatnya Kita Berdamai dengan Musim Terbaru yang Nggak Kalah Bagus

Lupakan Upin Ipin Grafik Majapahit, Sudah Saatnya Kita Berdamai dengan Musim Terbaru yang Nggak Kalah Bagus

1 Februari 2025
3 Alasan Abang Zain Nggak Pernah Muncul Lagi dalam Serial Upin Ipin

3 Alasan Abang Zain Nggak Pernah Muncul Lagi dalam Serial Upin Ipin

11 Februari 2025
4 Nasihat dalam Upin dan Ipin yang Cocok buat Caleg Pemilu 2024

4 Nasihat dalam “Upin dan Ipin” yang Cocok buat Caleg Pemilu 2024

4 Januari 2024
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
4 Karakter "Upin Ipin" yang Terlihat Red Flag Parah, tapi Sebenarnya Green Flag Forest Mojok.co upin ipin

4 Karakter “Upin Ipin” yang Terlihat Red Flag, padahal Aslinya Green Forest

12 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.