Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Dosa Warung Kopi di Flores yang Bikin Sepi Pelanggan

Alexandros Ngala Solo Wea oleh Alexandros Ngala Solo Wea
26 Maret 2023
A A
4 Dosa Warung Kopi di Flores yang Bikin Sepi Pelanggan

4 Dosa Warung Kopi di Flores yang Bikin Sepi Pelanggan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Flores dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia seperti Kopi Bajawa dan Manggarai. Seiring berjalannya waktu semenjak tulisan saya tentang warung kopi di Flores terbit, keberadaan warung kopi di sini semakin menjamur. Para pencinta senja di sini pasti sangat senang dengan kehadiran kedai-kedai kopi baru. Sebagai orang Flores tulen sekaligus pencinta kopi, saya pun senang dengan beragamnya warkop di sini.

Salah seorang penulis Terminal Mojok, Bung Abd. Muhaimin pernah menulis tentang dosa warung kopi yang nggak disadari pemiliknya. Di Flores, juga ada beberapa warung yang melakukan dosa dan tak jarang bikin pelanggan kecewa. Namun perlu diketahui nggak semua warung kopi di Flores melakukan dosa-dosa ini, hanya sebagian. Takutnya, gara-gara dosa ini perkembangan warung kopi di Flores bisa terhambat dan malah bikin sepi pelanggan. Apa saja dosa-dosanya?

#1 Jam operasional labil

Jam operasional yang nggak menentu jadi dosa pertama yang kerap dilakukan warung kopi di Flores. Misalnya, hari ini warkopnya buka, terus besok tutup, eh baru buka seminggu kemudian. Kan agak ngeselin ya buat saya sebagai pelanggan yang nggak tahu. Saya sudah sampai di depan parkiran, eh tahu-tahu warkopnya tutup hari ini.

Apa pun alasan jam operasional ini nggak menentu, kalau hal ini tetap berlanjut bukan nggak mungkin warkop akan kesulitan mendapatkan pelanggan. Ya gimana mau dapat pelanggan kalau jam operasionalnya saja masih labil.

#2 Kurang komunikatif

Jangan bayangkan warung kopi di Flores itu baristanya kayak Mas Ben dalam film Filosofi Kopi atau Mas Pepeng Klinik Kopi yang sering berinteraksi dengan pelanggan yang datang. Mereka memang menjelaskan jenis kopi yang diseduh pada pelanggan, hingga asal kopi dan filosofinya. Barista di Flores nggak seperti itu, Brooo. Kamu datang, pesan kopi, cari tempat kosong, udah.

Sejujurnya sebagai pelanggan sekaligus pencinta kopi, kan saya juga pengin tahu jenis kopi yang diseduh. Atau paling nggak dikasih tahu lah kopinya berasal dari mana. Sekadar saran nih buat pemilik warkop di Flores, paling nggak barista kalian harus mengasah skill komunikasinya biar pelanggan tertarik untuk datang lagi ke warkop kalian.

#3 Harga nggak masuk akal

Flores memang terkenal sebagai daerah penghasil kopi, akan tetapi harga kopi di kedai-kedainya menurut saya justru nggak masuk akal. Berdasarkan pengalaman saya, saya nggak pernah menemukan secangkir kopi tubruk yang dibanderol seharga Rp5.000, rata-rata dimulai dari harga Rp15.000. Hal ini berbeda dari warkop di Surabaya atau Jogja yang harga secangkir kopi tubruknya masih bisa didapat dengan uang Rp5.000.

Itu baru secangkir kopi tubruk, lho, yang bisa dikatakan sebagai olahan kopi paling sederhana. Gimana harga olahan kopi lainnya yang udah bermacam-macam? Nggak kebayang, kan? Ya setidaknya pemilik warung kopi di Flores mikir lah kalau mau kasih harga diperhitungkan juga dengan UMR di Flores yang seadanya itu.

Baca Juga:

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

#4 Tak ada menu signature

Berdasarkan pengalaman saya mengunjungi warung-warung kopi di Flores, saya sama sekali nggak menemukan menu signature dari kedai di sini. Berbeda dengan kedai kopi di Jawa (Surabaya dan Jogja misalnya) yang masing-masing memiliki menu signature.

Mungkin hal ini kelihatannya sepele, tapi menu signature bisa jadi ciri khas yang melekat pada suatu warkop, lho. Lagi pula kalau menu signature sudah bertemu dengan lidah yang pas, penikmatnya pasti bakalan balik lagi. Jadi, buat para pemilik warkop di Flores, mulailah berpikir untuk menciptakan menu signature yang bisa menarik minat pencinta kopi.

Nah, itulah beberapa dosa yang dilakukan beberapa warung kopi di Flores yang berpotensi bikin sepi pelanggan dan menghambat perkembangan warkop itu sendiri. Sebagai daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia, sudah selayaknya warkop di sini terus eksis dan menyajikan cita rasa yang khas. Salam satu cangkir, sruput!

Penulis: Alexandros Ngala Solo Wea
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menerka Alasan Warung Kopi di Flores Sering Sepi Pengunjung.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2023 oleh

Tags: FloresKopiWarung Kopi
Alexandros Ngala Solo Wea

Alexandros Ngala Solo Wea

Laki-Laki asal Indonesia Timur (Flores). Menaruh perhatian pada isu-isu di Indonesia Bagian Tumur.

ArtikelTerkait

barista

Sampai Kapan Mau Jadi Barista?

26 Desember 2021
Minum Kopi Itu Biasa Saja, Nggak Usah Dibikin Ribet dan Diromantisasi kopi artisan kopi senja barista kasta minum kopi terminal mojok.co

Minum Kopi Itu Tidak Biasa Saja dan Pantas untuk Diromantisasi

7 September 2020
Gudang Garam Patra Adalah Rokok Kretek Non Filter Terenak dan Nggak Bikin Minder terminal mojok.co

Tidak Merokok dan Tidak Minum Kopi Bukanlah Aib

25 Oktober 2020
Filsuf Adalah Tonggak Peradaban Bangsa dan Kini Mereka di Kedai Kopi terminal mojok.co

Tipe Warung Kopi atau Kafe Berdasarkan Fungsinya

28 Mei 2020
ngopi MOJOK.CO

Alasan Saya Suka Ngopi Sendirian

29 Juni 2020
Oatside Coffee, Cara Baru Menikmati Kopi Kemasan dengan Rasa yang Berbeda

Oatside Coffee, Cara Baru Menikmati Kopi Kemasan dengan Rasa yang Berbeda

11 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.