Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Dosa Pedagang Telur Gulung yang Bisa Bikin Pembeli Celaka, Bener Murah, tapi…

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
6 Oktober 2025
A A
4 Dosa Pedagang Telur Gulung yang Bisa Bikin Pembeli Celaka, Bener Murah, tapi…

4 Dosa Pedagang Telur Gulung yang Bisa Bikin Pembeli Celaka, Bener Murah, tapi… (Indonesiagood via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika Anda sering, atau bahkan tergolong penyuka jajanan telur gulung, saya sarankan bacalah artikel ini sampai tuntas. Saya tahu, kudapan berbahan dasar anak ayam itu memang gurih, nagih, dan murah. Saya sendiri pun fanboy nyamikan itu. Malahan sering saya jadikan lauk utama waktu makan.

Sayangnya, belakangan saya agak trauma sama jajanan jadul zaman SD ini. Beberapa kali, saya itu ketemu sama oknum pedagang telur gulung. Mereka memakai cara-cara licik demi efisiensi dan keberlangsungan bisnisnya. Dan itu, terus terang saja, masih bikin saya merinding sampai sekarang.

Lho, cara licik apa emangnya yang dilakukan pedagang gulung? Seberbahaya apa cara liciknya sampai bikin merinding? Nah, makanya, baca aja artikel ini sampai akhir. Saya beberkan lengkap berikut ciri-ciri oknumnya.

#1 Pedagang telur gulung memakai minyak goreng jelantah atau kotor

Ya, yang pertama adalah pakai minyak kotor. Sebagian dari kalian mungkin menganggap wajar soal ini. Mungkin asal rasanya tetap enak, tetap kerasa telurnya, ya dilahap aja, apalagi kalau sambalnya banyak. Tapi kalau buat saya, cara ini menjijikkan, jujur aja. Kenapa?

Dari sisi medis, udah jelas bobroknya. Mengutip Halodoc, minyak goreng jelantah atau yang kotor-keruh itu berpotensi bikin kita kena kanker, obesitas, infeksi bakteri, sampai bahkan penyakit seram turunan lainnya (degeneratif). Ngeriii. Itu mengapa saya ngerasa jijik.

Terus dari sisi rasa, sebetulnya juga nggak enak, Gaes. Kalau nggak percaya, coba aja kalian beli semisal ada pedagang telur gulung yang pakai minyak kotor. Jangan dikasih sambal, jangan pula dimakan. Cukup dekatkan aja ke hidung. Niscaya kalian nanti akan mendengus, dan tenggorokan tiba-tiba berlendir gara-gara bau tengiknya yang menyengat.

#2 Teknik menggulungnya bikin telur padat minyak

Bagi orang yang suka merhatiin cara pedagang memasak, pasti tahu yang saya maksud. Jadi, cara licik kedua yang dipakai pedagang telur gulung ini, adalah menggulung telur dengan tidak (terlalu) menekannya ke wajan. Tujuannya apa? Biar hasil gulungan telurnya kelihatan besar, walau itu sebetulnya karena padat minyak.

Kalau pedagang telur gulung yang normal, mereka hampir pasti menggulung telur sambil menekannya keras di pinggiran wajan. Menekannya pun lama, sampai kelihatan minyaknya keluar-mengalir ke bawah. Memang hasil gulungan telurnya tipis. Tapi justru cara yang kek gitu menurut saya yang lebih aman.

Baca Juga:

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

Kita tahu sendirilah makanan yang kebanyakan minyak itu bahaya buat kesehatan. Apalagi minyaknya itu keruh, warna coklat kehitaman kayak yang pertama tadi, hiii. Dan sialnya, pedagang telur gulung yang pakai cara licik kedua ini, biasanya karena minyaknya jelantah. Ya logikanya, pedagang yang pakai minyak goreng masih bersih, jelas sayang kalau pakai cara ini.

#3 Bikin telur gulung pakai telur busuk atau kedaluwarsa

Yups, saya dua kali menemukan pedagang telur gulung yang kayak gini. Awalnya saya nggak ngeh kalau telur gulungnya pakai telur busuk. Cuma karena sebelumnya saya pernah beli yang hasil penggorengan minyak jelantah, jadilah saya mencium baunya dulu sebelum memakannya.

Dan, yah, aroma busuknya itu kecium, temen-temen. Bahkan waktu itu di putih telurnya ada semacam bintik-bintik hitam. Kecil. Pokoknya menjijikkanlah!

Saya nggak tahu ya, gimana cara si oknum mengolah telur busuk ini sehingga nggak kecium pas digoreng. Kalau boleh berasumsi, kayaknya bisa-bisa aja itu mereka mencampurnya sama telur segar, atau membikin adonannya encer lalu dicampur bumbu penyedap tertentu.

Tapi, yaudalah. Mau gimana pun cara licik mereka, yang jelas, mulai detik ini, biasakan aja cek dulu sebelum makan. Caranya bisa kayak tadi. Jangan kasih sambel dulu atau sambelnya dipisah aja. Habis itu perhatikan apakah putih telurnya berbintik hitam atau nggak, cium baunya juga apakah ada aroma busuk atau nggak.

#4 Menggunakan tusukan yang kasar

Cara licik yang terakhir ini korbannya bukan saya, melainkan adik saya. Kejadiannya persis dua hari lalu, adik saya njenggirat nangis kesakitan gara-gara bibirnya tertusuk serpihan tusukan telur gulung.

Ketika saya lihat tusukannya, memang beberapa permukaannya masih kasar. Bahkan ada sedikit benjolan di beberapa titik. Si pedagangnya ini kayak bikin sendiri dari bambu, yang dalam proses pengamplasan, itu nggak merata.

Saya sih nggak masalah mau pedagang beli tusukan atau bikin sendiri. Tapi kan paling tidak, usahakan diamplas sampai benar-benar halus, plus bersih. Nggak ada jamur atau kotoran. Karena kalau nggak, ya jelas bahaya. Ha wong orang makan telur gulung itu kebanyakan bibirnya menempel di tusukan, terus bergesekan kencang!

Untuk cara mendeteksi tusukan ini kasar atau nggak, sialnya saya nggak tahu. Urusan serpihan tusukan ini tricky emang. Silakan komen kalau kalian tahu. Tapi kalau buat saya, lebih amannya sih dipisahin aja telur gulung dari tusukannya. Gak apa-apa repot, daripada risiko bibir celaka.

Itulah tadi empat dosa pedagang telur gulung yang pernah saya temui. Menyeramkan memang. Semoga kalian habis ini lebih hati-hati dalam membeli jajan. Dan untuk oknum pedagang telur gulung nakal, saya doakan kalian kenapa-napa kalau belum berbenah mulai sekarang!

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Cilok, Cimol, Cireng Isi, dan Cilung: Mana yang Paling Enak?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2025 oleh

Tags: Jajanjajananjajanan kaki limapedagang telur gulungtelurtelur gulung
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Pedagang Pentol: Pentol Kotak Itu Inovasi Paling Nggak Penting dan Menyalahi Kodrat!

Surat Terbuka untuk Pedagang Pentol: Pentol Kotak Itu Inovasi Paling Nggak Penting dan Menyalahi Kodrat!

26 Oktober 2023
tamansari mitos putih telur mojok

Mematahkan Mitos Putih Telur yang Menyebalkan di Istana Air Tamansari

2 September 2020
Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

21 Januari 2026
bekal makan tupperware sekolah nasi lauk jajan siswa anak sma smp air minum mojok

Pergeseran Makna Bawa Bekal Makan dan Minum ke Sekolah yang Tidak Kita Sadari

4 Mei 2020
5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

8 Agustus 2024
Malapetaka di Balik Promo Jajan Online, Perlu Hati-hati! Mojok.co

Malapetaka di Balik Promo Jajan Online, Perlu Hati-hati!

9 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

24 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

27 Januari 2026
Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

24 Januari 2026
Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

26 Januari 2026
6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi (Unsplash)

6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi

24 Januari 2026
Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

25 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.