Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Pengalaman Kuliah di DKV ISI Jogja: Ternyata Santai, Nggak Seram seperti yang Dikira

Yumnaa Widawima oleh Yumnaa Widawima
29 Oktober 2023
A A
DKV ISI Jogja, Kuliahnya Santai dan Tidak Membosankan Mojok.co

DKV ISI Jogja, Kuliahnya Santai dan Tidak Membosankan (isi.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Desain Komunikasi Visual atau DKV menjadi salah satu jurusan yang diminati saat ini. Bahkan, di beberapa perguruan tinggi, DKV menjadi jurusan dengan persaingan masuk yang ketat. Salah satunya di DKV Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja. 

Bersyukur aku punya kesempatan kuliah di DKV Isi Jogja. Setelah beberapa waktu di sana, aku merasa kuliah sama sekali tidak membosankan dan tidak melulu bikin stres. Di bawah ini beberapa hal yang menurutku asyik berkuliah di kampus ini. 

#1 Tugas nirmana gradasi warna yang nggak banyak

Bagi kalian yang ingin kuliah di jurusan DKV pasti sudah familiar dengan tugas nirmana. Iya tugas kuliah yang sering viral di media sosial itu. Tugas ini sungguh ribet karena mahasiswa harus membuat tingkatan warna dalam kotak-kotak persegi kecil. 

Sebelum mulai perkuliahan DKV Isi Jogja aku sempat kepikiran dengan tugas ini. Aku orang yang nggak sabaran banget, kalau mewarnai sering bleber. Belum lagi soal konsistensi campuran cat poster yang sulit itu, beuh. 

Untung saja, di semester satu DKV ISI Jogja, mahasiswa hanya diminta mengisi gradasi warna pada bidang yang kecil. Mata kuliah nirmana di semester satu di kampus ini lebih membebaskan mahasiswanya untuk menuangkan imajinasi. Mahasiswa lebih banyak didorong untuk eksplorasi elemen-elemen desain dan aturan tata rupa lainnya.

 Awalnya aku sempat kaget. Ternyata nirmana yang menjadi momok kuliah di DKV itu tugasnya tidak begitu banyak. Padahal cakupan materi teori warna sebenarnya sangat banyak. Mungkin ini awalan saja, tapi setidaknya mahasiswa jadi punya waktu untuk menyesuaikan diri. 

#2 Masih bisa bertahan di DKV ISI Jogja meski tidak bisa gambar digital

Banyak mahasiswa memilih jurusan DKV karena telah terbiasa menggambar menggunakan pernak-pernik digital. Sementara aku, lebih lebih senang menggambar secara manual. Oleh karena itu, aku cukup terintimidasi dengan anak-anak seangkatan yang udah jago menggambar secara digital. Namun tenang saja, di DKV ISI Jogja yang diutamakan adalah keterampilan manual terlebih dulu. Kampus tidak terlalu ngeburu-buru untuk menggambar digital.

Memang sih, di semester dua ada mata kuliah membuat logo yang memerlukan kemampuan menggambar secara digital. Untung saja temanku bersedia membantu mengenalkan dasar-dasarnya. Dosen pun menawarkan bantuan kalau memang masih awam dengan berbagai aplikasi menggambar digital. Jadi, bagi kalian yang ingin masuk DKV ISI tapi belum terbiasa menggambar digital, tidak perlu khawatir. Masih ada banyak waktu dan kesempatan belajar setelah masuk kampus ini. 

Baca Juga:

5 Penderitaan Mahasiswa di Kampus Negeri Medioker yang Nggak Diketahui Orang Banyak

ISI Jogja Menjelma Jadi Kampus Medioker, Mahasiswa Tambah Banyak tapi yang Merugi Juga Makin Banyak

#3 Mengumpulkan tugas lewat deadline 

Sepanjang pengalaman kuliah di sini, masih ada harapan sekalipun tenggat waktu tugas kalian sudah lewat. Bahkan, tugas masih diterima sekalipun dikumpulkan saat libur semester.  Ini sebenarnya bukan aspek yang baik ya, apalagi kalau dijadikan kebiasaan untuk menunda waktu pengerjaan tugas. Konsekuensi telat pengumpulan tugas sebaiknya tetap dipertimbangkan, kalau bisa dihindari  

#4 Lingkungan kampus 

Kalau kamu memang benar-benar punya minat untuk menyampaikan pesan dalam bentuk visual atau rupa, jurusan DKV ISI Jogja pilihan yang tepat. Lingkungan kampus ini secara tidak langsung menuntutmu menjadi lebih kreatif. Mulai dari kawan-kawan dengan hobi yang mirip hingga berbagai macam kegiatan kampus yang bisa mengolah kreativitasmu. Tidak terkecuali dosen-dosen mumpuni yang bersedia berbagai pengalaman ke mahasiswa. 

#5 Jadwal UTS dan UAS di DKV ISI Jogja tidak saklek

Jadwal ujian di DKV ISI Jogja seringkali hanya berupa estimasi, seperti dalam satu minggu di bulan tertentu. Tidak adanya jadwal yang terstruktur membuat mahasiswa melihat ujian seperti tugas kuliah pada umumnya. Mahasiswa pun bisa lebih  fokus dan rileks dalam pengerjaannya. 

Cara pandang DKV ISI Jogja terhadap ujian memang berbeda dengan kebanyakan kampus. Salah satu dosen bahkan pernah menyatakan kurang suka memberikan tugas ujian ke mahasiswa. Menurutnya, DKV saja sudah menjadi bagian ujian kehidupan untuk kami.

Itu dia beberapa kelebihan yang aku rasakan selama menjadi mahasiswa DKV ISI Jogja. Kalian juga ingin melanjutkan kuliah di kampus ini? 

Penulis: Yumnaa Widawima
Editor:  Kenia Intan

BACA JUGA Fesyen Mahasiswa Paling Ulala ada di ISI Yogyakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2023 oleh

Tags: desain komunikasi visualDKVISI Jogjajurusan senikampus di Jogjaperguruan tinggi negeri
Yumnaa Widawima

Yumnaa Widawima

Anak DKV yang sedang mencari jati diri.

ArtikelTerkait

Kuliah di Sekolah Kedinasan Nggak Cocok buat Orang Gengsian karena Nggak Bisa Dibanggakan

Kuliah di Sekolah Kedinasan Nggak Cocok buat Orang Gengsian karena Nggak Bisa Dibanggakan

21 Februari 2024
Universitas Terbaik di Jambi, Bisa Jadi Pilihan bagi Warga Jambi yang Enggan Merantau ke Jawa Mojok.co

Universitas Terbaik di Jambi, Bisa Jadi Pilihan bagi Warga Jambi yang Enggan Merantau ke Jawa

30 Oktober 2023
ISI Jogja Menjelma Jadi Kampus Medioker, Mahasiswa Tambah Banyak tapi yang Merugi Juga Makin Banyak

ISI Jogja Menjelma Jadi Kampus Medioker, Mahasiswa Tambah Banyak tapi yang Merugi Juga Makin Banyak

12 Agustus 2025
5 Penderitaan Mahasiswa di Kampus Negeri Medioker yang Nggak Diketahui Orang Banyak

5 Penderitaan Mahasiswa di Kampus Negeri Medioker yang Nggak Diketahui Orang Banyak

20 September 2025
UNJ Kampus yang Nggak Ramah Pejalan Kaki, tapi Ramah ke Pengendara Mobil Mojok.co

UNJ Kampus Negeri yang Nggak Ramah Pejalan Kaki, tapi Ramah ke Pengendara Mobil

13 Februari 2024
Bukan UGM Atau UNY, UIN Sunan Kalijaga Adalah Kampus Paling Unggul di Jogja

Bukan UGM Atau UNY, UIN Sunan Kalijaga Adalah Kampus Paling Unggul di Jogja

12 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.