Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Disuruh Ganti Suami sama Polisi Biringkanaya, Contoh Citra Kepolisian yang Memang Terpuruk

Zubairi oleh Zubairi
6 Januari 2023
A A
Disuruh Ganti Suami sama Polisi Binangkaya, Contoh Citra Kepolisian yang Memang Terpuruk

Disuruh Ganti Suami sama Polisi Binangkaya, Contoh Citra Kepolisian yang Memang Terpuruk (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ujaran tak simpatik anggota polisi Polsek Biringkanaya adalah nail in the coffin bagi citra kepolisian

Beberapa waktu lalu, akun instagram @undercover.id mengunggah berita yang cukup mencengangkan publik. Berita yang dimaksud adalah postingan tentang seorang ibu yang melaporkan suaminya telah hilang beberapa waktu lalu. Ketika melaporkan hal tersebut, alih-alih mendapatkan solusi, salah satu oknum polisi malah menyarankan dengan bercanda untuk ganti suami baru.

Mau dianggap bercandaan atau nggak, perilaku polisi tersebut memang beneran konyol banget dan jelas keterlaluan. Sebagai penegak hukum, dan memang bertugas untuk memproses laporan dari masyarakat, candaan tersebut memang seharusnya tak dilontarkan. Kepikiran pun harusnya nggak.

https://www.instagram.com/p/Cm9W7yfSm07/?hl=en

Secara tak sadar, polisi tersebut justru mencoreng nama baik instansinya sendiri.

Tak bisa dimungkiri, Kepolisian Indonesia sedang tak dalam posisi yang baik-baik saja. Kasus Sambo seakan-akan menjadi final nail in the coffin, yang bikin kepercayaan rakyat menurun tajam. Kasus terbaru ini, bikin orang-orang yang sudah geram, makin memerah karena naik pitam.

Sosok wanita yang sedang hamil itu, melapor ke polisi, ya untuk meminta bantuan mencari suaminya yang hilang entah ke mana. Dia datang ke Kapolsek Biringkanaya tiga kali. Kedatangan pertama dan kedua, tak ada tanggapan dari pihak polsek itu. Ketiga, baru ada. Tapi, malah disuruh ganti suami. Lah?

Sambaran frasa “ganti baru” itu, jelas nggak bikin terhibur, bisa jadi geram yang ada. 

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Logikanya, harusnya kedatangan pertama dan kedua yang tak ditanggapi itu, pihak polsek ya minta maaf. Jika memang ranahnya atau tugas mencari orang hilang bukan pihak situ. Andai begitu. Alih-alih minta maaf, pertemuan ketiga malah diperlakukan dengan sikap yang nggak ramah dan nihil sopan santun begitu. 

Mungkin harus pakai carai ini. Coba oknum polisi tersebut berada di posisi ibu tersebut, gimana perasaannya? Ini tuh problem keluarga. Siapa yang sanggup kehilangan keluarga tercintanya dalam situasi kayak gitu? 

Ini tuh suami. Tulang punggung rumah tangga. Statusnya masih suami sah. Mau ganti baru? Logikanya mana? Ini tak hanya bicara cinta. Tapi, istrinya, sedang dalam masa mengandung, ia sedang hamil. Siapa yang tega melihatnya anaknya lahir tanpa sang ayah tercinta lantaran hilang? 

Betul, dalam unggahan itu, pihak Polsek Biringkanaya kabarnya telah meminta maaf ke Mba Datu atas perbuatan menjijikkan dari anggotanya itu. Tapi, ini tuh bukan semata wayang tentang ucapan minta maaf belaka. Melainkan tentang arti sebuah keseriusan dari pihak kepolisian membantu dan melayani kebutuhan warganya dalam situasi yang amat genting dari kubu korban atau keluarga korban yang tertimpa suatu musibah. 

Pelayanan kurang baik dari aparat kepolisian itu belum sepenuhnya tuntas dari kasus yang sudah-sudah. Ayolah, Pak, jangan tambah dengan kasus-kasus yang lain yang temanya sama: pelayanan buruk. 

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA #PercumaLaporPolisi Harusnya Diserukan Warga India karena Polisi Indonesia Itu Terbaik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2023 oleh

Tags: citra polisisambo
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.