Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Dilema Liburan dan Keinginan Tetap Produktif

Anu'ma Syifaus S oleh Anu'ma Syifaus S
13 Juli 2019
A A
liburan

liburan

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi pemalas seperti saya, liburan merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu dari segala aktivitas. Kuliah yang penuh dengan drama tugas serta deadline lain yang menghantui setiap malam tentu butuh rehat dan istirahat. Liburan merupakan solusi untuk sejenak melupakan keharusan berpikir yang berat-berat itu.

Tanggal-tanggal kalender habis dilingkari sejak sebelum liburan tiba. Rencana-rencana mulai disusun mulai dari bermain ke tempat yang paling dekat sampai yang paling jauh. Orang-orang biasanya menyisihkan uang khusus untuk dihabiskan saat liburan tiba. Jadi tidak perlu bingung ketika ingin ini dan itu. Akan tetapi, seringkali rencana-rencana yang kita susun sedemikan rupa tidak sebanding lurus dengan kenyataan yang terjadi.

Banyak hal yang dipikirkan ketika liburan semakin dekat. Keinginan berlibur ke pantai, mendaki gunung atau wisata alam lain—yang kalau ditelusuri sangat banyak dan mewah—pasti masuk salah satu rencana di hari libur.  Walaupun tidak semua rencana terlaksana, keinginan-keinginan itu pasti akan tetap ada.

Liburan kuliah yang sangat panjang ini kadang membuat jenuh dan serasa ingin pergi kuliah saja karena bingung hendak melakukan apa. Padahal, saat sedang kuliah selalu ingin cepat-cepat liburan. Tetapi, juga tidak mungkin libur tiga bulan diisi dengan main setiap hari. Emang uang jatuh dari langit apa?

Sebenarnya ada alternatif lain yang bisa dilakukan untuk menghabiskan liburan. Seperti Minggu-Minggu biasanya, liburan bisa dihabiskan untuk rebahan dan tidur. Hal tersebut jika dihayati dengan benar sangat menyenangkan dan menenangkan pikiran. Bayangkan saja. Hidupmu bebas dari tugas dan kamu bebas melakukan apa saja tanpa beban.

Jam tidur yang tadinya hanya dua jam tiga jam, bisa menjadi 12 jam ketika liburan. Waktu untuk membaca jurnal, bisa diganti untuk membaca thread di Twitter. Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Ehehe~

Akan tetapi, rasa bosan pasti akan selalu ada layaknya sebuah hubungan yang sudah dijalin lama. Hal-hal yang dilakukan itu-itu saja berulang-ulang terkesan monoton dan membuat capek. Ketika hanya rebahan dan bermain media sosial setiap saat bahkan setiap detik, jenuh akan datang menghampiri. Apalagi kalau kehabisan bahan. Beuh, bosan.

Hal itu kerap terjadi terlebih saat libur panjang begini. Hari-hari akan penuh dengan tidur dan rebahan. Ternyata tidur juga bikin capek. Bisa-bisa yang tadinya ketika hari biasa saya tidur hanya dua jam, saat liburan saya bisa tidur 12 jam dan rasanya malah jadi ngantuk terus. Hari-hari jadi lemas dan tidak bersemangat. Saya kangen tugas~

Baca Juga:

Banyu Langit Agro Park Magelang, Tempat Liburan yang Tepat untuk Momong Anak

4 Alasan Orang Jakarta Lebih Sering Liburan ke Bogor daripada ke Pulau Seribu

Keinginan produktif sering muncul ketika nganggur dan bosan. Sebenarnya, banyak hal-hal bermanfaat lain yang bisa dilakukan untuk mengisi liburan. Di antaranya adalah bekerja. Banyak teman-teman kuliah saya yang memilih mencari kerja untuk mengisi liburan mereka. Tiga bulan bukan waktu yang sebentar meski tidak lama juga. Aneh memang ketika kuliah ingin libur dan saat libur malah ingin kerja. Dasar manusia, ya~

Namanya juga butuh duit, mau gimana lagi. Untuk meminta uang kepada orang tua saat liburan juga rasanya tidak enak hati. Alhasil, tidak sedikit dari mereka berusaha mencari pekerjaan atau kegiatan saat liburan, terlebih yang bisa menghasilkan uang.

Produktif bisa dimaknai apa saja. Asal tidak nganggur, saya rasa sudah bisa dikatakan produktif. Banyak hal-hal yang bisa dilakukan untuk menghindari rasa jenuh. Bisa dimulai dengan bangun pagi, kemudian memulai aktivitas dengan bersih-bersih rumah. Itung-itung juga membantu orang tua, jarang-jarang juga kan sejak  jadi anak kos dan jarang pulang.

Setelahnya, bisa dilanjutkan dengan melakukan kegiatan yang disenangi. Menulis untuk dikirim ke Mojok misalnya. Tiap-tiap orang tentu mempunyai kegemaran yang bisa dilakukan kapan saja dan tentu atas dasar keinginan. Dengan begitu, liburan akan terasa lebih bermanfaat daripada hanya tidur-tiduran dan bikin gendut.

Tidak masalah ketika ingin main ke pantai dan bermain air. Pikiran memang butuh istirahat dan penyegaran. Tapi, tidak berarti berwisata harus dilakukan setiap hari. Secukupnya saja dan tidak perlu berlebihan. Semua kembali ke diri masing-masing, mau pilih nganggur atau produktif. Kan kalau liburan bawaannya santai gitu, jadi tidak perlu tegang mikirin yang enggak-enggak sejenis tugas dan deadline.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: Curhatkeluh kesahLiburanproduktif
Anu'ma Syifaus S

Anu'ma Syifaus S

ArtikelTerkait

tombol like

Dear Mark Zuckerberg, Tolong Kembalikan Fitur Tombol Like di Facebook Seperti Sebelumnya

27 Agustus 2019
ah cuma

Banyak Masalah Dalam Hidup Kita Dimulai Dari Kalimat ‘Ah Cuma’

3 September 2019
sambat

Sambat: Salah Satu Alasan Anak Muda Susah Nabung

22 Juli 2019
takmir kampus

Tugas Takmir Kampus yang Jarang Diketahui Orang

6 Agustus 2019
Solomon’s Paradox solomon's paradox mojok

Solomon’s Paradox : Alasan Kita Berpikir Lebih Jernih dan Bijak tentang Masalah Orang Lain daripada Masalah Sendiri

19 Juni 2021
Apa Benar Turis Indonesia Malu-Maluin Terminal Mojok

Katanya Turis Indonesia Malu-maluin, Apa Benar Gitu?

17 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Dipaksa Kuliah Jurusan Paling Dicari di PTN karena Ambisi PNS, Setelah Lulus Malah bikin Ortu Kecewa karena “Kerjaan Remeh”
  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”
  • 10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal
  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.