Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
13 Juli 2021
A A
Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin terminal mojok.co

Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa sangka, di balik tampang lugu, kocak, dan terkadang sedikit bodoh, seorang Patrick Star, si penduduk kota Bikini Bottom ini nyatanya merupakan seorang diktator. Saya sendiri sedikit nggak percaya, seorang sahabat sejati SpongeBob yang bersikap lugu dan terkadang kekanak-kanakan, nyatanya seorang diktator yang profesional.

Justifikasi saya kepada Patrick Star ini bukan asal tuduh-menuduh saja, apalagi sebuah teori konspirasi belaka. Saya ada bukti valid, mengapa Patrick ini pantas dilabeli sebagai diktator sejati, bahkan diktator profesional. Saya mengacu pada dua episode serial kartun SpongeBob Squarepants yakni episode The Fish Bowl dan Rule of Dumb. Melalui kedua episode tersebut, sudah sangat terlihat bagaimana bringasnya seorang Patrick Star.

#1 Episode The Fish Bowl

Pertama, akan saya ceritakan bagaimana diktatornya seorang Patrick Star dalam ini. Jadi, dalam episode ini sebenarnya menceritakan sebuah eksperimen mahkluk laut oleh seorang ilmuan asal Texas, yakni Sandy Cheeks. Sandy berulang kali mencari makhluk laut yang dapat menjadi eksperimennya, tapi usahanya tak berhasil dan berujung pada amuk massa padanya. Akhirnya, Sandy teringat oleh temannya yakni SpongeBob dan Patrick yang mungkin mau untuk dijadikan eksperimen makhluk lautnya.

Nah, singkat cerita, awalnya eksperimen tersebut berlangsung normal dan aman-aman saja. Namun, semua itu berubah semenjak negara api menyerang. Eh, nggak, maksudnya semenjak Patrick diberikan amanah oleh Sandy untuk jadi pemimpin ketika satu tim dengan SpongeBob.

Di awal-awal kepemimpinan Patrick Star, kebijakannya nggak ada yang bermasalah. Namun, ketika Sandy membagikan kepada SpongeBob dan Patrick dua es krim dengan takaran sama, tapi dengan ukuran mangkuk yang berbeda, saat itulah kediktatoran Patrick muncul.

Lantaran ia iri pada SpongeBob yang mendapatkan mangkuk besar, maka Patrick memutuskan untuk bertukar. Namun, ketika Patrick melihat SpongeBob lagi dan ia mendapatkan mangkuk kecil tapi es krimnya “terlihat” banyak, Patrick meminta bertukar lagi.

Begitu pun seterusnya hingga Patrick mengucapkan, “Ada satu cara untuk mencapai keadilan,” dengan diiringi tindakannya merampas es krim SpongeBob. Lalu, ia memakan sekaligus dua es krim tersebut.

Kelakuan Patrick ini nggak jauh berbeda dengan tikus kolong meja yang gemar merampas hak rakyat kecil. Mereka selalu merasa kurang dengan gaji yang mereka dapat. Lantas, demi mencapai “keadilan” versi mereka, akhirnya mereka merampok uang-uang rakyat dengan cara yang keji.

Baca Juga:

Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

Nggak hanya sampai situ, Patrick kembali berulah lagi ketika Sandy membagikan es krim dengan takaran dan wadah yang sama. Patrick memegang kedua es krim. Ketika SpongeBob memohon dan meminta jatahnya, Patrick memberikan kebijakan dengan birokrasi yang super ruwet. Mulai dari memerintahkan SpongeBob untuk memijat kakinya, menghitung pasir, bahkan menghitung pasir kembali ketika hasil kerja SpongeBob dirusak oleh Patrick.

Ketika SpongeBob sedikit protes dengan melontarkan, “Patrick, kau membuat keputusan yang sangat buruk!”

Secara tegas Patrick membalas aspirasi protes Spongebob, “Tidak boleh mengkritik! Aku yang memimpin dan lakukan perintahku.”

Ya, beginilah sosok pemimpin yang nggak tau apa itu demokrasi. Huft.

#2 Episode Rule of Dumb

Nah, sekarang beranjak pada episode kedua yang menunjukkan bagaimana diktatornya seorang Patrick Star ini. Dalam episode Rule of Dumb, ternyata Patrick merupakan keturunan bangsawan kerajaan dan pada saat itu ia dinobatkan jadi raja.

Saat penobatan Patrick jadi raja, ada sebuah kebijakan kekuasaan raja yang membuat saya heran. Kebijakan tersebut yakni raja berhak mendapatkan apa yang dia inginkan, dengan cara sewenang-wenang, dan “gratis”. Walhasil, raja Patrick mulai meminta aneh-aneh. Dimulai dari makan sepuluh kraby patty, segelas milkshake patty, dan kentang porsi besar.

Selain itu, di pinggir jalan, Patrick merampas krabby patty milik warga lokal secara paksa. Patrick juga merampas koleksi buku komik anak kecil secara paksa.

Kasus seperti ini nggak jauh berbeda dengan kasus perampasan lahan yang sering terjadi di negeri Wakanda. Terutama lahan para petani yang dirampas secara paksa untuk pembangunan gedung pencakar langit, bandara, jalan tol, bahkan industri milik perusahan. Ya, memang, sih, program pemerintahan itu mengutamakan pembangunan, tapi masak perampasan lahannya harus secara paksa begitu?

Nah, yang lebih membuat geramnya lagi, ketika diberi kekuasaan Patrick justru sangat anti kritik. Misalnya, ketika dia dikritik oleh warga lokal yang dirampas krabby patty-nya. Warga lokal tersebut bilang, “Ini tidak adil!”

Kemudian, Patrick dengan lantang dan tegas membalas kritikan tersebut, “Hidup memang tidak adil, jadi biasakan dirimu, ya!” Melihat tingkah laku dan betapa diktatornya Patrick, nggak kebayang ketika ia jadi presiden di negeri Wakanda. Sudah merampas sesuka hati, ditambah anti kritik lagi. Komplit wes.

Untungnya, Patrick hanya tinggal dan berulah di Bikini Bottom, nggak sampai ke negeri lain.

Sumber Gambar: YouTube Alpha Jay Show

BACA JUGA Andai SpongeBob Jadi Seorang HRD yang Menolak ‘Orang Dalam’ di Suatu Perusahaan dan tulisan Mohammad Maulana Iqbal lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: diktatorHiburan TerminalPatrick StarSpongebob squarepants
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Terkadang sedikit halu.

ArtikelTerkait

Lagu-lagu Kerispatih Adalah Teman Terbaik Saat Patah Hati terminal mojok

Lagu Kerispatih Adalah Teman Terbaik Saat Patah Hati

16 Juli 2021
Panduan Menjalin Hubungan Harmonis ala Pasangan Winter Garden dalam Drakor Hospital Playlist Season 2 terminal mojok

Panduan Menjalin Hubungan Harmonis ala Pasangan Winter Garden dalam Drakor ‘Hospital Playlist’ Season 2

4 Juli 2021
skyrim mojok

Kata Siapa Final Fantasy Gim RPG Terbaik? Belum Pernah Main Skyrim ya?

11 Juli 2021
4 Kebijakan Saya jika Magang Jadi Bupati Bikini Bottom terminal mojok.co

4 Kebijakan Saya jika Magang Jadi Bupati Bikini Bottom

19 Juli 2021
MTV Ampuh, Acara Musik Terbaik Sepanjang Masa terminal mojok

MTV Ampuh Adalah Acara Musik Terbaik Sepanjang Masa, No Debat!

25 Juni 2021
Leonardo PSG FIFA PES gim sepak bola Lionel Messi Mojok

Setelah Messi Pindah ke PSG, Dunia PES dan FIFA Tak Lagi Sama

12 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.