Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Abd. Muhaimin oleh Abd. Muhaimin
8 Desember 2025
A A
Derita Users Android, Nggak Pakai iPhone Terbaru eh Dikucilkan (Unsplash)

Derita Users Android, Nggak Pakai iPhone Terbaru eh Dikucilkan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya adalah pengguna Android sejak lama. Dan akhir-akhir saya agak resah melihat konten-konten orang yang pamerin iPhone. Mulai dari yang elegan hingga yang paling norak. Untungnya, tak ada rasa iri. Palingan cuma bergumam dalam hati, “Kapan, ya?”

Tapi, rasa tabah yang saya pelihara ini diuji juga. Orang-orang di sekitar saya mulai pakai iPhone. Kalimat-kalimat merendahkan kepada saya yang masih pakai Android mulai datang. Saya tahu mereka cuma bercanda.

Iya, saya tahu kalian bakal ngecap saya orangnya nggak asik karena malas mengikuti tuntutan zaman dengan tetap pakai Android. Lagian, kalau memaksakan hidup ini harus selalu ikut tuntutan zaman dengan pakai iPhone, ujungnya capek sendiri.

User Android bukan orang kudet, kok

User Android itu, di mana pengguna iPhone, selalu kuno, berasal dari zaman batu, dan ngerti teknologi. Saya bak orang yang belum mengerti apa itu alat komunikasi, brand, dan derajat sosial.

Nggak, kok. Saya masih mengerti cara mengoperasikan handphone. Saya juga tahu ada media untuk berinteraksi dengan orang-orang di ujung dunia manapun bernama Facebook, Instagram, X, dan Tiktok.

Jadi, berhentilah menganggap pengguna Android itu ketinggalan zaman karena belum update ke iPhone. Padahal masih banyak merek lain yang lebih mahal. Dan para penggunanya anteng-anteng aja.

Kadang, bukan nggak pengin, tapi ada faktor ekonomi dan belum butuh aja

Saya tidak memungkiri kalau punya rencana untuk membeli iPhone. Karena itu, saya menulis ini bukan karena anti sama iPhone. Nggak. saya hanya ingin mewakili orang-orang yang mungkin juga mengalami apa yang saya alami ini, bahwa kita itu bukan nggak pengin.

Ketidakinginan itu muncul setidaknya karena dua faktor. Pertama, masalah ekonomi. Faktor ini tentu adalah pertama dan utama. Orang-orang yang belum beli iPhone itu ya karena nggak mampu. Makanya, mereka setia sama Android.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Punya iPhone, Asal Enggak Dipamerin atau Ketahuan Aja!

Kedua, karena belum butuh. Sejauh yang saya tahu, iPhone itu menawarkan beberapa kelebihan. Di antaranya adalah fitur AirDrop untuk berbagi file cepat antar perangkat Apple, atau Handoff & Continuity yang memungkinkan kelancaran antar iPhone, iPad, dan MacBook.

Nah, sebagai pengguna Android, saya belum butuh fitur itu. Entah mungkin nanti pas udah punya kesibukan dan pekerjaan yang mengharuskan punya fleksibilitas device, saya bakal mempertimbangkannya untuk membelinya.

Bisa mandiri dan nggak punya utang itu pencapaian yang perlu diapresiasi

Ada sebuah asumsi yang mengatakan bahwa banyak users iPhone menyasar derajat sosial. Sebagian lagi karena kebutuhan. Saya tidak menyalahkan mereka yang pindah dari Android ke Apple demi mengejar standar sosial. Namanya pilihan personal, kan. Saya menyaksikan fenomena ini dari dekat.

Masalah muncul ketika users Apple belum mampu secara finansial tapi memaksa “harus punya”. Salah satunya adalah teman sendiri yang menempuh jalur pinjol hanya demi “terlihat keren”.

Dia tidak membutuhkan produk Apple itu untuk sesuatu yang lebih produktif. Saya tahu, dia hanya menggunakan hape itu untuk main Facebook dan scroll TikTok. Pakai Android juga bisa kalau hanya untuk dua aktivitas itu. 

Sungguh sayang, demi gengsi, dia jadi punya utang. Setiap saat, dia selalu dikepung rasa bingung melunasi pinjaman itu. Fenomena ini jumlahnya banyak. Saya nggak menyalahkan, cuma menyayangkan saja. Bukankah pikiran lebih tenang kalau nggak punya utang? 

Ini saran saja dari pengguna Android. Tak perlu memaksa untuk punya iPhone sekarang. Kalau memang belum mampu secara ekonomi, ya nabung dulu. Bikin skala prioritas. Kami jadi dikucilkan karena nggak pakai iPhone terbaru? Santai saja, hidup bukan soal pakai gawai terbaru. Hidup soal bertahan hidup dan mampu menentukan skala prioritas. 

Makanya, saya bersyukur bisa mandiri dan menabung. Saya apresiasi betul untuk kalian yang bisa mandiri dan menentukan skala prioritas. 

Android, mungkin bikin kita terlihat kuno dan dikucilkan. Namun, bebas utang karena tidak memaksakan hidup, jauh lebih baik. Hati jadi tenang, ketimbang beli iphone hanya demi memuaskan ego dan gengsi semata.

Penulis: Abd. Muhaimin

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Alasan Anak Muda Jogja Tak Mau Pakai iPhone Meski Mampu Beli, Merasa Fitur Android Lebih Berguna dan Mudah “Dicurangi”

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2025 oleh

Tags: Androidapplehape androidhape iphoneiphoneiPhone 17iphone terbarumacbook
Abd. Muhaimin

Abd. Muhaimin

Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Bekerja di Penerbit Erlangga. Asli Sumenep, pemerhati isu sosial dan mahasiswa.

ArtikelTerkait

3 Ekspektasi Ketinggian yang Dialami Pengguna Baru iPad

3 Ekspektasi Ketinggian yang Dialami Pengguna Baru iPad

28 Desember 2022
IPhone SE di 2020, Masih Layak Jadi Daily Driver MOJOK.CO

IPhone SE di 2020, Masih Layak Jadi Daily Driver?

21 Juli 2020
huawei matebook x pro laptop windows performa seperti sekelas macbook pro harga spesifikasi review ulasan perbandingan kelemahan kekurangan kekebihan mojok.co

Huawei Matebook X Pro, Mirip Macbook Pro tapi Nggak Nyebelin

12 Juni 2020
Membela Orang-orang yang Menyewa iPhone ketika Lebaran Mojok.co

Membela Orang-orang yang Menyewa iPhone ketika Lebaran

1 April 2025
iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, eSIM Solusinya!

iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, Ini Solusinya!

14 Januari 2023
4 Tips Membeli Android Second biar Nggak Kena Tipu

4 Tips Membeli Android Second biar Nggak Kena Tipu

26 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.