Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Tinggal Jalan Sempit Dekat Sekolah Elit di Medan: Pergi Sekolah dan Kerja Harus Pagi Buta biar Nggak Rebutan Jalan!

Kristiani oleh Kristiani
24 Agustus 2025
A A
Derita Tinggal Jalan Sempit Dekat Sekolah Elit di Medan: Pergi Sekolah dan Kerja Harus Pagi Buta biar Nggak Rebutan Jalan!

Derita Tinggal Jalan Sempit Dekat Sekolah Elit di Medan: Pergi Sekolah dan Kerja Harus Pagi Buta biar Nggak Rebutan Jalan!

Share on FacebookShare on Twitter

Tinggal di dekat sekolah elit di Medan tak berarti punya privilege atau keuntungan, justru malah di kasus saya, hidup jadi lebih susah

Sudah berpuluh tahun saya tinggal di kota Medan. Segala medan telah dijalani. Dari jalannya yang mampu menggetarkan badan hingga besi bisa berlari lebih kencang dari Usain Bolt. Nggak usah gimana suasana Medan. Udah banyak artikel yang membahasnya. Sampai hari ini, aku ya aman-aman aja walaupun tetap aja besi rumahku kemalingan.

Lokasi rumahku sendiri berada di pinggiran kota dengan jalanan yang sempit. Di sana bus besar harus putar otak memutar kendaraannya. Jalan aja mereka hati-hati. Wong ukuran jalannya hanya muat dua mobil. Makanya bapakku aja kadang malas bawa mobilnya yang besar. Bapakku supir AKDP dan mobilnya sangat besar.

Meski berada di jalanan pinggiran kota yang sempit, daerahku memiliki sekolah elit sampai artis internasional datang ke sana. Saya akui, kegiatan sekolah ini sangat bagus walaupun siswanya paling banyak bukan warga sekitar. Selain preferensi kurang cocok, sekolahnya juga tidak terjangkau bagi kelas bawah yang ada di daerahku. Nggak usah sebut apa sekolah. Warga Medan dan mungkin luar Sumatera Utara pasti pada tahu karena pernah viral saat itu.

Bagi kalian, mungkin tinggal di dekat sekolah elit di Medan itu enak. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya.

Satu kampung harus pergi pagi buta

Meski masih satu kelurahan, anak di sekitar sana tidak bisa ongkang-angking bersekolah. Mereka tidak bisa bermanja ria bersekolah lebih lama. Sebelum subuh, mereka harus bersiap dan merasakan air dingin mengguyur badan mereka. Orang tua juga tidak bisa bersantai dan memasak apa yang bisa dimasak agar anaknya tidak telat bersekolah.

Tidak hanya anak sekolah, pekerja juga harus cepat-cepat berangkat walaupun waktu mereka lebih lama dari anak sekolah. Jangan heran saat ini setelah subuh, sudah banyak angkot di Medan bersiap melayani mereka. Begitu juga dengan kendaaan pribadi yang berlalu lalang saat matahari belum terbit.

Banyak warga sekitar pakai jalur alternatif di Medan

Lokasi di rumahku bisa dikatakan jalur ‘joker’ dan bisa menembus kabupaten lain di Medan. Namun, jalur joker ini sangat jauh dan kebanyakan siswa sekolah elit itu bukan berasal dari daerah yang menggunakan jalur alternatif melewati sekolah itu. Sebenarnya ada yang lain, tetapi lagi-lagi, siswanya kebanyakan bukan warga di sana dan yang lewat malah warga sekitar sekolah itu. Entah bersekolah ataupun kerja yang lebih dekat melintasi daerah itu. Meski jauh, setidaknya tidak merasakan kemacetan mobil mewah ditambah motor warga yang ugal-ugalan.

Baca Juga:

Sebagai Orang Surabaya, Saya Pikir Jalanan Medan Sudah Paling Barbar, Ternyata Jalan Jamin Ginting Jalur Karo Lebih Tidak Beradab

Pengalaman Saya Berkunjung ke Medan Nggak Sesuai dengan Ekspektasi, Benar-benar Bikin Kaget!

Jangan lupa, klaksonnya dan umpatan yang membuat telinga pekik. Tapi kan ada jalur yang lain lagi. Maaf, jalurnya ini merupakan perumahan elit dan tidak mungkin sembarangan masuk walaupun jalan ini yang sebenarnya lebih cepat. Ada wacana pemerintah membuka akses lain, tetapi saat ini belum terealisasi. Harus ada koordinasi di antara warga sekitar dan pemerintah untuk membuat jalur itu. Tentunya pemerintah berpikir ulang membayar ganti rugi tanah warga yang dipakai untuk pembangunan jalan itu.

Apa solusinya?

Tidak ada solusi yang tepat saat ini. Sebenarnya sekolah elit itu menyediakan bus untuk siswanya, tetapi orang tua keukeuh menggunakan kendaraan pribadi untuk mendekatkan hubungan mereka serta keamanan sang anak bersekolah. Begitu juga warga sekitar yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi mengantar anak mereka pergi yang preferensinya sama dengan orang tua sekolah elit di Medan itu.

Angkot sebenarnya ada, tetapi tahulah bagaimana angkot di sana yang dikenal ugal-ugalan sehingga orang tua khawatir dengan anak mereka.

Karena hal ini, sebaiknya ada kerja sama antara pihak sekolah, pemerintah hingga warga sekitar mengatasinya. Langkah lebih konkret adalah menggunakan bus sekolah dan angkutan umum demi mengurangi kemacetan. Pembebasan lahan sedikit sulit karena kebanyakan lahan jalan sudah dijadikan hunian warga di sana. Pemerintah juga meregulasi aturan kendaraan yang lewat di sana agar mereka dua kali berpikir menggunakan kendaraan pribadi untuk sekolah ataupun bekerja.

Penulis: Kristiani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA GTA Lokal Real Life: Situasi Jalanan Kota Medan Begitu Kacau, Sabar Dikit Kenapa sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2025 oleh

Tags: angkot medanMedansekolah elitsekolah elit di medantransportasi umum medan
Kristiani

Kristiani

Lahir di Jawa, Besar di Sumatera.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Mi Ayam Jogja Selain Pakdhe Wonogiri dan Tumini mie ayam jogja terminal mojok.co

Rekomendasi Warung Mie Ayam Mantap dan Murah Meriah di Medan

18 Januari 2020
Jalan Keramik Sudirman Medan, Niatnya Estetik Malah Berujung Kritik

Jalan “Keramik” Sudirman Medan, Niatnya Estetik Malah Berujung Kritik

29 November 2023
4 Rekomendasi Makanan Khas Batak di Medan yang Halal

4 Rekomendasi Makanan Khas Batak di Medan yang Halal

9 Desember 2022
10 Hal yang Bikin Nggak Betah dan Kecewa Selama Tinggal di Medan, Cabut Aja Langsung!

10 Hal yang Bikin Nggak Betah dan Kecewa Selama Tinggal di Medan, Cabut Aja Langsung!

25 Juni 2024
mati lampu

Di Medan, Mati Lampu di Bulan Puasa Adalah Keniscayaan

17 Mei 2019
Mari Bersepakat Sirup Kurnia Adalah Sirup Paling Terkenal di Medan terminal mojok

Mari Bersepakat Sirup Kurnia Adalah Sirup Paling Terkenal di Medan

16 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa
  • Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara
  • Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.