Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

GTA Lokal Real Life: Situasi Jalanan Kota Medan Begitu Kacau, Sabar Dikit Kenapa sih?

Nadya Angela oleh Nadya Angela
6 September 2023
A A
5 Makanan khas Medan yang Wajib Dicicipi selain Bika Ambon dan Nasi Kentut

5 Makanan khas Medan yang Wajib Dicicipi selain Bika Ambon dan Nasi Kentut (Raja

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak kecil, saya (terpaksa) sering pindah-pindah tempat gara-gara pekerjaan ayahku. Dari itulah, saya ketemu berbagai macam orang dan ngerasain macetnya jalan di mana-mana. Tapi ada satu pulau yang menarik perhatianku, Sumatera.

Sumatera itu terkenal sama image barbarnya. Dan saya sebagai orang Sumatera asli emang mengsayai bahwa kami kalau ngomong suka tancap gas. Tapi jangan tsayat, sebenarnya kami berhati Hello Kitty, kok. Kita jelas nggak sebarbar yang ada di pikiran kalian, Gaes. Cuma nada bicara doang yang tinggi, tenaaaang.

ADVERTISEMENT

Nah, sesuai judul, saya mau bahas satu kota di Pulau Sumatera yang menurutku layak masuk di peta game GTA, game yang isinya tentang preman itu, lho.

Kalau kalian dengar kata “kota barbar”, pasti langsung kepikiran Medan, ‘kan? Jadi ceritanya, saya mau ngebahas soal kegilaan jalanan dan lalu lintas di Kota Medan yang bikin saya hampir trauma setiap kali keluar rumah. Iya, separah itu.

Nggak sabaran

Nah, ini nih yang sering saya lihat. Saya merasa orang Medan itu kayak nggak sabaran gitu. Kayaknya mereka ini nggak bisa berkendara dengan santai. Lampu merah sering diabaikan, rambu-rambu nggak diperhatiin, dan yang paling parah, ada yang nyetir kayak di lintasan balap. Jelas suasana lalu lintas jadi kacau dan nggak aman.

Angkutan umum penuh sesak

Kalo naik angkutan umum seperti angkot di Medan, rasanya seperti dicemplungin ke dalam kaleng sarden. Benar-benar penuh sesak, sampai susah bernapas. Ini yang bikin perjalanan jadi nggak nyaman banget. Apalagi, naik turun penumpang jadi perjuangan tersendiri. Merujuk poin pertama tadi, orang-orang pada nggak sabaran! Belum lagi kalau apes dapat supir yang ugal-ugalan. Paket lengkap deh.

Jalanan Kota Medan yang rusak parah

Ada jalan-jalan di Medan yang bisa saya bilang rusak parah. Lubang di mana-mana, permukaan jalan nggak rata, dan ini bikin nyetir jadi makin susah. Tapi yang bikin saya heran, ada orang yang langsung terabas aja. Kasihan, si lubang jadi kayak nggak ada harga dirinya lagi.

Derita pejalan kaki di Medan

Buat yang mau jalan kaki di Medan, terpaksa harus ngerasain tantangan yang lebih berat. Jalan yang penuh dengan mobil, minim trotoar yang layak, dan pengendara pede-pede saja ngelewatin pejalan kaki. Benar-benar sebuah perjuangan buat nyebrang jalan dengan selamat. Saya ingat pernah mendengar kalimat:

Baca Juga:

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

“Kalau kamu sudah bisa nyebrang jalan di Medan, kamu pasti bisa nyebrang di mana saja.”

Saya punya pertanyaan serius buat warga Medan nih. Kalian ada masalah apa, ya? Boleh banget, lho, curhat ke teman, keluarga, atau nyampah di aplikasi burung biru yang sekarang sudah berubah jadi X. Semua itu gratis. Jadi, jangan lampiaskan di jalan raya. Kasihan juga orang-orang yang mudah jantungan seperti saya ini.

Jadi, begitulah uneg-uneg dari saya. Semoga ini bisa jadi cerita yang menghibur dan berhasil ngegambarin betapa kacau lalu lintas di Kota Medan.

Penulis: Nadya Angela
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Aturan Berbicara jika Kamu Berada di Kota Medan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 September 2023 oleh

Tags: GTAKota Medansituasi jalanansumatera
Nadya Angela

Nadya Angela

Mahasiswi yang lagi nugas.

ArtikelTerkait

Jogja dan Solo di Mata Orang Jambi (Unsplash.com)

Jogja dan Solo di Mata Orang Jambi: Tetap Menarik dan Layak Disambangi

7 Agustus 2022
marine pesisir barat pantai sumatera mojok

Pesisir Barat, Mutiara di Pojok Tanah Sumatera

15 November 2020
Sebagai Orang Surabaya, Saya Pikir Jalanan Medan Sudah Paling Barbar, Ternyata Jalan Jamin Ginting Jalur Karo Lebih Tidak Beradab

Sebagai Orang Surabaya, Saya Pikir Jalanan Medan Sudah Paling Barbar, Ternyata Jalan Jamin Ginting Jalur Karo Lebih Tidak Beradab

22 November 2025
Kesawan, Malioboro Medan yang Penuh Sejarah dan Bikin Jatuh Cinta

Kesawan, Malioboro Medan yang Penuh Sejarah dan Bikin Jatuh Cinta

5 November 2025
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026
Derita Jadi Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja Mojok.co

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

5 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.