Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

Nurhanifah oleh Nurhanifah
15 Maret 2024
A A
Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Fasilitas publik belum lengkap

Nggak cuma perkara layanan pemerintah, kadang masih ada beberapa layanan publik yang sulit diakses, terutama yang fasilitasnya benar-benar lengkap. Misalnya rumah sakit. Di daerah Cirebon timur sebenarnya ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang lumayan besar. Namun untuk beberapa kasus atau penyakit tertentu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, kadang pasien harus dirujuk ke RSUD yang berada di Kota Cirebon dengan jarak tempuh bisa mencapai 1 jam.

Selain rumah sakit, di bidang pendidikan, khususnya di tingkat sekolah, kebanyakan sekolah terbaik atau favorit juga terletak di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon yang jaraknya jauh dari Cirebon timur. Meski di daerah tempat tinggal saya ini banyak sekolah juga, tapi fasilitasnya masih kalah jauh dibanding sekolah-sekolah favorit tersebut. 

Bahkan untuk mendapatkan bahan pokok atau sekunder yang benar-benar lengkap atau murah, kadang masyarakat Cirebon timur juga harus mengunjungi pusat perbelanjaan yang letaknya di sekitaran pusat pemerintah kabupaten atau kota Cirebon. 

Banyak jalan di daerah Cirebon timur yang rusak

Jalan yang rusak seakan sudah menjadi hal biasa bagi masyarakat Cirebon bagian timur. Gimana nggak biasa, di daerah yang saya tinggali saja hampir semua jalan rusak. Mulai dari aspal jalan yang mengelupas, jalan yang berbatu, jalan yang berlubang, dll. Banyaknya jalan yang rusak ini juga menjadi penyebab kemacetan, menghambat perjalanan, dan tak jarang membahayakan pengendara.

Jalan yang rusak ini menjadi masalah yang sampai saat ini belum terselesaikan di Cirebon timur. Sebenarnya bukan nggak pernah diperbaiki, masalahnya kadang setelah diperbaiki, jalan tersebut bakal rusak lagi beberapa bulan kemudian. Entah karena banyak kendaraan berat yang melintas sehingga jalan jadi cepat rusak atau memang perbaikan jalannya yang nggak maksimal. Entahlah.

Beberapa desa langganan banjir

Satu lagi masalah yang harus dihadapi oleh masyarakat di Cirebon bagian timur adalah banjir. Beberapa desa di wilayah ini kerap kebanjiran saat musim hujan tiba. Sebut saja Desa Gunungsari yang menjadi langganan banjir akibat meluapnya Sungai Ciberes. Saking seringnya, masyarakat di desa itu disebut-sebut sudah bersahabat dengan banjir. Hujan sebentar saja sudah bisa memicu terjadinya banjir.

Tahun 2018 menjadi salah satu tahun dengan bencana banjir terbesar di wilayah Cirebon bagian timur. Puluhan ribu rumah warga terendam akibat meluapnya Sungai Cisanggarung. Tentunya bencana banjir ini sangat merugikan warga, nggak hanya kerugian material, tetapi sampai memakan korban jiwa juga di beberapa desa. Wilayah tempat saya tinggal pun pernah dilanda banjir pada tahun 2009 yang mana itu merupakan banjir pertama saya sekaligus bencana banjir terbesar selama hidup. 

Sampai saat ini belum ada solusi dari pemerintah terkait penanganan masalah banjir di Cirebon timur. Tanggul yang ditinggikan sebagai salah satu solusi sudah dilakukan pemerintah, tapi nyatanya belum cukup untuk menanggulangi masalah banjir.

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

Wacana pemekaran Kabupaten Cirebon Timur

Sulitnya mengakses layanan pemerintahan ditambah masalah yang dialami masyarakat Cirebon timur diperparah dengan belum adanya solusi dari pemerintah untuk kondisi tersebut. Akibatnya, masyarakat Cirebon bagian timur merasa kurang mendapatkan keadilan. 

Kesenjangan sosial yang kami rasakan membuat kami nggak bisa merasakan kehadiran dan peran pemerintah. Akhirnya muncul wacana pemekaran Kabupaten Cirebon Timur yang diusung oleh beberapa tokoh masyarakat Cirebon bagian timur. Wacana ini sebenarnya sudah digaungkan dari beberapa tahun lalu, bahkan saat saya masih duduk di bangku SMP, tapi sampai sekarang belum ada keputusan final dari wacana tersebut.

Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat meliputi sandang, pangan, papan, serta lapangan pekerjaan menjadi alasan utama pemekaran Kabupaten Cirebon Timur diusung. Harapannya agar masyarakat Cirebon bagian timur mendapat kemudahan dalam mengakses layanan pemerintah serta benar-benar merasakan peran pemerintah setelah sekian lama menjadi daerah pinggiran yang kurang diperhatikan.

Penulis: Nurhanifah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Orang Cirebon Terlalu Jawa untuk Disebut Sunda, Terlalu Sunda untuk Disebut Jawa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2024 oleh

Tags: banjircireboncirebon timurJawa Baratorang cirebon
Nurhanifah

Nurhanifah

Mahasiswa jurusan Pertanian yang memiliki hobi dan minat di bidang kepenulisan.

ArtikelTerkait

Penggunaan Umpatan “Anjing” Berdasarkan Tingkatan Emosi dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

Penggunaan Umpatan “Anjing” Berdasarkan Tingkatan Emosi dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

4 Desember 2023
5 Rekomendasi Gunung di Jawa Barat untuk Pendaki Pemula

5 Rekomendasi Gunung di Jawa Barat untuk Pendaki Pemula

27 September 2023
Bandung Selatan, Tempat Tinggal Orang-orang Paling Kuat Se-Bandung

Bandung Selatan, Tempat Tinggal Orang-orang Paling Kuat Se-Bandung

10 Maret 2025
Derita Punya Rumah Pinggir Sungai di Desa, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil Mojok.co

Derita Punya Rumah Pinggir Sungai, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil

17 Juni 2025
Karawang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal dan Investasi TKI

Karawang, Dulu Lumbung Padi Kini Kota Industri: Kota yang Semakin Ideal untuk Menetap dan Berinvestasi

23 September 2023
Coba Tanya 3 Kata Lucu ke Orang Malang, Pasti Jawabannya Adalah Jembatan Suhat Banjir

Coba Tanya 3 Kata Lucu ke Orang Malang, Pasti Jawabannya Adalah Jembatan Suhat Banjir

11 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.