Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Dear Mas Wali Kota Solo, Tolong Kembalikan Jalan Jenderal Sudirman seperti Semula

Maulana Adhi Nugraha oleh Maulana Adhi Nugraha
22 Agustus 2021
A A
paving jalan jenderal sudirman solo mojok

paving jalan jenderal sudirman solo mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi warga Kota Solo tentu sudah tak asing dengan Jalan Jenderal Sudirman. Jalan ini menjadi salah satu jalan arteri di kota ini dan jalan ini nggak kalah ramai dengan Jalan Slamet Riyadi tentunya. Ya gimana nggak ramai, di jalan ini berdiri balai kota yang menjadi tempat kerja wali kota Solo.

Bergeser sedikit dari balai kota ke selatan ada kantor cabang Bank Indonesia dan kantor cabang Pos Indonesia. Di sisi timur ada kantor cabang BRI, pusat kuliner Galabo, dan bangunan cagar budaya yang hampir terlupakan dan sempat terbengkalai, Benteng Vastenburg. Belum lagi jalan ini dekat dengan Pasar Gedhe yang menjadi salah satu pusat ekonomi kota dan juga dekat dengan Keraton Kasunanan Surakarta yang menjadi salah satu destinasi wisata Kota Solo.

Secara lokasi, Jalan Jenderal Sudirman sangat strategis memang. Udah berlokasi di pusat kota, dekat dengan pusat pemerintahan, dekat dengan pasar, dekat dengan pusat kuliner, dekat dengan tempat wisata, dan cagar budaya. Pokoknya jalan ini nyenengke banget deh.

Cuma sayangnya ada satu hal yang bikin saya malas lewat jalan ini, jalan ini sudah dipaving. Alasannya sepele memang, tapi saya benar-benar merasa kalau Jalan Jenderal Sudirman lebih baik pakai aspal saja daripada harus pakai paving. Jalan yang dulunya mulus-mulus aja dengan aspal tiba-tiba menjadi “neraka” bagi saya sejak mulai dipaving.

Setiap pergi kalau udah kebayang bakal lewat jalan ini pasti saya akan berpikir keras untuk menghindari jalan ini. Gimana nggak berusaha buat ngehindar, sejak jalan ini dipaving tiap kali roda motor saya melindas batu andesit yang kurang rata dan sambungan beton yang membentang sebagai penguat susunan batu isinya cuma getar-geter doang, maklum Honda Karisma saya udah tua udah di atas sepuluh tahun jadi wajar kalau bodinya terutama di bagian batok gampang getar-geter.

Saya yakin pasti pemilik motor yang motornya berusia di atas sepuluh tahun bakal ngerasain hal yang sama tiap lewat Jalan Jenderal Sudirman, ngerasain getaran yang luar biasa lebih dahsyat daripada getaran cinta. Apalagi kalau motornya merk Honda yang dikenal bodinya gampang geter. Jalan versi paving ini cocok buat kendaraan yang masih berusia lima tahun ke bawah, tapi kalo masih sayang sama bodi mending nggak usah lewat jalan ini aja deh.

Lagian ngapain sih jalan yang udah bagus pakai aspal tiba-tiba diubah pakai paving? Kalau karena alasan estetika karena kawasan jalan ini bisa jadi kawasan kota tuanya Solo sampai-sampai harus dipaving dan dibuatin mosaik cuma buat mempercantik tampilan, buat apa coba? Kalau mau mempercantik tampilan biar jalannya makin estetik kenapa nggak dibagusin aja trotoarnya, terus dipugar bangunan cagar budayanya biar lebih enak dipandang, itu aja udah cukup kok.

Lagian mosaik yang membentang sepanjang jalan juga nggak ada gunanya. Bukannya viral karena keindahannya, malah viral karena dibilang mirip salib, hadeh. Lagian pengguna jalan juga nggak bisa lihat betapa bagusnya mosaik ini secara langsung kecuali kalau kendaraannya bisa terbang atau modal dikit buat nyewa drone buat lihat mosaiknya.

Baca Juga:

Jalanan di Dalam UNS Menyiksa, Mahasiswa Baru Harus Hati-hati dan Waspada!

Malam Mingguan di Kota Solo: Niatnya Healing, Berakhir Muring, Ruwet Banget!

Moga-moga Mas Wali Kota Solo—sapaan akrab wali kota saat ini — kepikiran buat ubah jalan ini pakai aspal lagi dan Mas wali juga kepikiran sama nasib pemilik kendaraan sepuh tiap lewat jalan ini. Kasian lho Mas buat yang punya kendaraan yang udah sepuh dan bodinya gampang geter. Kalau jalan ini masih dipaving juga bisa-bisa ambyar bodinya ya kan, hehehe.

BACA JUGA Wisata ke Kota Solo? Jangan Lupa Sambangi Tempat-tempat Foto-able ala Kawula Muda

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: jalan jenderal sudirmanmosaikpavingrenovasislamet riyadiwali kota solo
Maulana Adhi Nugraha

Maulana Adhi Nugraha

Hanya seorang manusia biasa dengan kehidupan yang biasa pula.

ArtikelTerkait

Ingin Renovasi Rumah Angker dan Horor? Ini Estimasi Volume dan Biayanya

Ingin Renovasi Rumah Angker dan Horor? Ini Estimasi Volume dan Biayanya

21 Agustus 2024
5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Jokowi kalau Jadi Pensiunan di Solo Mojok.co kota solo umk solo

Solo Memang Tidak Seistimewa Jogja, Tidak Semanis Bandung, tapi Menawarkan Ketenangan dan Ketentraman

27 Juli 2024
Kraton Jogja Ingin Terbuka bagi Kaum Muda dengan Sibuk Renovasi? Nice! terminal mojok.co

Kraton Jogja Ingin Terbuka bagi Kaum Muda dengan Sibuk Renovasi? Nice!

2 Oktober 2021
Alasan di Balik Mahalnya Biaya Pembangunan Masjid Terminal Mojok

Alasan di Balik Mahalnya Biaya Pembangunan Masjid

5 Januari 2023
Berdamai dengan Tetangga yang Merenovasi Rumah di Hari Minggu

Berdamai dengan Tetangga yang Renovasi Rumah di Hari Minggu

26 Januari 2022
4 Hal yang Tidak Akan Kita Temui di Sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo

4 Hal yang Tidak Akan Kita Temui di Sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo

1 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.