Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Dear Joao Felix, Kok Mau, sih, Pindah ke Chelsea? Kayak Nggak Ada Tim Lain Aja

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
12 Januari 2023
A A
Dear Joao Felix, Kok Mau, sih, Pindah ke Chelsea? Kayak Nggak Ada Tim Lain Aja

Chelsea (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kok Joao Felix mau sih pindah ke Chelsea? Kayak nggak ada tim lain aja

Bursa transfer musim dingin sudah resmi dibuka. Setiap klub mulai melakukan pergerakan demi mendapatkan tanda tangan dari pemain yang mereka inginkan. Dan salah satu tim yang telah aktif bergerak dan berhasil mendatangkan punggawa baru ke dalam skuad mereka adalah Chelsea.

Fabrizio Romano, sang Lambe Turah-nya dunia transfer sepak bola, melaporkan bahwa The Blues telah menjalin kesepakatan dengan klub asal Spanyol, Atletico Madrid, untuk peminjaman Joao Felix hingga akhir musim. Biaya pinjaman mantan pemain Benfica itu dikabarkan sebesar €11 juta—nominal yang sama sekali tidak sedikit. Sebagai perbandingan, uang segitu kalau dibelikan lato-lato bisa bikin Indonesia budeg.

Joao Felix jelas bukan pemain biasa. Ia adalah wonderkid penuh talenta, yang sayangnya harus meredup karena gaya bermainnya yang tidak cocok dengan sistem yang dijalankan Atletico. Maka dari itu, begitu rumor menyebar bahwa ia tidak lagi betah bermain di Spanyol, klub-klub besar Eropa seperti Arsenal, Manchester United, dan tentunya, Chelsea, pun otomatis mengarahkan bidikan kepadanya. Hingga akhirnya, sang pemain memilih Stamford Bridge sebagai rumah barunya.

Pertanyaan saya sih satu: kok mau, sih, pindah ke Chelsea?

Bagi kalian yang mengikuti sepak bola, terutama Premier League, kalian pasti tahu bahwa Chelsea saat ini sedang bernasib nahas. Di EPL, mereka hanya mampu bertengger di peringkat 10. Di Piala FA, langkah mereka terhenti di putaran ketiga. Dalam beberapa laga terakhir pun, Jorginho dkk. sering sekali menderita kekalahan.

Tak hanya itu saja, masalah lainnya terdapat pada pemain-pemain anyar mereka yang belum bisa menampilkan performa terbaik. Kalidou Koulibaly? Jelas masih angin-anginan. Marc Cucurella? Juga sangat tidak konsisten. Raheem Sterling? Kadang mainnya bagus, kadang sukses bikin fans mengeluarkan kata-kata umpatan. Pierre-Emerick Aubameyang? Wah, udah jelas gatot, alias GAGAL TOTAL.

Singkatnya, kondisi mereka sedang jauh dari kata baik. Mengenaskan, bahkan, kalau menurut saya.

Baca Juga:

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Bangkalan Madura Memang Daerah Tertinggal, sampai Bisnis Jasa Transfer Uang dan Tarik Tunai Tumbuh Subur di Sini

Oleh sebab itu, bukan sesuatu yang mengherankan, dong, jika saya mempertanyakan keputusan Felix (bukan Felix yang doyan nge-cover lagu) untuk bergabung ke klub tersebut. Masih banyak, loh, pilihan lain yang lebih pantas untuk diambil. Ya, apa lagi kalau bukan MU atau The Gunners.

Kedua tim tersebut sedang berada di jalur yang positif; Arsenal dengan pencapaian mereka memimpin klasemen sementara EPL, dan MU yang mulai bangkit di tangan Erik ten Hag. Saya yakin, andai saja Joao Felix bergabung dengan salah satu dari kedua klub tersebut, pasti hasilnya adalah kesuksesan.

Di Arsenal, lelaki 23 tahun itu tak perlu ragu perihal menit bermain. Dengan cederanya Gabriel Jesus, sang striker andalan mereka, Felix pasti akan rutin diturunkan oleh Mikel Arteta. Selain itu, gaya bermain yang diusung juga sesuai dengan apa yang Felix inginkan; operan pendek kaki ke kaki, manuver perpindahan posisi antarpemain yang cair, skema positional play, dan sebagainya. Hal semacam ini sulit sekali ia dapatkan di Atletico Madrid. Sementara di Arsenal? Beuh, udah jadi ciri khas permainan mereka itu, Bos!

Namun, kalau Joao Felix misalnya lebih memilih pindah ke MU, saya juga tak masalah. Bahkan, saya akan sangat menantikan kombinasinya dengan Bruno Fernandes, Antony, dan tentunya, Marcus Rashford. Saat ini, tim berjuluk The Red Devils itu sedang kece-kecenya. Banyak pemainnya yang tengah berada di puncak performa. Kepindahan Cristiano Ronaldo juga sama sekali tidak menimbulkan dampak negatif apa-apa bagi mereka (selain jumlah followers Instagram yang berkurang, tentunya).

Akan tetapi, meskipun MU sedang gacor, entah mengapa saya merasa masih ada yang kurang di lini depan mereka. Oke, Rashford sedang on fire, tetapi bagaimana kalau dia cedera? Siapa yang layak mengisi posnya dan menjadi main man mereka? Jangan sebut Anthony Martial, loh, ya. Kurang meyakinkan itu.

Oleh karena itu, kekurangan tersebut akan otomatis tertutupi oleh Joao Felix andai saja ia lebih memilih berseragam United dibandingkan Chelsea. Andai saja, loh, ya. Nyatanya, keputusan sang pemain sudah bulat; kontrak sudah ditekan; waktu tak bisa diundur. Kita harus menerima fakta bahwa Joao Felix akan menjadi pemain Chelsea selama sekitar enam bulan ke depan.

Entahlah, mungkin, saya saja yang terlalu berlebihan. Dengan kata lain, bisa saja Chelsea tidak seburuk itu. Memang, performa mereka di atas lapangan sungguh mengecewakan. Sejak ditangani Graham Potter, The Blues masih belum menunjukkan identitas mereka sebagai tim besar. Saya melihat mereka tak lebih dari sekumpulan pemain bergaji selangit yang mengolah bola tanpa chemistry sama sekali. Jauh banget, lah, kalau dibandingkan dengan Arsenal musim ini atau MU di bawah ten Hag. Jangan tanya kalau disandingkan dengan Manchester City. Wah, bagai langit dan bumi itu, Bro!

Namun, mereka memiliki satu kekuatan yang tidak boleh disepelekan: skuad yang tebal. Setiap posisi diisi oleh dua-tiga pemain yang kualitas individunya tidak jomplang amat. Maka dari itu, kedatangan Joao Felix bisa saja menjadi pembeda. Siapa tahu ialah Faktor X yang sejauh ini belum dimiliki oleh Chelsea; yang didambakan oleh Potter untuk melengkapi taktiknya yang masih setengah jadi. Bukan tak mungkin pemuda bertinggi badan 181 cm itu dapat mengangkat performa Chelsea menjadi jauh lebih baik dari sekarang. Pemain sekalibernya pasti mampu melakukan itu.

Dan jangan lupa: Felix datang ke Inggris dengan keinginan untuk membuktikan diri. Ia mempunyai motivasi dan tekad yang besar di dalam hatinya. Ia ingin menunjukkan kepada semua haters-nya bahwa Joao Felix belumlah habis. Ia masih wonderkid yang sama yang menghebohkan dunia tatkala berbaju Benfica beberapa musim lalu. Di ajang Piala Dunia kemarin, kita dapat melihat sinar kegemilangan itu. Di Chelsea, ia tentu ingin mengulangi hal yang sama.

Akhir kata, kepada Joao Felix, saya sangat berharap agar kau dapat tampil bagus di Premier League. Tunjukkan kepada dunia tentang semua kehebatanmu. Sebelumnya, kau memang pernah keliru dalam memilih klub. Atletico jelas bukan tempat terbaik bagimu untuk berkembang. Dan kini, semoga saja kau tidak mengulangi kesalahan yang sama. Meskipun jujur, untuk saat ini, saya sangat menyayangkan keputusanmu yang lebih memilih Chelsea dibandingkan MU atau Arsenal.

Why gitu, loh? Bisa-bisanya pindah ke tim lawak. Kayak nggak ada tim lain aja. Hehehe.

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Chelsea dan Panic Buying Transfer, Sejoli yang Tak Bisa Lepas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2023 oleh

Tags: chelseajoao felixtransfer
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

Apa Itu Free Agent dan Kenapa Klub Berlomba-lomba Merekrutnya

Apa Itu Free Agent dan Kenapa Klub Berlomba-lomba Merekrutnya

9 Juni 2022
ole gunnar solskjaer Manchester United Layak Merayakan Kelolosan ke Liga Champions Seperti Memenangi Sebuah Piala MOJOK.CO

Manchester United Layak Lolos Liga Champions, Pemain Terbaik Mereka Adalah VAR dan Mike Riley, Selamat!

27 Juli 2020
thomas tuchel chelsea mason mount lampard mojok

Tak Ada Salahnya Menaruh Harap pada Thomas Tuchel

30 Januari 2021
Wawancara dengan Presiden Lazio Indonesia_ Tentang Loyalitas Laziale dan Optimis Dominasi Juventus Bakal Runtuh MOJOK.CO

Masuk Liga Champions Kok Irit, Lazio Sehat?

8 September 2020
frank lampard chelsea liga inggris MOJOK.CO

Lampard Layak Menjadi Pelatih Muda Terbaik di Liga Inggris Musim Ini

27 Juli 2020
Mengenal Add-ons, Strategi yang Bikin Negosiasi Pemain Jadi Lancar

Mengenal Add-ons, Strategi yang Bikin Negosiasi Pemain Jadi Lancar

12 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.