Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Dear Fresh Graduate, Gaji Pas-pasan Belum Tentu Rezeki Juga Pas-pasan

Talitha Ardelia oleh Talitha Ardelia
2 Desember 2019
A A
gaji dua digit staf admin Dear Fresh Graduate, Gaji Pas-pasan Belum Tentu Rezeki Juga Pas-pasan
Share on FacebookShare on Twitter

Wah, sudah jadi sarjana! Pengin cepet-cepet kerja! Hmmm… Tidak semudah itu, Ferguso! Menyandang gelar sarjana sudah pasti jadi impian setiap mahasiswa ya, cara dapetin gelarnya aja mungkin sampai nangis getih. Bahagianya wisuda, seolah-olah dunia turut berbahagia atas pencapaian besar yang telah dicapai. Justru, setelah menyandang gelar “alumni” inilah perjalanan dimulai.

Selayaknya quarter life crisis di usia 20 tahunan, kita akan merasa bimbang dalam menentukan jalan dan tujuan hidup. Pasalnya, kita sedang mengalami masa peralihan untuk menginjak usia yang lebih dewasa. Semacam, masa-masa udah lulus, tapi masih jadi pengangguran. Masa-masa yang rasanya serba salah. Masih mau minta duit ke orang tua, tapi kok gengsi karena udah lulus dan harusnya udah bisa mencukupi kebutuhan diri sendiri.

Memang, tidak semua orang akan memilih jalan untuk bekerja. Ada yang ingin melanjutkan sekolah lagi, atau memutuskan untuk berumah tangga bagi yang sudah memiliki pasangan. Saya mau membahas yang memilih untuk bekerja. Perihal kerja dan mencari kerja ini memang suka bikin galau. Jangankan jadi pengangguran, yang sudah dapat kerja aja masih dibikin bingung. Apalagi kalau bukan masalah ekspektasi versus realita. Ekspektasi kerja di perusahaan gedongan, mapan, gaji tinggi, jenjang karier jelas, bisa transfer ke orang tua tiap bulan, nyumpel mulut tetangga yang suka nanya kerja di mana. Sementara realitanya?

Buat yang baru pertama kali kerja pasti iya-iya aja nerima tawaran gaji yang mepet UMR. Ya… sadar diri kan, daripada nggak dapat kerja karena pengalaman masih minim. Mau nawar gaji, takut auto kena blacklist. Terlebih bagi para fresh graduate di Jogja ini. Kampusnya aja banyak, apalagi lulusannya? Pasti melimpah.

Sumber daya manusia yang banyak, ditambah kualitas lulusan kampus ternama ini sangat menjanjikan bagi perusahaan atau bidang usaha lain mendirikan kantor di Jogja. Apalagi kalau bukan “bisa digaji UMR”. Ngomong-ngomong, data terakhir masih menunjukkan kalau Provinsi D.I.Yogyakarta sebagai salah satu Provinsi dengan UMR terendah di Indonesia. Gimana mau transfer orang tua tiap bulan, buat hidup sebulan aja udah pas-pasan. Biaya kos, makan, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari aja udah cukup bersyukur masih bisa hidup. Nah, di sini nih realita yang terkadang harus dijalani.

Realita kalau yang penting dapat kerja dulu, yang penting cari pengalaman dulu, yang penting dapat pemasukan dulu, dan alasan-alasan lainya. Padahal, mungkin tempat kerja yang sekarang ini masih belum sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan. Ada aja fresh graduate yang bilang, uang bukan segalanya. Tapi apa iya? Per bulan kalau nggak bergantung dari gaji, mau hidup dari mana? Buat bisa nabung aja, baru bisa tipis-tipis.

Mas dan Mbak fresh graduate ini kadang lupa sama yang namanya rezeki. Gaji sudah pasti didapat tiap bulan sesuai kesepakatan, karena itu merupakan kewajiban perusahaan ke karyawan. Gaji kan juga bagian dari rezeki, tapi rezeki pasti lebih dari itu. Rezeki yang sifatnya non materiil seperti sehat, bahagia, dan rohani yang baik ini merupakan anugerah tidak terduga yang diberikan oleh Tuhan.

Masa lalu kehidupan kuliah kita diuji di sini. Dulunya jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) terus tidur aja di kosan, atau mahasiwa kupa-kupa (kuliah pacaran-kuliah pacaran) yang sampai sekarang belum nikah-nikah juga. Jadi mahasiswa jangan cuma pinter (IPK tinggi) aja, tapi harus kreatif! Buat yang masih kuliah, belum ada waktu terlambat buat berbenah, nih.

Baca Juga:

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

Jadi pekerja kantoran atau biasa di bilang “budak korporat” suka bikin bosan. Melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang, belum lagi kena teguran dari atasan. Maka dari itu, banyak-banyakin jaringan pertemanan, perluas wawasan, sering-seringlah bergaul. Kenapa? Supaya saat udah menyandang status “alumni”, kalian masih dicari untuk handle pekerjaan atau proyek tertentu.

Kalau saat mahasiswa sering jadi anak event dan penikmat senja kopi, bisa jadi pas udah lulus masih ditawari pekerjaan yang bikin kalian nyaman dan bangga akan diri kalian sendiri. Pilihan lainya ambil part time atau  freelance di hari libur. Tolong, sudahi ngeluh kalau kalian belum melakukan apa-apa. Jangan hanya jadi sobat sambat gaji pas-pasan, tapi nggak melakukan apa-apa ya.

BACA JUGA Quarter Life Crisis dan Alasan Kenapa Kita Sangat Peduli Terhadap Angka (Khususnya Gaji) atau tulisan Talitha Ardelia lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2019 oleh

Tags: bekerjaFresh Graduategajirezeki
Talitha Ardelia

Talitha Ardelia

Suka kopi susu, tapi bukan anak senja kopi.

ArtikelTerkait

Hal-hal yang Bisa Kalian Temui di Simpang Lima Semarang, Ikon Indah Kota di Utara sambiroto UMK Semarang

Hidup Layak di Semarang dengan Gaji UMK itu Bukan Angan Belaka, Asalkan Mentalmu Sekuat Gatotkaca  

27 Juli 2024
Kapitalisme Membuat Kita Tidak Bisa Menjadi Manusia dan Pengangguran di Saat Bersamaan

Kapitalisme Membuat Kita Tidak Bisa Menjadi Manusia dan Pengangguran di Saat Bersamaan

27 November 2019
Oversharing tentang Enaknya Kerja di Jepang Nggak Masalah, tapi Tolong Cerita Juga Bagian Nggak Enaknya

Oversharing tentang Enaknya Kerja di Jepang Nggak Masalah, tapi Tolong Cerita Juga Bagian Nggak Enaknya

9 Februari 2023
Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja Mojok.co

Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja

30 Maret 2024
5 Rezeki Tak Terduga bagi Pengendara Motor di Perjalanan Terminal Mojok

5 Rezeki Tak Terduga bagi Pengendara Motor di Perjalanan

3 Agustus 2022
Apes, Ada PNS Telat Gajian sampai 2 Minggu (Unsplash)

Tahun Baru, Gaji (Belum) Baru, bahkan Telat 2 Minggu, PNS Diharapkan Sabar Dulu

7 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.