Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Dayeuhkolot, Kecamatan yang Kerap Diolok-olok se-Kabupaten Bandung

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
25 Juni 2024
A A
4 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Dayeuhkolot, Kecamatan yang Kerap Diolok-olok se-Kabupaten Bandung

4 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Dayeuhkolot, Kecamatan yang Kerap Diolok-olok se-Kabupaten Bandung (Andaru Firmansyah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi warga Bandung, nama Dayeuhkolot identik sebagai daerah langganan banjir. Dari zaman baheula sampai sekarang, kecamatan yang masuk Kabupaten Bandung ini memang terkenal karena banjirnya. Tapi perlu saya garisbawahi bahwa daerah Dayeuhkolot yang sering kebanjiran hanya sebagian, yaitu di sekitaran bantaran Sungai Citarum.

Lantaran kerap menjadi daerah langganan banjir, Dayeuhkolot jadi bahan olok-olok warga Bandung. Sampai ada yang mengatakan kalau punya rumah atau pacar yang tinggal di sana, kita harus tabah menempuh perjalanan ke sana. Apabila musim hujan kendaraan terjebak banjir dan kemacetan, di musim kemarau jalannya gersang dan penuh dengan debu polusi. Serba salah memang hidup di sana.

Meski kerap diolok-olok warga, Dayeuhkolot tetap bisa dibanggakan. Kecamatan paling tabah se-Kabupaten Bandung ini punya hal-hal yang tak dimiliki daerah lain, misalnya seperti beberapa hal ini.

#1 Dayeuhkolot dulu merupakan ibu kota Kabupaten Bandung

Dulu sebelum ada Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat, semua wilayah di Bandung Raya masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Bandung dengan ibu kota terletak di Karapyak yang sekarang bernama Dayeuhkolot. Akan tetapi ibu kota Kabupaten Bandung kemudian dipindah lagi ke daerah Balonggede Kota Bandung sekarang yang dekat dengan Sungai Cikapundung dan Jalan Raya Pos.

Pemindahan ini dilatarbelakangi alasan wilayah Dayeuhkolot terlalu selatan dan menjadi daerah langganan banjir akibat meluapnya Sungai Citarum. Sehingga Bupati Bandung saat itu, R.A.A. Wiranata Kusumah II dan Gubernur Jenderal Herman Wiliam Deandels memutuskan untuk memindahkan ibu kota dari Karapyak/Dayeuhkolot ke Balonggede yang lebih strategis.

Bukti bahwa Dayeuhkolot pernah menjadi ibu kota Kabupaten Bandung adalah dengan adanya situs makam leluhur Bandung di sini. Mereka yang dikebumikan di sana antara lain Ratu Wiranatakusumah (Raja Timbanganten 7), Bupati Bandung ke I Raden Tumenggung Wira Angun-angun, Bupati Bandung ke IV Raden Tumenggung Anggadireja II, Bupati Bandung ke V Raden Adipati Wiranatakusumah I, Patih Bandung Raden Demang Sastranegara, Patih Bandung Raden Somanegara, dan Hoofd Jaksa Bandung Raden Demang Suriadipradja.

#2 Tempat peristiwa heroik Bandung Lautan Api

Saya yakin semua orang Indonesia tahu peristiwa heroik Bandung Lautan Api yang diabadikan oleh Ismail Marzuki menjadi lagu “Halo-Halo Bandung”. Peristiwa heroik ini merupakan peristiwa pembumihangusan Bandung Selatan oleh pejuang demi melindungi kota dari serangan musuh.

Pada tanggal 23 Maret 1946 malam, rombongan besar penduduk Bandung meninggalkan kota. Mereka pergi sembari membakar habis tanah Bandung bersama dengan gedung-gedung pentingnya agar tak bisa digunakan oleh tentara Sekutu.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Sementara itu di Dayeuhkolot terjadi peristiwa pertempuran antara pejuang Indonesia dan tentara Sekutu di dekat Sungai Citarum sebagai lokasi gudang amunisi milik Sekutu. Dalam peristiwa itu, dua pejuang Indonesia gugur setelah berhasil menghancurkan gudang amunisi tersebut. Kedua pejuang itu adalah Moch Toha dan Moch Ramdan.

Nama Moch Toha dan Moch Ramdan sekarang diabadikan sebagai nama jalan di Kota Bandung. Sedangkan sisa gudang amunisi milik Sekutu yang hancur sekarang menjadi sebuah kolam atau dikenal sebagai Balong Toha, serta berdiri monumen Bandung Lautan Api yang letaknya bersebelahan dengan Koramil 0609 Dayeuhkolot dan Batalyon Zeni Tempur 3/Yudha Wyorgha.

FYI, monumen Bandung Lautan Api ada dua. Satu berada di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, sementara satunya lagi berada di Taman Tegallega Kota Bandung.

#3 Kampus Telkom University berdiri di sini

Walaupun akses utama Telkom University dekat dengan Jalan Bojongsoang, secara administratif, kampus ini berada di Kecamatan Dayeuhkolot. Atau lebih tepatnya berada di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Universitas Telkom atau Telkom University adalah sebuah perguruan tinggi swasta milik BUMN. Kampus ini berdiri pada 14 Agustus 2013 dari penggabungan empat perguruan tinggi Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu Institut Teknologi Telkom, Institut Manajemen Telkom, Politeknik Telkom, dan STISI Telkom.

Telkom University merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang pertama meraih akreditasi Unggul oleh BAN-PT dengan beberapa kali menempati gelar Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia serta merupakan salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia. Di kampus ini terdapat 7 fakultas dan 52 program studi yang terdiri atas program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan diploma.

#4 Banyak pabrik industri tekstil dan garmen di Dayeuhkolot yang jadi penggerak roda perekonomian Kabupaten Bandung

Sepanjang Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, berjejer pabrik garmen dan tekstil sebagai daerah industri. Pabrik yang berjejeran ini menjadi penggerak roda perekonomian dan penghasil tambahan devisa bagi APBD Kabupaten Bandung. Selain itu, di sini juga ada pabrik PT Ceres, sebagai pabrik pembuat coklat merek SilverQueen yang beredar di pasaran dan telah diekspor ke luar negeri.

Itulah 4 hal yang bisa dibanggakan warga Kecamatan Dayeuhkolot. Walau sering jadi bahan olokan, warga kecamatan satu ini tetap tabah menghadapi kenyataan.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Dayeuhkolot, Kecamatan Paling Meresahkan di Kabupaten Bandung. Pikir Lagi kalau Mau Menikah dengan Orang Sini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2024 oleh

Tags: DayeuhkolotJawa BaratKabupaten BandungKecamatan Dayeuhkolot
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

5 Agustus 2023
Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

27 Juni 2024
Betapa Beruntungnya Mahasiswa ITB. Punya Kampus Estetik dan Adem. Institut Teknologi Bandung Punya Mata Kuliah Olahraga Juga. (Wikimedia Commons)

Sialan! ITB Itu Kampusnya Estetis, Mahasiswa Institut Teknologi Bandung Bikin Iri Banget

1 Agustus 2023
Desa Kertawangi Pesona Desa Wisata di Cisarua yang Belum Diketahui Orang Banyak (Unsplash.com)

Desa Kertawangi: Pesona Desa Wisata di Cisarua yang Belum Diketahui Orang Banyak

19 Agustus 2022
Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang lalu (Pexels)

Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang Lalu

18 Februari 2025
Taman Secawan Depok: Dibangun dengan Anggaran Miliaran tapi Fasilitasnya Murahan, Nggak kayak Taman pula!

Taman Secawan Depok: Dibangun dengan Anggaran Miliaran tapi Fasilitasnya Murahan, Nggak kayak Taman pula!

6 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.