Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Subang di Jawa Barat Adalah Daerah yang Unik, Selalu Sukses Bikin Saya Kagum Sekaligus Heran

Muhamad Fajar oleh Muhamad Fajar
23 Januari 2025
A A
Subang Jawa Barat yang Unik dan Selalu Bikin Heran (Unsplash)

Subang Jawa Barat yang Unik dan Selalu Bikin Heran (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tak terasa sudah 8 bulan lamanya saya bekerja di Subang, Jawa Barat. Sempat pulang ke Cilacap untuk beberapa waktu karena bimbang mau lanjut kerja di sini atau tidak. Namun, akhirnya saya memilih untuk kembali dan mengadukan nasib. Memang jodoh kali, ya.

Meski belum lama-lama banget, tapi 8 bulan sudah cukup bagi saya untuk dapat memotret realitas sosial dan geografis Subang, Jawa Barat. Mulai dari kesan pertama, pengalaman turun dari bus di jalan tol, hingga keadaan jalan raya Subang-Purwakarta yang melegenda. 

Saya sering mendengar ucapan dari rekan-rekan kerja yang notabene orang Subang asli. Dia bilang, “Ya, namanya aja Subang, Mas. Susah berkembang.” 

Ungkapan di atas bukan tanpa dasar. Menurut mereka, dari dulu, Subang memang terlihat gitu-gitu aja. Pembangunan yang lambat, dinamika aktivitas ormas yang tak berkesudahan, pemerintahan korup, pembukaan lahan pertanian untuk industri, hingga yang terbaru, pada 2024 kemarin, ada 21.000 anak putus sekolah.

Tapi ya, sudahlah. Biarkan itu jadi tugas bupati barunya untuk mengakselerasi pembangunan dan membuat citra baik. Saya ingin kembali fokus kepada 3 hal di Subang, Jawa Barat, yang membuat saya tak henti-hentinya keheranan.

Kantor-kantor dinas di Subang masih banyak yang jadul dan tidak terawat

Saya tidak tahu soal kapan pemerintah merenovasi sebuah kantor. Tapi, di Subang, saya heran betul. Saya melihat kantor-kantor dinas di daerah lain sudah baru. Eh, di sini, masih gitu-gitu saja.

Saya sendiri sering melintas di Jalan Darmodiharjo dan KS. Tubun. Di 2 ruas jalan ini banyak berdiri kantor dinas pemerintah atau lembaga.

Ketika melintas di sana, aura era 80-an sangat terasa. Khususnya gedung Inspektorat Daerah, PDAM, DLH, Dinas PU dan Penataan Ruang, dan UPTD. Terus ada gedung yang sebenarnya nggak jadul-jadul banget, tapi cukup berantakan, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 

Baca Juga:

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Kondisi gedung-gedung itu pun bermacam-macam. Ada yang halamannya terlihat horor karena rimbunnya pohon. Lalu banyak rumput-rumput di area kantor yang jarang dipangkasi. Pos satpamnya kotor dan tak layak.

Selain itu, kebanyakan cat trotoar sudah mengelupas. Dan yang menurut saya sangat disayangkan itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Mosok ada saluran-saluran AC yang menjuntai tak beraturan di fasad bangungan? Kok bisa begitu?

Gedung-gedung itu ada untuk melayani masyarakat. Dan di era modern seperti ini, seharusnya masyarakat mendapat pengalaman yang lebih memuaskan. Alih-alih nyaman, yang ada malah kayak lagi naik mesin waktu ke era lama. 

Ormasnya bejibun dan basecamp-nya berdekatan dengan kantor-kantor dinas

Dari sumber yang saya baca di internet, ormas di Subang, Jawa Barat, jumlahnya ada 300-an. Banyak banget. Bahkan lebih banyak dari jumlah desanya yang hanya 253. Ada ormas yang lokal, ada juga ormas yang skalanya nasional.

Uniknya, kantor ormas-ormas ini ada di dekat kantor dinas yang saya sebutkan tadi, berjejer dan berhadap-hadapan. Sepenglihatan saya di Jalan Darmodiharjo dan KS. Tubun, ada kantor ormas GIBAS, Pemuda Pancasila, Orasi Lokal, Gapensi, dan entah apa lagi.

Fenomena semacam ini baru untuk sata. Benar-benar unik dan menantang. Pikir saya, jangan-jangan mereka adalah satpam-satpam tak resmi yang melindungi dinas-dinas dari segala jenis mara bahaya. Atau mungkin ini memang cara Pemerintah Subang memastikan agar dinamika politik lokal lebih hidup.

Keberadaan BRIN yang menjadi sumber harapan dan inovasi di Subang, Jawa Barat

Jujur, saya iri betul Subang punya kantor BRIN. Jadi, BRIN mengambil peran untuk mendorong inovasi dan riset di sektor pertanian dan pangan. Secara lebih luas, lembaga ini berfokus pada pengembangan dan penerapan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat. 

Di antara hasil riset BRIN dan efeknya bagi masyarakat Subang adalah revitalisasi pengelolaan sampah di pedesaan, pengembangan mesin termal pirolisis sampah, lalu kolaborasi dengan Politeknik Negeri Subang dan PT Dahana. Spesifiknya dalam usaha mengembangkan tungku ramah lingkungan yang berbasis pada pengolahan biomassa.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Subang ini diam-diam punya sisi yang maju, yaitu dalam bidang inovasi teknologi. Bayangkan jika Subang bisa menjadi pusat riset di Jawa Barat dan nasional. Bukan hanya untuk pertanian, tetapi juga teknologi hijau dan energi terbarukan. BRIN punya potensi ke sana, tinggal bagaimana sinergi dengan pemerintah lokal bisa diwujudkan.

Demikianlah Subang dengan 3 hal menarik, bikin kagum sekaligus heran. Saya berharap kabupaten di Jawa Barat ini akan terus berkembang, baik dari fasilitas maupun inovasi. 

Jadi ya, meski kadang bikin heran, toh akhirnya saya sadar. Ini semua adalah bagian dari pesona Subang. Katanya, semakin heran, semakin sayang, kan? Eh, bener nggak sih?

Nuhun!

Penulis: Muhamad Fajar

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Subang Jawa Barat Lebih Bobrok Dibanding Cilacap Jawa Tengah, tapi Anehnya Bisa Bikin Nyaman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2025 oleh

Tags: brin subangJawa Baratormas subangpemuda pancasilasubang
Muhamad Fajar

Muhamad Fajar

Mas-mas yang sedang mendisiplinkan diri di hadapan kertas. Percaya bahwa penulis besar tidak hanya lahir dari bakat, tapi dari keras kepala dalam merangkai kata

ArtikelTerkait

Bandung Lautan Sampah: Sebuah Ironi Ibu Kota Provinsi

Bandung Lautan Sampah: Sebuah Ironi Ibu Kota Provinsi

30 Agustus 2023
Depok Jawa Barat Lebih Terkenal daripada Daerah Bernama Depok Lain karena Hal-hal Ajaibnya Mojok.co

Depok Jawa Barat Lebih Terkenal daripada Daerah Bernama Depok Lain karena Hal-Hal Ajaibnya

28 Januari 2024
Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

29 November 2023
10 Istilah Makan dalam Bahasa Sunda, Mulai dari yang Paling Halus sampai yang Biasa Digunakan untuk Binatang. Jangan Salah Pakai!

10 Istilah Makan dalam Bahasa Sunda, Mulai dari yang Paling Halus sampai yang Biasa Digunakan untuk Binatang. Jangan Salah Pakai!

4 Juni 2024
Kampus UI, Tempat Jogging Terbaik di Depok

Kampus UI, Tempat Jogging Terbaik di Depok

24 Oktober 2023
Bahaya Trauma “Anak Nakal” Jawa Barat yang Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak (Unsplash)

Bahaya Trauma “Anak Nakal” Jawa Barat yang Dikirim Gubernur Dedi Mulyadi ke Barak Militer

5 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois Mojok.co

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois

4 Juli 2026
9 Karakter Orang yang Nggak Cocok Kuliah di Politeknik Mojok.co

Mahasiswa Politeknik Nggak Pernah KKN, Bukan Berarti Nggak Berjiwa Sosial, Pengabdian Kami Cuma Beda Gaya Saja

5 Juli 2026
Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja Mojok.co

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja

6 Juli 2026
Universitas Terbuka, Kampus Negeri yang UKT-nya Tidak Kenal Sistem Golongan, Banyak Beasiswa Pula! Mojok.co

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

9 Juli 2026
Sebagai Warga Jogja, Pantai Bantul Lebih Menarik untuk Dikunjungi Dibanding Pantai Gunungkidul

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

9 Juli 2026
5 Aturan Tidak tertulis AYCE yang Sebaiknya Ditulis Saja karena Banyak Pembeli Norak dan Nggak Peka Mojok.co

5 aturan tidak tertulis All You Can Eat yang sebaiknya ditulis saja karena banyak pembeli norak dan nggak peka

9 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.