Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Daripada Bantu Koruptor, Pemerintah Harusnya Bantu Korban Bully Lain yang Lebih Butuh Bantuan

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
25 Agustus 2021
A A
korban bully badut terawan bismillah cinta sinetron dialog jahat mojok

bismillah cinta sinetron dialog jahat mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Tak ada yang benar dan baik dari sebuah kata yang berbunyi perundungan. Dan itu adalah sebab musabab dari sebuah peristiwa penting bagi negara kita hari ini. Setidaknya kita bisa melihat bahwa hukum masih punya empati di negara kita tersayang. Seorang koruptor, eh, mohon maaf terlalu halus. Saya ulangi, seorang pencuri, maling, manusia tegaan tak berakal budi, diberi keringanan dengan pertimbangan kena perundungan dari masyarakat. Alias, maling tersebut diberi keringanan karena jadi korban bully.

Kiranya hakim yang terhormat memang amat sangat lembut hati dan perasaannya. Kemungkinan selembut dan selicin tepung buat main karambol. Sekali sentil, mental ke sana dan ke sini saking halusnya. Jika saja mau memahami perasaan hakim dengan lebih dalam, tak akan ada yang kontra dengan keputusan blio. Apa yang hakim lakukan ini memang bertujuan untuk meredam budaya merujak dan membully orang lain. Ingat, kita ini orang ketimuran, harus sopan kalau kata Pak Jokowi.

Jika Anda tak mengerti dan belum mau berupaya untuk husnuzan, silahkan saja. Tapi, saya justru amat sangat mendukung komedi manuver dari proses hukum yang modelnya begini. Bukan hal baru sebenarnya, namun saya rasa brilian banget. Jikalau bisa, tingkatkan lagi, dong! Jadi pemerintah harus segera bergerak dengan tangkas dan sat set, biar perubahan segera terjadi.

Tapi, ketimbang membela koruptor yang jadi korban bully, harusnya pemerintah lebih perhatian ke beberapa korban bully yang sesungguhnya. Ketimbang si maling goblok yang nyolong duit bantuan, mending bantu korban bully yang akan saya sebutkan di bawah.

Korban bully pertama, Kangen Band

Jika memang harus menolong dan memberi bantuan berdasar cinta kasih sesama manusia, mereka harus ada di barisan paling depan penerima bantuan. Band yang selalu kena rujak dan bully sejak dahulu kala, nyatanya tetap berdiri tegak. Mereka nggak klemar-klemer dan mengiba minta dikasihani. Mereka nggak sok menderita, mereka tetap berkarya tanpa henti meski hinaan dan cercaan diguyurkan sebadan-badan.

Mereka membuktikan jika mereka adalah kekuatan musik pop melayu yang sesungguhnya. Mau sok-sokan indie dan ngaku nggak tahu Kangen Band, kita tetap tahu kalau itu kebohongan belaka. Semua makhluk Indonesia, minimal sekali dalam hidupnya pasti tahu dan pernah mendengar dan melihat mereka. Nyatanya mereka adalah band yang legendaris, lagunya selalu nempel, dan cocok buat nyanyi bareng. Soal apa yang bisa pemerintah lakukan ke mereka, ada banyak.

Salah satunya diajak kampanye pariwisata di tengah pandemi yang tak berkesudahan. Bisa juga Doni si gitaris dikasih jabatan apa gitu. Komisaris mungkin? Atau wakil komisaris? Lagipula mereka sejak dulu bukan band yang sok-sokan kampanye dan bikin movement anti-KKN, cocok pokoknya di kasih jabatan dan proyek. Itu juga kalau pemerintah dan Kangen Band bersedia. Kalau saya sih, yes!

Korban bully kedua, baliho pejabat

Kasihan, sungguh berat jadi baliho. Sudah kabur kanginan, kena panas dan hujan, masih juga kena perundungan dari cocot nogorojo sosrobahu. Apalagi ujung-ujungnya pasti jadi alas kandang ayam, alas meja warung bakso, tutup kotak bakul bensin eceran, lemek meme gabah (alas menjemur padi), paling moncer jadi alas motong jeroan kambing kurban di masjid. Sudah bermasa depan jelek, masih juga dihina.

Baca Juga:

Menaruh Belas Kasih pada Keluarga Koruptor Itu Tak Masuk Akal, Koruptornya Aja Nggak Kasihan sama Keluarganya

Baliho di Jogja Ambruk, Sudahkah Waktunya Mengkaji Jumlah Baliho dan Menertibkannya?

Martabat baliho para pejabat harus ditingkatkan dan diberi kesempatan untuk diskusi. Mereka tak salah apa-apa, tapi sering kena hina. Bahkan dicoret-coret dan dilubangi. Sudah mesti tak lagi punya kesempatan jadi alas jeroan kambing kurban di masjid, kandang ayam adalah kepastian. Sudah saatnya mereka diberi ruang untuk protes. Semacam protes pada jargon yang wagu itu. Padahal, yang harusnya dihina bukanlah si balihonya. Harusnya ya, itu, yang gitu, masak nggak mudeng? Semoga tak lagi ada baliho yang dinodai jargon-jargon dan quote cringe lagi di masa depan. Kasihan mereka.

Korban bully terakhir, Presiden kita semua, Pak Jokowi

Blio ini sering kena bully netizen, lho. Blio sendiri mengaku pernah disebut klemar-klemer. Pokoknya kasihan kalau diceritain semuanya. Nggak tega banget saya. Apalagi pak hakim berhati lembut itu, pasti sampai nangis tersedu-sedu dan dleweran tiada terkira. Nah, kasih tiga periode aja gimana?

BACA JUGA Vonis Juliari Batubara: yang Meringankan, yang Memberatkan, yang Membingungkan atau tulisan Bayu Kharisma Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2021 oleh

Tags: BalihoBullykangen bandkoruptorPojok Tubirvonis
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

4 Lagu Kangen Band yang Cocok untuk Di-remake Terminal Mojok

4 Lagu Kangen Band yang Cocok untuk Di-remake

5 Februari 2022
sulli

Berkaca dari Kasus Sulli: Netizen Memang yang Terbaik Untuk Urusan Merusak Kesehatan Jiwa Orang Lain

15 Oktober 2019
Baliho Caleg Muda dengan Pose Saranghaeyo Hanya Bikin Mual, Nggak Bikin Tertarik untuk Memilih

Baliho Caleg Muda dengan Pose Saranghaeyo Hanya Bikin Mual, Nggak Bikin Tertarik untuk Memilih

4 Januari 2024
5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek kediri

Culture Shock Orang Kediri Ketika Pertama Kali Singgah di Kabupaten Trenggalek

20 Februari 2024
Mas AHY mojok

Mas AHY Bener loh, Anak Muda Tak Boleh Dimanja, apalagi Disiapkan Karpet Merah

25 Agustus 2021
Santri pondok pesantren Zaman Sekarang, kalau Nggak Dituduh Teroris, ya Pelaku Bully, Suka-suka Kau lah

Santri Zaman Sekarang, kalau Nggak Dituduh Teroris, ya Pelaku Bully, Suka-suka Kau lah

23 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.