Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Curhatan si Penghafal Kode Plat Kendaraan

Rieka Yusuf oleh Rieka Yusuf
9 Agustus 2020
A A
arti plat nomor kendaraan kode plat kendaraan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor mojok.co

arti plat nomor kendaraan kode plat kendaraan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga negara Depok yang merantau di Jogja, saya senang sekali melihat kendaraan berplat nomor “B (angka) E**” atau “B xxxx Z**”. Rasanya kayak ketemu saudara, walau level saudaranya cuma saudara seper-Depok-an di Jogja. Oh iya, penyebutan diri sebagai warga negara Depok bukan tanpa alasan. Bagi saya, Depok emang lebih cocok dijadikan negara bahkan planet dibanding Bekasi. Sori untuk sobat Bekasi, Depok emang lebih keren dan beda.

Di bio Instagram, saya mengaku sebagai penghafal kode plat kendaraan atau istilah resmi kepolisiannya: Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Sewaktu masih di daerah asal, saya selalu penasaran dengan huruf dan angka di depan juga belakang kendaraan itu. Kok suka nemuin yang huruf dan angkanya nyusun sebuah nama gitu. Mirip anak alay 2000-an ngetik.

Saya pikir, B itu singkatan dari Bogor. Ini asumsi karena di Depok banyak kendaraan berplat B, dan Bogor adalah tetangga dari kota belimbing ini. Mungkin orang Depok beli motornya di Bogor, pikir saya waktu itu. Maklum, main saya kurang jauh. Sekalinya ke Jakarta pun, melihat banyak kendaraan berplat B malah membuat saya berpikir, Oh, orang Jakarta beli motor-mobilnya juga di Bogor.

Inilah, Bunda, mengapa jika anak memiliki rasa penasaran yang tinggi harus terus diberi dampingan. Tentunya agar tidak menimbulkan sesat pikir. Hahaha.

Dari rasa penasaran ini, saya pun mulai mencari tahu dan menghafal. Paling nggak, macem F untuk Bogor, AB untuk Jogja, AD untuk Solo, D untuk Bandung, DK untuk Bali, atau dua huruf berawalan B untuk kendaraan asal Sumatera sudah dihafal. Sebenarnya di huruf-huruf tersebut bukan hanya menunjukkan satu daerah saja, bisa jadi ada daerah pembagian lainnya. Lengkapnya coba cari sendiri, kalau dijabarin semua tulisan ini akan berganti judul jadi “Daftar Kode Plat Kendaraan di Indonesia”.

Selama merantau, saya menemukan hal menarik melalui TNKB. Selain bahagia bertemu saudara seper-Depok-an, saya jadi paham stereotip orang lain terhadap daerah tertentu. Lucunya, stereotip ini terlihat dari cara berkendara. Salah seorang teman di daerah rantau pernah misuhin mobil berplat B lantaran menurutnya berkendara sembrono di jalan raya. Tak lama, dia ngeluh ke saya, “Pantesan, orang Jakarta!”

Sebagai warga negara Depok yang sesama marga plat B, timbul perasaan gimana-gimana dengar ucapan bernada sebal itu. Perasaan gimana-gimana ini juga bisa berlaku buat warga Tangerang dan Bekasi. Memang sepatutnya masyarakat bermarga B harus menghormati budaya berkendara di daerah-daerah lain yang sedang disinggahi. Atau apa perlu dibuatkan buku pedoman berkendara di daerah A, B, C?

Pemberian kode plat ini nggak lepas dari peran Inggris yang saat itu baru menduduki Batavia. Kode-kode tersebut digunakan pada kereta kuda agar mudah dikenali. Kurang lebih fungsinya sama lah kaya TNKB yang nunjukkin wilayah asal kendaraan.

Baca Juga:

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

Bayar Pajak Kendaraan Itu Wajib, tapi Jujur Saja Saya Nggak Ikhlas Melakukannya

Mulanya huruf B diberikan untuk kendaraan di Batavia karena wilayah tersebut berhasil diambil alih oleh batalion B. Pemberian huruf-huruf ini kemudian diikuti daerah lain seperti Surabaya yang berhasil diambil alih oleh batalion L.

TNKB emang bisa jadi sarana identitas bagi si empu kendaraan, terutama mobil. Bukan hanya dilakukan oleh instansi pemerintahan, masyarakat sipil beruang juga ikutan. Mungkin biar pas parkir di keramaian, dipanggil tiga kali mobilnya bisa nyaut.

“B 464 S”, “D 1 NA”, “AB 4 S”, “F 4 NI”, dst.

Kan, jadi kayak guru lagi ngabsen.

Sebenarnya modifikasi plat nomor adalah perbuatan melanggar hukum. Peraturan tersebut ada pada UU 22/2009 tentang LLAJ Pasal 280. Di UU ini, dijelasin tiap pengendara yang nggak mengendarai kendaraan dengan plat yang ditetapkan kepolisian Indonesia bakal diancam penjara dua bulan dan denda maksimal lima ratus ribu.

Tapi, ada cara legal yang ditawarin polisi buat masyarakat beruang bikin nomor cangtip. Legalitas ini diatur dalam PP 60/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Di lampiran PDF-nya tertulis nominal yang harus dibayar untuk penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NKRB) pilihan. Bagi sobat misqueen, termasuk saya, sudah pasti haram hukumnya memodifikasi plat kendaraan.

Untuk NRKB pilihan empat angka dengan huruf di belakang dibanderol Rp5 juta dan tanpa huruf dihargai Rp7,5 Juta. NRKB tiga angka dengan huruf di belakang Rp7,5 juta, tanpa huruf bisa Rp10 juta. Sedangkan NKRB pilihan untuk dua angka dengan huruf seharga Rp10 juta dan tanpa huruf mencapai Rp15 juta. Di tingkat sultan, NRKB pilihan satu angka dengan huruf di belakang dihargai Rp15 juta, dan yang tanpa huruf mencapai Rp20 juta.

Custom plat nomor aja bisa dapet helm bonus motor bebek baru. Belum lagi, jika setelah lima tahun pengin pakai nomor yang sama, biaya yang harus dibayar juga sama dengan harga pemesanannya. Hadeeeh. Syukur-syukur kalo kamu beli kendaraan baru, tiba-tiba hoki TNKB ngebentuk nama si empu kendaraan. Biar nyaut pas dipanggil~

BACA JUGA Niat Amat Sih Pakai Pelat Nomor Palsu TNI/Polri demi Tembus Sistem Ganjil Genap? 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2020 oleh

Tags: Kendaraankode platplat nomor
Rieka Yusuf

Rieka Yusuf

Mahasiswa rantau di Yogyakarta

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Kredit Motor yang Nggak Banyak Disadari Pembeli Mojok.co

Alasan Saya Menolak Kredit Motor: Skema yang Merugikan Pembeli, tapi Nggak Banyak yang Menyadari

15 Juni 2024
Tukang Parkir Amanah Masih Ada kok, Jangan Buru-buru Benci Pekerjaan Ini Mojok.co

Tukang Parkir Amanah Masih Ada kok, Jangan Buru-buru Benci Pekerjaan Ini

12 Januari 2024
4 Kelakuan Menjengkelkan Penebeng Kendaraan Teman, Tolong Peka Sedikitlah Mojok.co

4 Kelakuan Menjengkelkan Penebeng Kendaraan Teman, Tolong Peka Sedikitlah

5 Oktober 2024
bemo

Mengenang Salah Satu Transportasi Jadul: Bemo

28 Agustus 2019
Tegal di Mata Pendatang: Berkendara di Tegal Ngeri-ngeri Sedap, Warga Lokal Banyak yang Ugal-ugalan di Jalan

Tegal di Mata Pendatang: Berkendara di Tegal Ngeri-ngeri Sedap, Warga Lokal Banyak yang Ugal-ugalan di Jalan

3 Maret 2024
Jangan Beli Mobil kalau Belum Siap Menghadapi Hidden Cost yang Bikin Dompet Bergidik Mojok.co

Jangan Beli Mobil kalau Nggak Siap Menghadapi Hidden Cost yang Bikin Dompet Bergidik

13 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.