Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Menu Comfort Food Orang Desa, Sederhana tapi Menggugah Selera  

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
1 Agustus 2023
A A
comfort food orang desa

Sambal uleg dengan lauk tahu dan tempe (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Comfort food orang desa berbeda dengan orang kota. Tapi soal rasa, nggak bisa dibandingin. Makanan lain sepele!

Makin ke sini, tak lihat-lihat orang makin berani dalam hal kreasi makanan. Ada Indomie digelung-gelung lalu digoreng jadi donat Indomie. Ada segala buah dicampur jadi satu trus dikasih mayonaise dan keju jadi salad buah. Terus, ada makanan dikasih topping tumpah-tumpah. Terus, ada pula adonan tepung yang diuleni lalu digoreng namanya churros. Halah, bilang aja roti goreng.

Bukan hanya keberanian soal mengawinkan berbagai macam jenis bahan makanan, kreativitas di dunia kuliner juga tampak pada tampilannya. Bisa jadi, para pelaku kuliner ini sudah semakin paham bahwa yang harus dimanjakan bukan hanya lidah pembeli, tapi juga matanya.

Selain, ehm, tentu saja kenyataan bahwa tampilan yang kece bisa meningkatkan harga jual produk. Lha wong sebelum disajikan harus di-plating dulu, kok. Memangnya plating makanan itu nggak pakai ilmu dan pengalaman?

Meskipun demikian, dalam hal makanan, waktu seolah terhenti di suatu tempat bernama desa. Bagi wong desa macam saya, bukan makanan ala-ala begitu yang memuaskan lidah kami. Comfort food kami jelas beda dengan orang-orang kota cem kalian.

Jika kalian penasaran apa comfort food orang desa, nih saya kasih tahu.

Sayur lodeh

Kamu boleh mendewakan tom yam sebagai makanan favoritmu. Boleh pula menganggap bahwa miso soup with bla bla bla itu terbaik. Tapi, bagi wong ndeso macam kami, sayur lodeh adalah kasta sayur kuah tertinggi.

Sayur yang berisikan kacang panjang, jagung, labu, terong ungu, daun melinjo muda, dll ini memang begitu menggugah selera. Tak perlu daging-dagingan, apalagi sea food-seafood-an. Cukup bermacam sayuran yang sering didapat dari kebun sendiri dan kuah dari perasan kelapa asli. Gurih!

Baca Juga:

Rujak Buah Jawa Timur Pakai Tahu Tempe: Nggak Masuk Akal, tapi Enak

3 Dosa Penjual Mendoan yang Bikin Warga Lokal Banyumas Marah

Ikan asin plus daun lengguk

Comfort food berikutnya yaitu ikan asin dan lalap daun lengguk. Tak apa jika kalian tak kenal dengan daun lengguk. Mungkin kalian lebih kenal daun lengguk dengan nama lainnya, yaitu daun ketela rambat a.k.a ubi jalar. Masih clueless juga? Searching, gih. Biar tahu bentukan daun lengguk itu kaya apa.

Cara terbaik menikmati lengguk adalah dengan menjadikannya lalapan. Mau sambal terasi atau sambal asam jawa, semua sama okenya. Jangan lupa, siapkan juga ikan asin sebagai pelengkap. Surga!

Pala pendem

Untuk urusan makanan ringan atau cemilan sore hari, comfort food orang desa jelas bukan burger, bukan pula pizza, tapi pala pendem. Pala pendem yaitu bahan makanan yang diambil dari dalam tanah, seperti umbi-umbian yang layak dimakan. Contoh pala pendem, misalnya ketela pohon (singkong), ketela rambat (boled), mbothe/talas, uwi, ganyong, kacang tanah, dll.

Beberapa umbi-umbian ini bisa diolah supaya naik kelas. Mereka bisa jadi bahan dasar pembuatan keripik hingga cake. Padahal, rasa asli umbi-umbian ini saja sudah enak. Apalagi jika dihidangkan hangat-hangat sambil ditemani secangkir kopi hitam. Favorit saya? Jelas kacang tanah dan boled. Eh, nggak ada yang tanya, ya?

Bendoyo

Bagi orang Jawa Timur, tentu tidak asing dengan bendoyo atau ndoyo. Bendoyo atau ndoyo adalah timun yang direbus. Biasanya, bendoyo jadi salah satu komponen yang ada dalam rujak cingur.

Meskipun comfort food ini terlihat sederhana, alias cuma direbus begitu saja, tapi mengonsumsi bendoyo memiliki segudang manfaat. Di antaranya, dapat membantu proses detoks dalam tubuh, menurunkan hipertensi hingga menjaga kesehatan tulang. Bendoyo bisa langsung dimakan, bisa pula dijadikan lauk bareng nasi putih. Rasanya? Ya… Timun.

Oseng daun dan bunga pepaya

Selanjutnya, comfort food yang tak kalah enak yaitu oseng daun dan bunga pepaya. Di tangan wong ndeso, daun pepaya dan bunganya bisa diolah jadi oseng-oseng yang menggugah selera. Cara masaknya juga nggak ribet. Tinggal direbus aja si daun dan bunga, lalu ditiriskan dan dipotong-potong. Setelah itu, dioseng dengan bumbu dasar  irisan bawang merah, bawang putih, cabai merah dan rawit.

Ada hint rasa pahit dari daun pepaya yang terasa di ujung lidah, tapi justru di situlah letak kenikmatannya. Lha, masak daun pepaya kok diakal-akali supaya nggak pahit? Ngoseng kangkung aja sonoh. Dijamin nggak pahit. 

Tempe goreng

Terakhir dan yang terbaik, tiada lain adalah tempe. Waktu boleh mengubah pisang jadi nugget, dan ubi jadi cake, tapi pesona tempe tak kan pernah ada habisnya. Disantap pagi, siang ataupun malam, tempe jadi comfort food orang desa. Selama ada tempe di dapur, maka hidup akan baik-baik saja.

Bagaimanapun cara mengolah si tempe, mau digoreng, disayur, dikukus ataupun dijadikan oseng-oseng, semua sama enaknya. Sungguh tiada yang lebih menggetarkan hati dibanding duduk bersila dengan keluarga, menyantap nasi hangat dengan tempe yang baru matang dari penggorengan. Apalagi kalau di sampingnya ada sambal terasi. Cocok!

Jika diperhatikan, comfort food orang desa macam saya ini memang sederhana. Tapi soal rasa? Jangan ditanya. Keenam list makanan di atas jauh lebih enak daripada makanan kekinian yang sering kali maksa. Main campur ini dan itu, tapi rasanya? Duh. No comment akutu~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nasi Padang Lauk Telur Dadar, Comfort Food Terbaik di Rumah Makan Padang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2023 oleh

Tags: comfort foodlodehorang desatempe
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Rujak Buah Jawa Timur Pakai Tahu Tempe: Nggak Masuk Akal, tapi Enak

Rujak Buah Jawa Timur Pakai Tahu Tempe: Nggak Masuk Akal, tapi Enak

16 Desember 2025
dusun orang desa kaya materialistis sederhana mojok.co

Asalkan Sedikit Materialistis, Orang-orang Desa Bisa Kaya Dengan Mudahnya

30 Juni 2020
4 Mi Instan yang Nggak Cocok untuk Orang Ndeso, Jangan Coba-coba!

4 Mi Instan yang Nggak Cocok untuk Orang Ndeso, Jangan Coba-coba!

21 Januari 2024
4 Ide Usaha yang Cocok Dijalankan di Desa selain Toko Sembako Mojok.co

4 Ide Usaha yang Cocok Dijalankan di Desa selain Toko Sembako

14 November 2024
Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner "Nyeleneh" Kebumen yang Bikin Ketagihan

Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner “Nyeleneh” Kebumen yang Bikin Ketagihan

25 September 2023
Investasi Sapi Disukai Warga Desa Saya daripada Investasi Emas dan Saham: Bukan Mengejar Kekayaan, melainkan Ketenteraman

Investasi Sapi Disukai Warga Desa Saya daripada Investasi Emas dan Saham: Bukan Mengejar Kekayaan, melainkan Ketenteraman

26 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.