Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Cikarang, Kota yang Tidak Ramah Pejalan Kaki

Bernardus Kolling Pamungkas oleh Bernardus Kolling Pamungkas
9 Maret 2023
A A
5 Tanda Lebaran Sudah Dekat di Cikarang Terminal Mojok

5 Tanda Lebaran Sudah Dekat di Cikarang (Cynthia Agni Archiyesa/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cikarang, kota kaya yang minim fasilitas. Pejalan kaki butuh kewaspadaan dan rasa sabar yang tinggi. 

Jika di antara kau dan dia adalah aku, di antara Karawang dan Bekasi adalah Cikarang. Cikarang dijuluki sebagai kota industri, karena memang banyak industri yang berdiri dan tumbuh di sana. Sebagai gambaran, bayangkan saja sebuah komplek perumahan, namun diisi oleh rupa-rupa industri.

Banyak orang dari berbagai daerah yang datang untuk mencari penghidupan di Cikarang. Hal tersebut tercermin dari beragamnya plat nomor kendaraan di jalanan Cikarang. Cikarang dapat dijadikan pilihan untuk berkarier, selain lowongan pekerjaan lebih banyak, UMR Cikarang pun tergolong tinggi.

Biar begitu Cikarang juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah tidak ramah bagi pejalan kaki. Mengapa demikian?

#1 Tidak memiliki trotoar

Berjalan kaki di Cikarang akan menyadarkan betapa pentingnya trotoar bagi pejalan kaki. Trotoar adalah barang langka di kota ini. Jika ada pun, keadaannya tidak baik, rusak. Giliran ada yang layak, trotoar akan dialih-fungsikan untuk tempat parkir atau tempat berjualan makanan.

Belum lagi, ketika keadaan jalan macet, motor tidak segan untuk naik ke trotoar. Hak pejalan kaki dirampas tuntas.

#2 Jalannya lebar

Ruas jalan di daerah Cikarang dibuat lebar karena banyak kendaraan besar yang melintas di Cikarang, baik untuk mengangkut barang hasil produksi, maupun bahan baku untuk keperluan industri. Jalannya yang lebar akan mempersulit pejalan kaki jika hendak menyeberang.

Meskipun sudah dibuat lebar, tetap saja jalanan Cikarang padat, dan tak jarang macet, khususnya saat mendekati jam masuk dan setelah pulang kerja. Apalagi jika hujan mengguyur, jalanan akan dipastikan macet. Air turut menambah kemeriahan, jalanan banjir.

Baca Juga:

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

Percayalah, biar pun macet, tetap saja akan sulit untuk menyeberang. Semua pengendara akan berebut jalan. Butuh kehati-hatian untuk dapat menyeberang.

#3 Tidak memiliki jembatan penyeberangan

Jembatan penyeberangan diperuntukkan bagi pejalan kaki untuk menyeberang pada jalan yang ramai kendaraan. Jembatan penyeberangan relatif mudah dijumpai di kota besar, tapi tidak di Cikarang. Padahal menyeberang di Cikarang memiliki tingkat kesulitan yang luar biasa. Rasanya tidak mungkin jika seorang berusia lanjut menyeberang tanpa bantuan orang lain di kota ini.

#4 Pengendara yang ugal-ugalan

Jalanan Cikarang didominasi oleh pengendara yang tidak sabaran. Memang tidak semua, tapi kebanyakan. Entah apa yang dikejar, mungkin bagi mereka waktu adalah uang. Apa pun akan dilakukan agar cepat sampai ke tempat tujuan, melawan arah lalu lintas, menerobos lampu merah, dan memutar balik dengan menaiki pembatas jalan.

Memang, terdapat lampu lalu lintas dan zebra cross di percabangan jalan, tapi tetaplah hati-hati jika hendak menyeberang. Pastikan kembali, tidak ada pengendara yang nekat menerobos lampu merah.

#5 Udaranya panas

Berjalan di Cikarang akan menguras energimu jauh lebih besar pada siang hari. Bagaimana tidak, keringatmu akan mengucur lebih deras, lantaran terik sinar matahari yang menyengat. Sun block menjadi solusi bagi yang harus melaksanakan aktivitas di luar ruangan agar kulit tidak rusak akibat sinar matahari.

Kualitas udara di Cikarang juga buruk, disebabkan oleh polusi yang dihasilkan dari industri dan kendaraan. Badan akan terasa lengket setelah melakukan aktivitas di luar ruangan. Jika sudah demikian, mandi menjadi ritual wajib untuk kembali menyegarkan badan. Semoga saja kebutuhan air bersih dapat selalu tercukupi. Amin.

Untuk teman-teman yang hendak berdinamika di Cikarang, terlebih yang tidak memiliki kendaraan, kiranya dapat menjadi pertimbangan, ya. Dan untuk kalian para pengendara, di mana pun kalian berada, hargailah hak pejalan kaki! Hati-hati selalu dan teruslah waspada!

Penulis: Bernardus Kolling Pamungkas
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Alasan Cikarang Adalah Tempat yang Tepat untuk Nyari Duit

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2023 oleh

Tags: CikarangKemacetanKendaraanpejalan kaki
Bernardus Kolling Pamungkas

Bernardus Kolling Pamungkas

Engineer kelahiran Bandung yang memiliki kegemaran menulis. Menulis guna merefleksikan hidup, untuk menyatakan dirinya ada, dan memberikan buah tangan untuk generasi masa depan.

ArtikelTerkait

Jurusan Teknik Istimewa di Mata Orang Cikarang, Jurusan Non-Teknik Cuma Nambah Pengangguran

Jurusan Teknik Istimewa di Mata Orang Cikarang, Jurusan Non-Teknik Cuma Nambah Pengangguran

16 Oktober 2023
Orang Cikarang Sering Mengaku dari Kota Bekasi, Lebih Populer dan Nggak Malu-maluin Mojok.co

Orang Cikarang Sering Mengaku dari Kota Bekasi, Lebih Populer dan Nggak Malu-maluin

2 Februari 2024
Jalan Mastrip: Jalan Paling Problematik di Jember, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya

Jalan Mastrip: Jalan Paling Problematik di Jember, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya

6 November 2023
Unsoed Purwokerto, Kampus Negeri Tidak Ramah Pejalan Kaki

Unsoed Purwokerto, Kampus Negeri Tidak Ramah Pejalan Kaki

19 Juni 2025
Cikarang dan Status PNS yang Nggak Menarik untuk Buruh Pabrik (Unsplash)

Di Cikarang, Status PNS Tidak Terlihat Menarik. Status Karyawan Tetap Pabrik Adalah Impian yang Lebih Menjanjikan

6 Oktober 2023
Jalan Jawa Jember, Jalan Paling Ruwet Se-Jember yang Menyiksa Pejalan Kaki Mojok.co

Jalan Jawa Jember, Jalan Paling Ruwet Se-Jember yang Menyiksa Pejalan Kaki

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.