Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

Cara Terampuh Membasmi Nyamuk: Menjadi Dewasa Itu Sulit, Bahkan bagi Seekor Nyamuk Sekalipun

Lindu Ariansyah oleh Lindu Ariansyah
20 Mei 2023
A A
Cara Terampuh Membasmi Nyamuk: Menjadi Dewasa Itu Sulit, Bahkan bagi Seekor Nyamuk Sekalipun

Cara Terampuh Membasmi Nyamuk: Menjadi Dewasa Itu Sulit, Bahkan bagi Seekor Nyamuk Sekalipun (Buku Mojok)

Share on FacebookShare on Twitter

Judul: Cara Terampuh Membasmi Nyamuk
Penulis: Triskaidekaman
Penerbit: Buku Mojok
Tebal Buku: 207 halaman
Tahun Terbit: 2023

Manakala Anda mendapati buku ini menyempil di antara deretan novel di rak toko buku, tak perlu merasa janggal, itu memang demikian adanya. Ini bukan buku panduan teknis membasmi nyamuk, meski judulnya prosedural sekali. Lain daripada itu, novel ini melukiskan tentang peliknya menjadi dewasa, bahkan bagi seekor nyamuk sekalipun.

Cara Terampuh Membasmi Nyamuk berkisah mengenai tokoh utama bernama Hekate. Sepanjang cerita, Hekate menjelma dua sosok: Hekate sebagai manusia dan Hekate sebagai nyamuk. Dan melalui narasi silih berganti antara dua sosok inilah kita bisa merenungkan kembali bagaimana semestinya menjalani harmoni kehidupan berdampingan makhluk hidup lainnya.

Hekate dan nyamuk

Pertautan Hekate dengan dunia nyamuk sudah tergambar sejak awal. Hades, adik Hekate, mati karena demam berdarah, sedangkan ibunya menyerah kala diserang malaria tropika. Ia dendam terhadap nyamuk dan karena itulah ia memutuskan bekerja sebagai staf pembasmi nyamuk, selain juga sebab keterbatasan lowongan pekerjaan yang tersedia untuk kualifikasi lulusan sekolah menengah seperti dirinya.

Meski terbilang cukup terpaksa mengambil pekerjaan tersebut, dari sinilah segala dinamika hidup Hekate tertulis. Kehilangan dua orang terkasihnya membuat Hekate tak lagi memiliki tujuan hidup. Kini, misi utama Hekate hanyalah memusnahkan seluruh nyamuk di muka bumi ini.

Bertemu orang-orang baru

Karena pekerjaan inilah Hekate bertemu dengan Panuluh, seorang entomolog spesialis nyamuk yang kemudian menjadi kekasihnya. Tak cuma itu, ia juga akhirnya mendapatkan sahabat baru bernama Nozomi, seorang pelukis sketsa yang tinggal di lantai 14 Apartemen Jenga Khan sendirian.

Akan tetapi, perkenalan dengan orang-orang baru itu justru menjadi awal petaka bagi diri Hekate. Ia terperosok dalam romansa toksik dengan Panuluh yang perlahan mulai terlihat perangai buruknya; gemar menghardiknya dan tak sungkan menampar dirinya.

Sementara itu, bersama Nozomi, ia melakoni jalinan persahabatan yang absurd. Nozomi memberi ultimatum kepada Hekate agar menjauhi Panuluh dan keluarganya. Sebaliknya, Panuluh pun memberi tuntutan serupa dan menyebut Nozomi hanya memanfaatkan kepolosan Hekate untuk kepentingan pribadinya.

Baca Juga:

Mindfulness Parenting Mengajari Saya untuk Tidak Menurunkan Trauma kepada Anak Masa Depan Saya

Menemukan Alasan untuk Tetap Hidup dalam Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna

Hekate dirundung gundah. Waktu terus berlalu dan ia tetap tidak bisa memilih untuk merelakan yang mana; kekasihnya Panuluh atau sahabatnya Nozomi. Namun, lamat-lamat Hekate mulai menaruh curiga terhadap dua orang tersebut. Ia mencoba menyulam benang merah mengenai identitas Nozomi dan Panuluh.

Semakin ia getol merangkai fakta demi fakta, semakin tak percaya ia akan asumsi-asumsi yang perlahan memenuhi kepalanya.

Apakah Panuluh memanfaatkanku sebagai tameng untuk membunuh Nozomi? Atau sebaliknya, Nozomi sedang mencuci otakku agar rencana busuknya berjalan sempurna? Atau jangan-jangan mereka berdua diam-diam bersekongkol di belakangku untuk misi yang aku tak pernah tahu apa motifnya? Semua pertanyaan itu memekakkan benak Hekate. Ia hanya tahu bahwa ia harus bisa lebih berhati-hati dan bijak dalam menentukan sikap sekarang.

Tragedi terjadi

Hingga pada suatu malam, Hekate bertengkar hebat dengan Nozomi. Nozomi pun menancap kencang mobilnya dan pergi meninggalkan apartemen tanpa mengacuhkan Hekate yang merongrong maaf kepadanya.

Esoknya, mobil Nozomi ditemukan terguling longsor. Namun, jasad Nozomi tak tercium rimbanya. Ia dinyatakan hilang oleh pihak kepolisian. Insiden ini semakin janggal kala Hekate mendapati sikap Panuluh berubah jadi lebih santun dan riang gembira sejak kejadian tersebut. Ini mencurigakan dan pasti ada yang tidak beres dengan peristiwa ini, begitu gumam Hekate sejak Nozomi menghilang.

Sembari terus menelusuri jejak dan menekuri kemungkinan-kemungkinan Nozomi masih hidup, Hekate tetap menjalin hubungan baik dengan Panuluh agar tidak timbul kecurigaan terhadap dirinya. Justru romansa Panuluh dan Hekate tampak berkembang baik. Panuluh bahkan mengajak Hekate liburan romantis naik kapal pesiar untuk merayakan promosi jabatan Hekate. Namun, ajakan itu membuat Hekate diam-diam menahan rasa panik.

Hekate sadar ia tak punya kemampuan berenang. Namun, menolak ajakan Panuluh hanya memperbesar kecurigaan Panuluh terhadap dirinya yang tampak mulai bertingkah menjauh. Akhirnya, mau tak mau Hekate pun mengiyakan ajakan tersebut meski harus memendam syak wasangka di dadanya.

Ketakutan yang menjadi nyata

Ketakutan itu kemudian menjadi nyata. Di tengah perjalanan laut itu, Hekate terjatuh ke lautan setelah tergelincir di geladak kapal yang licin. Panuluh tak bergerak sedikitpun untuk menyelamatkannya. Pada momen tersebut, Hekate juga melihat sosok Nozomi kembali muncul dan bersikeras ingin menyelamatkan Hekate namun dicegat oleh Panuluh.

Terlempar ke samudra yang dingin, Hekate samar-samar masih bisa mendengarkan teriakan mereka yang berada di kapal. Namun, perlahan, semua indra di tubuhnya kehilangan fungsinya dan ia pun benar-benar tenggelam kemudian.

Di satu sisi, narasi kisah Hekate sebagai sosok nyamuk, yang dituliskan secara bergantian per subbabnya dalam novel ini, menjadi alegori yang cukup unik. Penceritaan seputar bagaimana pertumbuhan nyamuk sejak dari jentik-jentik, berubah larva, menjadi pupa, lalu terbang sebagai nyamuk dewasa penuh dengan pelajaran hidup terutamanya tentang betapa kompleksnya menjadi dewasa itu.

Kita jadi terbayang lagi masa remaja kita. Saat-saat di mana kita ingin cepat-cepat lekas dewasa karena berpikir menjadi orang dewasa itu keren. Di sini, saya kagum seraya berulang kali mengernyitkan dahi saat membaca narasi semesta nyamuk ini.

Gambaran pahitnya menjadi dewasa melalui siklus hidup seekor nyamuk

Bagaimana bisa Triskaidekaman menggambarkan dengan begitu getir dan lugas kepahitan-kepahitan menjadi dewasa yang direfleksikan melalui siklus hidup seekor nyamuk. Atau, betapa naratifnya sang pengarang melukiskan adegan romantis antara nyamuk jantan dan betina yang bertukar feromon. Tentunya, untuk setuju atau tidak dengan pendapat ini, Anda mesti baca dulu Cara Terampuh Membasmi Nyamuk ini.

Juga, sebagai pembaca, kita seolah diingatkan akan pentingnya tenggang rasa terhadap sesama makhluk hidup. Betapa nyamuk yang kerap membuat kita sebal itu pun membawa keberkahan tersendiri bagi manusia.

Pabrik-pabrik produsen calir pengusir nyamuk berdiri dan menyerap tenaga kerja, tumpukan obat bakar nyamuk laris di toko-toko kelontong, dan calon-calon doktor di bidang biologi jadi punya bahan penelitian untuk disertasi mereka.

Semua itu bisa terjadi ya karena eksistensi nyamuk di dunia ini. Makhluk sekecil itu sekalipun memiliki dampak yang cukup signifikan bagi kehidupan manusia.

Sementara, rasa benci Hekate terhadap nyamuk perlahan berbalik. Dengan terlahir kembali sebagai seekor nyamuk, Hekate akhirnya tahu bagaimana konspirasi yang ada di balik kematiannya silam. Meski terlambat, Hekate setidaknya bisa membalaskan dendamnya ke Panuluh. Menjelma Aedes aegypti betina, ia salurkan demam berdarah melalui gigitannya.

Menemukan kebenaran

Ia akhirnya tahu kebenaran yang sesungguhnya yang selama ini tak ia ketahui. Jika semula ia bertekad menghabisi spesies nyamuk hingga punah, kini, sebagai nyamuk, Hekate justru menegaskan bahwa sebelum manusia berhenti saling menghabisi satu sama lain, manusia tak akan bisa menemukan cara terampuh membasmi nyamuk.

Dendam memang tak akan pernah puas memakan korban. Siapa saja yang memeliharanya, harus siap kehilangan apa pun. Dan tiada lagi sukacita ketika hidup hanya tentang siapa memakan siapa.

Penulis: Lindu Ariansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Yang Tak Kunjung Padam: Kisah Pelajar yang Dicampakkan Negara Saat Menimba Ilmu untuk Negara.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: Buku MojokCara Terampuh Membasmi Nyamuknovel
Lindu Ariansyah

Lindu Ariansyah

Membawa bisingnya Jakarta di dalam darah, namun meninggalkan potongan hati yang retak di sudut Magelang. Seorang pengembara rasa yang kini merangkai kembali maknanya lewat kata-kata.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Novel Agatha Christie yang Bisa dibaca di iPusnas

5 Rekomendasi Novel Agatha Christie yang Bisa Dibaca di iPusnas

24 Februari 2022
Sekolah Tanpa Jurusan dan Gugatan pada Sistem Pendidikan Terminal Mojok

Sekolah Tanpa Jurusan dan Gugatan pada Sistem Pendidikan 

2 Juli 2022
Perjalanan Penuh Makna dan Misteri Bersama Oskar Belajar Pergi Terminal Mojok

Perjalanan Penuh Makna dan Misteri Bersama Oskar Belajar Pergi

13 Januari 2023
Anatomi Perasaan Ibu oleh Sophia Mega: Ibu Tak Harus Selalu Sempurna

Anatomi Perasaan Ibu oleh Sophia Mega: Ibu Tak Harus Selalu Sempurna

15 September 2023
Parade yang Tak Pernah Usai Teriakan dari Mereka yang Dipinggirkan Terminal Mojok

Parade yang Tak Pernah Usai: Teriakan dari Mereka yang Dipinggirkan

7 Juni 2022
Unlock Your Heart oleh Sabrina Maidah: Membuka Hati pada Hubungan Baru

Unlock Your Heart oleh Sabrina Maidah: Panduan Membuka Hati pada Hubungan Baru

9 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.