Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Burjo dan Warmindo: Tempat Berlindung Mahasiswa di Kala Uang Menipis, Kuota Habis, dan Diusir dari Kos

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
8 Agustus 2024
A A
Burjo dan Warmindo Penyelamat Mahasiswa yang Diusir dari Kos (Hammam Izzuddin MOJOK)

Burjo dan Warmindo Penyelamat Mahasiswa yang Diusir dari Kos (Hammam Izzuddin MOJOK)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah kegusaran dan kesulitan yang ada, mahasiswa punya beberapa tempat buat berlindung dan merenung. Dua tempat yang akan selalu menjadi “rumah kedua” adalah burjo dan warmindo. Gimana nggak, burjo dan warmindo banyak yang buka 24 jam, makanan sama minumannya murah, tempatnya nyaman, ada WiFi gratis pula.

Burjo dan warmindo, tempat nongkrong berkedok warung makan

Sejatinya burjo sama warmindo itu tempat nongkrong, bukan tempat makan. Walau nggak semewah kafe, tapi fasilitasnya cukup buat mahasiswa, apalagi yang kere kayak saya. Wifi gratis? Ada. Tempat duduk yang nyaman? Ada. Colokan buat ngecas hape sama laptop? Ada.

Menu-menunya juga ramah dan sebenarnya enak-enak aja. Tapi kalau suruh milih, saya lebih prefer beli makanan di tempat yang bener-bener jualan makanan, sih. Soalnya dengan harga yang sama atau lebih murah yang kita bisa dapet yang lebih enak dan lebih banyak.

Karena lagi-lagi yang dijual burjo dan warmindo sebenarnya bukan makanan dan minumannya. Mereka menjual tempat yang nyaman dan selalu ada buat mahasiswa. Ada banyak mahasiswa yang ngerjain tugas di burjo sama warmindo. Rapat organisasi juga nggak jarang dilaksanakan di sana.

Apalagi mereka buka sampai 24 jam. Kalau kamu bosen atau mau cari suasana baru ya jelas burjo dan warmindo jadi pilihan utama. Bahkan ibaratnya kamu bisa ngapain aja di sini. Rapat, nugas, wifi gratis, curhat, gibah, nonton film sama pacar, sampe nongkrong juga bisa.

Rumah kedua bagi mahasiswa

Menurut saya, salah satu strategi paling ampuh ya strategi buka 24 jamnya. Makanan mereka memang biasa aja, tempatnya nggak semewah kafe. Tapi gara-gara buka 24 jam burjo dan warmindo selalu bikin mahasiswa balik.

Kalau dibandingin sama saingannya macam angkringan atau kafe, tentunya hal ini jadi kemenangan telak. Angkringan mungkin lebih murah, tapi mereka biasanya buka dari sore. Kafe juga, walau tempatnya lebih nyaman, tapi mentok tutupnya pukul 10 atau 12.

Nah, hal ini juga yang bikin burjo dan warmindo jadi langganan mahasiswa yang terpuruk dan butuh tempat bernaung. Entah nggak punya duit atau diusir dari kos.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

4 Alasan Mengapa di Lingkungan Kampus, Burjo Lebih Rame Dibandingkan Angkringan

Ketika diusir dari kos dan bingung mau ke mana, banyak yang ke burjo dulu. Di burjo biasanya mahasiswa memformulasikan rencana ke depan. Apakah mau cari kos, pulang ke kampung halaman dulu, tidur di burjo, numpang kos temen, atau tidur di masjid.

Di kala kuota habis, wifi gratis di warmindo juga jadi penyelamat. Cukup beli es teh kita bisa menikmati wifi sampe puas. Kadang emang nggak kenceng-kenceng amat, tapi cukup buat browsing. 

Kalau duit menipis, makanan di sana juga membantu. Rasanya sih kadang biasa aja, tapi harganya itu, lho. Beli mi goreng atau mi rebus aja udah bikin kenyang dan harganya juga nggak nguras dompet lagi. Jadi bisa dibilang burjo dan warmindo jadi penyelamat di tanggal tua.

Nggak cuma itu, di beberapa kesempatan banyak juga burjo dan warmindo yang ngadain acara nobar. Biasanya sih nobar pertandingan sepak bola. Dan tentu saja antusiasme mahasiswa penggemar sepak bola sangat besar. Buat mahasiswa yang kebanyakan nggak punya TV di kosnya, acara nobar beginian bener-bener membantu.

Memang dan akan selalu dirindukan 

Burjo dan warmindo bukan sekadar warung makan. Tempat ini juga bisa jadi tempat berlindung, bernaung, merenung, dan berkumpul bagi para mahasiswa yang punya segudang suka dan duka.

Sebagai mahasiswa saya kadang berandai-andai kalau nggak ada burjo dan warmindo di daerah kampus mahasiswa bakal ke mana ya? Kan nggak mungkin sering-sering nongkrong di kafe.

Pokoknya, sebagai mahasiswa saya berterima kasih dengan kehadiran warmindo dan burjo. Walau saya emang jarang beli makan di sana, tapi kehadiran keduanya sangat membantu. 

Sebagai mahasiswa yang kadang dompetnya tipis, nggak punya kos, dan kuotanya sering abis, saya sangat terbantu. Apalagi yang bukanya 24 jam. Nggak ada lawan!

Penulis: Arzha Ali Rahmat

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Warmindo di Sidoarjo Semakin Menjamur, tapi Kalah Jauh dari Warmindo Jogja karena Menunya Monoton dan Mengecewakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2024 oleh

Tags: burjorekomendasi burjorekomendasi warmindowarmindo
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Warmindo di Banjarnegara Sepi, Kaum Mendang-Mending Pilih Masak Indomie Sendiri di Rumah

Warmindo di Banjarnegara Sepi, Kaum Mendang-Mending Pilih Masak Indomie Sendiri di Rumah

14 Agustus 2024
5 Misteri Alam Semesta yang Sebaiknya Tetap Menjadi Rahasia 

5 Misteri Alam Semesta yang Sebaiknya Tetap Menjadi Rahasia 

11 September 2023
Warmindo di Pekalongan (Unsplash.com)

Beberapa Warmindo di Pekalongan Bukan Tempat yang Menyenangkan

19 Juni 2022
Warmindo Mengalahkan Coffee Shop Bukti Kita Masih Waras (Hammam Izzuddin:Mojok.co)

Alasan Logis dari Fenomena Anak Muda Meninggalkan Coffee Shop dan Beralih ke Warmindo kalau Mau Mengerjakan Skripsi

22 Oktober 2023
5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam! warmindo jogja warteg

5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam!

16 Agustus 2024
Bukan Sekadar Warung Makan, Warmindo Bisa Juga Jadi Tempat “Konseling”  Mojok.co

Bukan Sekadar Warung Makan, Warmindo di Jogja Juga Jadi Tempat “Konseling” 

1 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.