Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surat Terbuka untuk Pemerintah Kota Bandung: Tolong Atasi Kemacetan di Bunderan Cibiru!

Yusuf El Hakim oleh Yusuf El Hakim
2 Oktober 2023
A A
3 Penyebab Kemacetan Paling Menyebalkan yang Bikin Mati Tua di Jalan bunderan cibiru bandung

3 Penyebab Kemacetan Paling Menyebalkan yang Bikin Mati Tua di Jalan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai anak rantau yang sudah lama berdomisili di Kota Bandung, rasanya sudah menjadi bulan-bulanan yang sangat rutin dilakukan adalah macet-macetan di Bunderan Cibiru. Bagaimana tidak, orang saya setiap hari berangkat ke kampus pasti melewati bunderan lautan manusia ini.

Memang ada beberapa titik di Kota Bandung yang sangat sering terjadi kemacetan selain Bunderan Cibiru. Biasanya daerah pasar Ujungberung, pertigaan Cijambe, terminal Cicaheum dan masih banyak lagi.

Namun, di sini, saya hanya akan membahas daerah kemacetan yang sering terjadi yaitu di Bunderan Cibiru.

Bunderan yang terkenal dengan sebutan Bunderan Cibiru karena letaknya di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, menjadi tempat lautan manusia ketika terjadi kemacetan. Siapa sangka kota hasil pemekaran dari Kabupaten Bandung ini akan menjadi terkenal dengan kemacetannya, meskipun sebenarnya bunderan ini menghubungkan jalan antarkota atau kabupaten.

Setelah saya telusuri untuk mengetahui sumber kemacetan yang sebenarnya, dari sepanjang perjalanan dari Cibiru, Cinunuk dan Cileunyi. Baik jalanan yang mengarah ke arah bunderan atau keluar dari arah bunderan, penyebab utamanya bukan karena adanya bunderan yang terlalu besar. Ada beberapa faktor penyebab terjadinya kemacetan di Bunderan Cibiru.

Sopir angkot yang sembrono

Saya mengerti, Anda semua para sopir sedang mencari penumpang dan penghidupan. Saya hormat banget dengan itu. Tetapi, tidak dengan nyerobot di jalanan dengan sembrono sehingga dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Tidak sedikit penyebab kemacetan juga disebabkan oleh angkot-angkot yang sembrono di jalan dan berhenti di pinggir jalan.

Tolong dengan sangat lebih berhati-hati lagi ketika berbelok atau mau berhenti. Saya perhatikan beberapa angkot yang berjalan kemudian belok seenaknya tanpa menyalakan lampu sein, inilah antek-antek yang menyebabkan perang dunia antara pengguna jalan lain.

Jika tidak mau dibilang sopir sembrono, perbaiki angkotnya dan saling menghargai dengan pengguna lain. Jangan seenaknya menggunakan jalan. Cibiru macetnya dah nggak ngotak, jangan ditambah-tambahin.

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Keluar-masuk kendaraan pribadi dari gang-gang kecil

Sepanjang perjalanan dalam menelusuri sumber kemacetan Bunderan Cibiru, saya juga menemukan di pinggir jalan banyak gang-gang kecil dan di gang tersebut sudah banyak kendaraan yang sedang mengantri untuk keluar. Belum lagi kendaraan yang mau masuk atau sekedar untuk berbelok untuk balik arah.

Hal ini, saya kira juga jadi sumber jalanan macet. Gimana tidak, untuk lewat gangnya saja, saya harus menunggu 4-7 menit tergantung banyaknya kendaraan yang keluar atau masuk. Jelas ini sangat membuang-buang waktu, apalagi kalau sedang terburu-buru. Tidak ada yang bisa dilakukan kecuali pasrah dengan keadaan dan menunggu giliran lewat.

Kendaraan pribadi yang membanjiri Bunderan Cibiru

Saat terjebak di Cibiru, coba lihat baik-baik di sekeliling Anda. Lautan kendaraan pribadi menjebakmu dan itulah yang jadi salah satu faktor kemacetan.

Tidak terhitung jumlah pengguna kendaraannya yang setiap harinya melewati bunderan. Sebab, bunderan ini menghubungkan jalan antarkota atau kabupaten sehingga pasti selalu ramai untuk dilalui.

Jalan satu-satunya untuk menghindari kemacetan yang super-super macet di bunderan ini, tidak lain dengan jalan kaki. Karena hanya dengan cara ini kita tidak ikut mengantre di jalanan.

Ada penyebab lain tentunya, seperti jumlah perantau seperti saya yang akhirnya menambah jumlah manusia yang melewati Cibiru. Kemacetan pun jadi konsekuensi yang logis. Meski ya, harusnya bisa dimanage.

Saya bisa saja memberi solusi kemacetan di Bunderan Cibiru Bandung. Tapi, rasa-rasanya, kok kurang tepat kalau saya yang memberi solusi. Takutnya juga nggak pas. Yang jelas sih, semoga uneg-uneg saya ini didengar oleh pihak yang berwenang. Agar, ya, ada solusi.

Apa lagi yang dicari kalau bukan solusi?

Penulis: Yusuf El Hakim
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Hal yang Bikin Kota Bandung Macet

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Oktober 2023 oleh

Tags: Bandungbunderan cibiruKemacetansurat terbuka
Yusuf El Hakim

Yusuf El Hakim

Mahasiswa UIN SGD Bandung.

ArtikelTerkait

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang Mojok.co

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang

25 Januari 2025
Jatinangor Tanpa Kampus = Daerah Tersepi di Jawa Barat (Unsplash)

Bahaya bagi Jatinangor Jika Kampus Menghilang, Bakal Menjadi Daerah Paling Sepi di Jawa Barat

22 Mei 2025
Naik Jembatan Penyeberangan di Kota Bandung: Alih-alih Aman, Malah Bisa Celaka

Naik Jembatan Penyeberangan di Kota Bandung: Alih-alih Aman, Malah Bisa Celaka

16 Maret 2023
4 Hal yang Patut Disyukuri Saat Tinggal di Bandung

4 Hal yang Patut Disyukuri Saat Tinggal di Bandung

20 Januari 2022
Underpass Kentungan Jogja, Pengurai Kemacetan yang Kini Terbukti Tidak Ada Gunanya

Underpass Kentungan Memang Bermasalah, tapi kalau Dibilang Nggak Berguna, Itu Kelewatan

19 Maret 2024
Bandung Memang Indah (Syarat dan Ketentuan Berlaku)

Bandung Memang Indah (Syarat dan Ketentuan Berlaku)

21 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.