Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
25 Januari 2025
A A
Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang Mojok.co

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang (subang.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tulisan di Terminal Mojok yang berjudul Alasan Orang Bandung Menghindari Plesir ke Lembang terasa begitu relate menjelang libur panjang seperti sekarang ini. Di saat orang-orang luar Bandung berbondong-bondong berwisata ke Lembang, Bandung Barat, orang asli Bandung justru melipir dari sana. Kebanyakan justru memilih berwisata ke Subang, tepatnya di Kecamatan Ciater. 

Alasan memilih Ciater Subang sebenarnya sederhana saja. Selain menghindari padatnya Lembang, Ciater menarik karena mudah diakses. Asal tahu saja, Ciater Subang berbatasan langsung dengan Lembang. Akses ke sana cukup mudah, bisa melewati Jalan Raya Ciater yang bisa ditempuh 45-60 menit perjalanan darat. 

Suasana di Ciater Subang pun begitu pas untuk lari dari hiruk pikuk kota. Udaranya masih sejuk, bahkan sesekali berkabut. Hal itu karena wilayah Kecamatan Ciater merupakan daerah perbukitan hingga lereng Gunung Tangkuban Parahu. Sepanjang mata memandang, area di Kecamatan Ciater masih dipenuhi luasnya kebun teh yang hijau.

Selain dua hal di tas, Ciater Subang menawarkan berbagai pilihan wisata yang menarik:

Wisata pemandian air panas supaya lebih rileks

Satu kegiatan yang bisa kalian lakukan di Ciater Subang adalah berendam air panas. Percayalah setelah lelang menghadapi tuntutan pekerjaan sehari-hari, relaksasi dan terapi pijat bisa jadi obat yang mujarab.Pilihan tempat berendam air panas di Kecamatan Ciater, Subang banyak banget kok. Seperti Pemandian Air Panas Ciater, Air Panas Alam Sari Ater, Pemandian Air Panas Hotel Ciater, Ciater Natural Hot Spring, dan masih banyak lagi. 

FYI, air panas dari berbagai tempat wisata pemandian air di Kecamatan Ciater ini, Subang bersumber dari mata air alami Gunung Tangkuban Parahu, yang suhunya berkisar 43-46 derajat celcius.

Bisa eksplore curug yang ada Ciater Subang

Selain wisata air panas, Ciater Subang juga banyak wisata alamnya terutama Curug. Wisata curug selalu menjadi wisata favorit bagi pecinta alam yang memikat hati keindahan air yang jatuh turun secara cepat. Wisata Curug di Kecamatan Ciater, Subang seperti Curug Cibareubeuy, Curug Koleangkak, Curug Angin, dll.

Setiap curug di Ciater Subang punya keunikan sendiri-sendiri. Curug Cibareubeuy misalnya, memiliki ketinggian sekitar 40 meter, sehingga para wisatawan disuguhi pemandangan indah yang menakjubkan. Lain dengan Curug Koleangkak Ciater yang terkenal dengan sebutan Curug Biru karena pemandangan air tampak dari kejauhan kelihatan warna biru. 

Baca Juga:

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Selain itu, ada Curug Ciangin Ciater yang memiliki ketinggian 9 meter, yang dibawah curug membentuk kolam dengan kedalam 5 meter. Lebih indahnya lagi, kawasan Curug Ciangin terdapat hamparan sawah yang hijau dan aliran sungainya jernih. Bagaimana menarik bukan? 

Ciater punya wisata kekinian yang ramah anak

Ciater Subang punya beberapa tempat hits dan kekinian yang digandrungi wisatawan, sebut saja The Ranch. Iya kalian tidak salah dengar, The Ranch itu wisata yang terletak di Ciater, bukan Lembang. Banyak media daring memasukan spot wisata ini dalam daftar wisata Lembang, itu salah besar. Walau dekat dengan Lembang, The Ranch sebenarnya berada di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. 

Salah satu daya tarik The Ranch adalah keberadaan peternakan mini di sana. Pengunjung bisa berinteraksi dengan berbagai hewan seperti kuda, sapi, kambing, kelinci, dan lainya. pengunjung juga bisa mencoba wahana olahraga yang menantang seperti flying fox, paintball, dan mobil ATV. Dijamin keluarga kalian, khususnya si buah hati, akan betah berlama-lama di sana. Terlebih, konsep kawasan The Ranch memang ramah keluarga. 

Selain The Ranch, D’Castello Ciater juga bisa jadi pilihan. Spot wisata ini menawarkan menawarkan keindahan hamparan bunga yang dipadukan dengan bangunan istana ala Kremlin Rusia. Di sana pengunjung bisa foto-foto dengan konsep raja dan ratu di sebuah kerajaan. D’Castello yang diresmikan pada akhir 2021 itu masih hits dan jadi destinasi wisatawa favorit hingga saat ini. 

Ciater, Subang memang punya potensi menyangi Lembang. Namun, dalam lubuk hati saya berharap kecamatan ini tidak berubah seperti Lembang. Saya berharap wisata di Ciater tetap seperti ini, natural. Jangan sampai banyak direka-reka, glamor, dan semakin macet seperti kawasan wisata tetangganya. 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA  Sisi Gelap Jalan Asia Afrika Bandung yang Katanya Romantis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2025 oleh

Tags: Bandungbandung baratciaterciater subanglembangsubang
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Perlu Diketahui Perantau yang Mudik ke Bandung Terminal Mojok

5 Hal Penting yang Perlu Diketahui Perantau yang Mudik ke Bandung

30 April 2022
Batununggal Kecamatan Paling Nyaman di Kota Bandung, Hidup Jauh Lebih Mudah di Tempat Ini Mojok.co

Batununggal Kecamatan Paling Nyaman di Kota Bandung, Hidup Jauh Lebih Mudah di Tempat Ini

25 Februari 2024
Saya Kira Subang Dingin, eh, Ternyata Sama Aja kayak Jakarta

Saya Kira Subang Dingin, eh, Ternyata Sama Aja kayak Jakarta

5 Oktober 2023
Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Memakan Korban

Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Makan Korban

16 Juli 2024
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

Seolah Tidak Mau Saya Pergi, Selalu Ada Alasan untuk Tetap Tinggal di Bandung

23 Maret 2026
Cicendo Daerah Paling Superior di Kota Bandung, Fasilitasnya Komplit dan Nyaman Mojok.co

Cicendo Daerah Paling Superior di Kota Bandung, Fasilitasnya Komplit dan Nyaman

18 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.