Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bukan Macet, 3 Jalan di Jogja Ini Sebaiknya Dihindari karena Bau

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
20 Januari 2022
A A
Bukan Macet, 3 Jalan di Jogja Ini Sebaiknya Dihindari karena Bau terminal.com

Bukan Macet, 3 Jalan di Jogja Ini Sebaiknya Dihindari karena Bau (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Keresahan mengenai jalan di Jogja tampaknya tak akan ada habisnya. Macet, galian jalan, kejahatan jalanan adalah hal-hal malesi yang akhir-akhir ini lumrah ditemukan di jalanan Jogja. Entah masalah-masalah ini timbul karena Jogja sebagai kota budaya dan wisata, atau ada kesalahan pada regulasi yang mengatur soal jalan di Jogja.

Di sini saya akan membahas mengenai keresahan saya tentang jalan di Jogja. Bukan macet atau jalan rusak, melainkan soal jalanan berbau busuk yang ada di Jogja. “Ealah, dalan mambu kok dadi masalah?” Yo masalah, Bro. Kalau ada orang semaput pas naik motor gimana karena nggak kuat nahan bau? Kan, bahaya.

Lalu mana saja jalan di Jogja yang berbau busuk? Berikut tiga jalan berbau busuk yang lebih baik dihindari daripada hidungmu jebol.

#1 Bangjo Jl. Persatuan-Agro (UGM)

Untuk pengendara yang malewati bangjo ini siap-siaplah kalian menahan napas selama lampu merah menyala. Bagi orang yang pertama lewat jalan ini mungkin akan kaget dan bingung. Jalan yang terlihat bersih dan rapi tapi kok baunya busuk sekali.

Bau busuk tersebut bersumber dari Arboretum Hutan Fakultas Kehutanan UGM yang terletak persis di samping jalan. Bau busuk ini timbul lantaran pepohonan di lahan hijau ini adalah sarang dari berbagai macam jenis burung. Lantaran banyaknya burung yang bersarang di tempat ini, otomatis tai burung yang dihasilkan juga melimpah. Hal itulah yang membuat aroma tidak sedap sering tercium di daerah ini.

Hal yang lebih parah biasanya terjadi setelah hujan. Guyuran air hujan akan membuat tai-tai burung tersebut menjadi basah, yang mana membuat bau busuk semakin menjadi-jadi.

#2 Jl. Mrisi (Madukismo)

Jalan ini terletak di sebelah barat Pabrik Gula Madukismo. Kali ini bukan bau tai burung, melainkan bau yang dihasilkan dari blotong. Blotong sendiri merupakan limbah padat yang dihasilkan dari proses pembuatan gula. Sulit untuk mendeskripsikan bau dari limbah blotong ini karena ia memiliki bau yang khas.

Bagi orang yang sudah terbiasa mungkin tidak masalah. Namun, untuk orang yang baru pertama kali mencium bau ini pasti akan kaget. Bau yang ditimbulkan sangatlah menusuk. Untuk orang yang mempunyai penciuman yang sensitif mungkin akan sangat terganggu.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

#3 Jl. Mayor Suryotomo (timur Malioboro)

Jalan terakhir yang level bau busuknya paling ultimate adalah Jl. Mayor Suryotomo. Ia terletak di sebelah timur Malioboro atau bangjo Gondomanan ke utara. Bau tidak sedap di jalanan ini juga disebabkan oleh tai burung. Parahnya tai burung itu berasal dari jutaan burung migrasi yang bertengger di sepanjang jalan. “Jutaan lho, bayangno ambune koyo piye.”

Nggak hanya bau, ketika melewati jalan ini kita juga bisa apes kejatuhan tai burung. Saya sendiri pernah mengalami hal sial ini. Sudah jalannya macet, bau, ada tai burungnya lagi. Buat kalian yang mau lewat jalan ini lebih baik ambil jalur lain aja, deh. Namun, perlu diketahui kalau hadirnya jutaan burung tersebut tidak terjadi sepanjang tahun. Biasanya, ini terjadi di bulan Oktober sampai Maret.

Itulah tiga jalan di Jogja yang sebaiknya dihindari karena kondisi jalannya yang bau busuk. Saran saya jangan lewat jalan ini ketika sedang mau cari makan. Biasanya, yang ada justru nafsu makan kalian jadi terganggu karena bau busuk yang ada.

Penulis: Kuncoro Purnama Aji
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: baujalanJogja
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

Ringroad Barat Jogja Sirkuit Pengendara yang Tidak Punya Empati (Unsplash)

Ringroad Barat Jogja, Ketika Malam Jadi Sirkuit Para Pengendara Motor yang Tidak Punya Empati

18 Maret 2025
Sri Sultan HB IX, Sultan Paling Sakti Sekaligus Raja Sakti Terakhir Tanah Jawa

Sri Sultan HB IX, Sultan Paling Sakti Sekaligus Raja Sakti Terakhir Tanah Jawa

12 Februari 2024
Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak Mojok.co

Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak

4 Agustus 2024
Nasi Rames, Menu Makanan Paling Populer di Jawa Tengah jogja

5 Rekomendasi Warung Nasi Rames Legendaris di Jogja yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

2 September 2023
Nggak Ada Perubahan dari Dulu, Sampai Kapan Saya Harus Memaafkan Kekurangan Jalan Bugisan Selatan Jogja?

Nggak Ada Perubahan dari Dulu, Sampai Kapan Saya Harus Memaafkan Kekurangan Jalan Bugisan Selatan Jogja?

28 Januari 2025
Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata Mojok.co

Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata

22 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti Mojok.co

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.